Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Shelly Lansritan

Kenali saya melalui buah pikir dalam tulisan-tulisan di Kompasiana & celoteh lainnya di Facebook saya selengkapnya

Waspadalah! Kenali Ciri Khas Tingkah Pencopet!

REP | 26 February 2013 | 17:33 Dibaca: 263   Komentar: 0   1

Perhatian! Buat yang suka naik bus, angkot dan motor, ini ada tips dari saya yang sudah 8 tahunan hidup di Jakarta dan sudah jadi korban copet 2x + dijambret 1x + calon korban dicopet 2x *fiiuuuh…ngelap dahi*

A. Ketika Anda sedang naik bus/angkot, dalam keadaan ADA BANGKU KOSONG, si pelaku akan tetap berdiri. Untuk mengalihkan pikiran Anda, si pelaku akan :

1. Pada saat bus/angkot sedang ingin memberhentikan penumpang atau berhenti karena lampu merah, si pelaku akan bertingkah seperti sempoyongan ke depan/mau jatuh. Di saat itulah dengan kecepatan tingkat tinggi, tangan si pelaku bisa sangat cepat membuka seleting tas dan merogoh barang dalam tas Anda.

2. Cara lain yang digunakan si pelaku untuk membuyarkan konsentrasi Anda terutama wanita adalah dengan mengarahkan asap rokok ke wajah Anda. Ketika Anda sibuk menutup hidung, di saat itulah kesempatan si pelaku untuk mengobok-ngobok isi tas Anda.

3. Waspadalah terhadap orang-orang di dalam bus/angkot yang berbuat sesuatu untuk mengalihkan pandangan Anda atau membuyarkan konsentrasi Anda. Karena di saat Anda lengah, di saat itulah tangannya akan beraksi secepat kilat tanpa terduga.

4. Hati-hati ketika Anda ingin membuka tas untuk sekedar menjawab telp atau mengambil ongkos bayar. Jangan buka tas terlalu lebar, ini akan memudahkan bagi si pelaku untuk melihat kondisi isi tas Anda.

5. Ketika Anda ingin turun dan berdiri di depan pintu bus/angkot, inilah puncak dari segala puncak kesempatan si pelaku untuk mencopet Anda. Si pelaku akan berdiri tepat di belakang Anda, seakan-akan ingin ikut turun. Terkadang si pelaku bisa saja mendorong-dorong tubuh Anda untuk mengalihkan perhatian Anda. Dengan kecepatan tingkat tinggi (lebih cepat dari ketikan tangan seorang sekertaris), si pelaku bisa membuka seleting tas Anda dan dalam sekejab barang berharga Anda bisa berpindah tangan.

B. Ketika Anda sedang naik motor atau menjadi penumpang yang dibonceng dengan motor, perhatikan dengan sangat tas yang Anda bawa , sbb :

1. Jika Anda membawa tas punggung lebih baik ditaruh di depan dada daripada di belakang, karena pada saat lampu merah atau macet, si pelaku bisa membuka seleting tas Anda dan boom lenyaplah isi tas Anda!

2. Jika Anda membawa tas tangan, dekaplah tas tersebut erat-erat, baik pada saat macet ataupun jalanan lengang. Tas tangan yang Anda biarkan santai berada di pangkuan atau dijinjing di bahu, akan sangat menggoda penjambret untuk menarik paksa. Tapi jika sampai tas Anda berhasil dijambret oleh si pelaku, lebih baik direlakan saja. Karena biasanya mereka melarikan motornya dengan kecepatan tinggi. Sudah hilang harta, jangan sampai hilang nyawa!

Demikian tips yang saya berikan berdasarkan pengalaman tidak enak yang sudah saya alami.

Waspadalah…waspadalah!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Bedah Buku “38 Wanita Indonesia Bisa“ di …

Gaganawati | | 19 September 2014 | 20:22

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

Tidak Rasional Mengakui Jokowi-Jk Menang …

Muhibbuddin Abdulmu... | 9 jam lalu

Malaysian Airlines Berang dan Ancam Tuntut …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Awal Manis Piala AFF 2014: Timnas Gasak …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Jangan Bikin Stress Suami, Apalagi Suami …

Ifani | 14 jam lalu

Ahok, Sang Problem Solving …

Win Winarto | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Noise Penyebab Miskom Dalam Organisasi …

Pical Gadi | 8 jam lalu

Rindu untuk Negeri Intimung …

Riza Roiyantri | 8 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 8 jam lalu

Akankah, Fatin Go Kompasianival? …

Umar Zidans | 8 jam lalu

Menteri yang Diharapkan Bisa Profesional …

Yulies Anistyowatie | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: