Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Remy Riverino

... Menulisnya tuh disini .....

ABG Tua + Brondong Tua = Tua-tua Keladi

OPINI | 25 May 2013 | 22:54 Dibaca: 317   Komentar: 0   0

Di setiap ada acara dangdutan kawinan lagu ABG Tua yang dipopulerkan Fitri Carlina dan Brondong Tua (Siti Badriah) selalu dinyanyikan. Di pasaran pun kedua lagu ini populer. Namun jauh sebelum lagu ini terkenal lagu Tua-Tua Keladi (Anggun C. Sasmi) sudah duluan populer. Berikut potongan lirik ketiga lagu tersebut :

ABG TUA

“Kau tebarkan pesona ke setiap wanita
Tanpa kau sadari kau sudah lanjut usia
Tingkah lakumu bagaikan seorang remaja
Yang ingin dicinta dan selalu mencinta”

BRONDONG TUA

“Ada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya”

TUA-TUA KELADI

“Mengaku bujangan
Kepada tiap wanita
Ternyata cucunya segudang”

Dilihat dari liriknya Anda pasti setuju bahwa ketiga lagu ini sama-sama menceritakan pria tua playboy yang berkelakuan seperti anak remaja. Fenomena ini banyak kita temui di sekitar kehidupan masyarakat itu kenapa ketiga lagu ini cepat populer.

Katanya sih kalau pria memasuki usia 40 tahunan maka mereka mengalami yang istilahnya puber kedua dimana hormonnya mulai menurun disusul mulai ada perasaaan takut dikatain tua. Oleh karena itu mereka mulai berperilaku seperti anak remaja yang lagi puber dengan menjaga penampilan, lebih romantis dan ketertarikan dengan lawan jenis.

Repotnya penampilan keren, romantis bak romeo ini ditujukan untuk menggaet wanita lain. Mereka para ABG tua merasa bujangan kembali dan menebar pesona mencari mangsa dan usaha mereka itu pun ada yang berhasil tidak hanya sekali tapi bisa berkali-kali.

Banyak hal yang melatarbelakangi kenapa para Brondong tua mencari ‘mangsa’ wanita lain selain isteri sahnya dirumah.

Mungkin saja mereka tidak puas dengan pernikahannya, mulai tidak menyukai isterinya yang kian hari kian naik bobot badannya alias melar, mungkin saja isterinya cerewet sering mengajak bertengkar dan mungkin saja isterinya tak memberikan perhatian atau mungkin juga mereka memang bertipe pria berhidung zebra dari sononya.

Bagi wanita yang terpikat dengan mereka yang Tua-Tua Keladi, mungkin saja wanita ini mendambakan pria yang lebih mapan, mendambakan sosok seperti ayah mereka, ingin dilindungi dan ingin diperhatikan dan ingin lebih dimanja atau mungkin juga lagi butuh duit (ekonomi).

Pria yang mapan, normal dan puber kedua kalinya pasti menyukai wanita muda, sexy, cantik dan para wanita cantik pasti ada yang mau diberi hadiah sebuah mobil maka kloplah sudah seperti yang lagi ramai-ramainya diberitakan…hehehe (*)

Salam Kompasiana

…………………..

Tags: freez puber tua

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 10 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 12 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 13 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 14 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Memahami Sektor E-Commerce di Indonesia …

Tommy Soependi | 7 jam lalu

Tayangan Televisi Program Dangdut Terbaru …

Jeremi Somin | 8 jam lalu

Gede-Pangrango, Kami Jatuh Cinta :) …

Maria Anindita Nare... | 8 jam lalu

“Besok, Solar Masih Disubsidi, Premium …

Suhindro Wibisono | 8 jam lalu

Maafin Rina Ya Ma… …

Michelle Mesakh | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: