Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Abil Gafar

Ingin msk dlm sabda Rasulullah SAW: Sebaik kalian adlh orng yg paling byk bermanfaat bagi selengkapnya

Kecewa Pelayanan Buruk PO Dewi Sri

OPINI | 11 August 2013 | 15:11 Dibaca: 881   Komentar: 0   0

1. Tanggal 10 Agustus 2013, kami berangkat dari Pool Dewi sri di Desa Kalikangkung dengan tarif Rp 125.000,- Bus No B 7790 IS, ketika berangkat penumpang ekonomi digabungkan ke Bus yang kami tumpangi, pada waktu itu jam 20.20 WIB
2. Rupanya Bus tesebut menuju ke Terminal di dalam kota menjemput beberapa penumpang dan melanjutkan ke Terminal Tegal, ternyata ditempat ini kami dan penumpang lainnya di oper ke bus yang lain, karena kami akan menuju Pasar Rebo Jakarta Timur, maka kondektur mengarahkan ke Bus ber Nopol G xxxx BE, yang ternyata Bus Pemalang-Kebayoran Lama, dijanjikan kami akan keluar di Rambutan dan Pasar Rebo Jakarta Timur, tiket awal Bus AC diganti dengan tiket No 366430 dan 366431 Bus Patas Ekonomi tertulis Jakarta-Purwokerto
3. Di tempat perberhentian di Pool Indramayu, kami kembali diminta untuk pindah Bus yang ternyata tempat operan Bus nya sudah penuh, ditawarkan oleh pegawai Pool bisa berangkat tapi tempat penuh dan kami harus berdiri, kami jelas tidak mau, beberapa kali kondektur bekomunikasi dengan kondektur lainnya, namun Bus penuh, kami diajak putar-putar Pool, dengan arah Bus yang tidak jelas, pada saat itu kami benar-benar SANGAT KECEWA PELAYANAN BUS DEWI SRI, SANGAT TIDAK PROFESIONAL, sangat beda pelayanan dengan Bus lainnya.
4. Akhirnya kami diminta naik ke Bus Pemalang-Jakarta (ini sudah tiga kali kami di oper) dengan tempat duduk yang seadanya, sehingga dirasakan tidak Nyaman.
5. Sempat kami berucap. kejadian ini akan kami adukan ke Manajeman, namun Kondektur menantang pengaduan ini, kami melihat bahwa Kondektur yang diharapkan sebagai traveler leader tidak bisa menjalankan pelayanan yang baik, malah kami mengganggap tidak memahami SOP pelayanan.
6. Harap kejadian menjadi perhatian dan tindak lanjut Manajemen Bus Dewi Sri dan agar tidak terulang hal yang serupa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 17 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 19 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 20 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 21 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 22 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: