Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Noniq

Blogger (noniq.blogspot.com) & Pianist

Kembalikan Wajah Cerah dengan Biokos Derma Bright

OPINI | 21 December 2012 | 23:53 Dibaca: 8531   Komentar: 0   1

Bukan berita baru lagi jika dimana-mana setiap perempuan berlomba-lomba untuk memperoleh kulit sehat, cerah, dan kalau boleh ditambah bonus kulit putih berseri. Dan, alangkah bahagianya jika hal itu bisa didapat dengan mudah. Sekarang ini hampir semua produk kosmetik dan perawatan wanita berjanji untuk mengabulkan mimpi tersebut. Dari produk abal-abal seharga kaki lima sampai produk hasil riset teknologi modern yang kadang harganya tidak rasional buat kantong saya.

Namanya wanita, saya selalu penasaran mencoba ini dan itu, saya mudah sekali tergoda dengan bujuk rayu iklan yang menjanjikan kesempurnaan kulit dalam waktu yang singkat. Percaya atau tidak, saya seringkali memberanikan diri untuk membeli beberapa produk penjual mimpi itu, dari harga murah yang ekstrim sampai selangit, walaupun toh pada akhirnya saya harus gigit jari karena produk yang saya dambakan tidak memberikan hasil yang saya harapkan.

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa saya begitu tergila-gila dengan produk pencerah wajah bahkan sampai rela ngebela-belain uang yang hanya seadanya untuk produk kosmetik dan perawatan tersebut. Jawabnya? Karena memang kulit saya tidak secerah yang saya harapkan, alias kusam.

Wajahku (kiri) yang kusam

Wajah saya (kiri) yang kusam

Foto di atas adalah foto saya bersama ibu saya. Mengejutkan ya? Kulit ibu saya terlihat begitu cerah di usia yang hampir menginjak kepala 6. Sedangkan saya? Masih kepala dua tapi terlihat tua sekali. Kusam dan warna kulit tidak merata. Hal ini benar-benar menjadi masalah buat saya. Memang sih, saya akui, sejak remaja saya kurang menyadari pentingnya perawatan kulit wajah, sehingga ketika dewasa saya harus mengerahkan usaha lebih keras untuk ‘memperbaiki’ kulit wajah saya yang sudah keburu amburadul.

Kekusaman kulit saya ini makin menjadi-jadi didukung oleh aktifitas saya yang seringkali outdoor dan saya melakukannya tanpa menggunakan ‘perlindungan’ apapun untuk kulit saya. Nekat? Ya. Tapi itu dulu. Beberapa bulan terakhir ini saya benar-benar berniat untuk lebih menyayangi kulit wajah saya seperti para wanita lainnya - karena memang saya dulunya sangat cuek dan sama sekali tidak pernah memperhatikan hal-hal seperti ini, setelah mengetahui bahwa ’saya terlambat…’ rasanya menyesal sekali.

Kapan saya menyadari kulit saya kusam? Ketika kulit saya tidak seperti para model di layar kaca. Mudahnya, kulit wajah saya tidak berseri, terlihat lelah dan capai, berwarna lebih gelap dari kulit asli saya, tekstur kasar dan mudah berjerawat, lalu wajah juga terlihat lebih tua dan setiap kali melihat wajah saya sendiri.. Entah kenapa saya menjadi tidak semangat.

PENYEBAB KULIT KUSAM

Berkaca dari penampilan saya itulah saya berusaha berubah dan belajar banyak tentang kesehatan kulit wajah. Saya menyadari ternyata pola hidup saya dulu adalah salah satu penyebab utama kulit saya menjadi kusam; jarang membersihkan wajah setelah beraktifitas, kurang tidur, kurang minum air putih dan buah-buahan, sering stres dan jarang melakukan ritual-ritual khusus facial seperti penggunaan masker dan lain-lain. Memangnya harus? Harus, jika tujuannya adalah kulit sehat dan cerah.

Kulit kusam awalnya terjadi karena banyaknya sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit wajah kita. Sel-sel kulit mati ini seringkali menumpuk dengan tidak merata dan akhirnya menjadi penghalang pembuluh darah dalam bertindak mencerahkan kulit dan sebaliknya menjadikan kulit kita kasar. Kalau sudah begini mudah deh kulit jadi jerawatan.. Lalu siapa yang harus disalahkan? Ah…. Saya jadi sadar betapa saya sudah lalai dalam merawat kulit saya yang cuma satu-satunya ini.

KEMBALI KE WAJAH PUTIH CERAH

Saya tidak mau kalah dengan ibu saya! Begitulah tekad saya waktu itu. Kalau ibu saya masih bisa menjaga kesehatan kulitnya mengapa saya tidak? Sayapun mulai mencuri-curi rahasia ibu saya merawat kulitnya. Ternyata ibu saya lebih banyak menggunakan cara-cara yang tradisional dalam merawat wajahnya; seperti penggunaan kantong teh untuk mengurangi kantung mata, membuat sendiri masker dari bahan-bahan alami dan sebagainya.

Tapi ada satu rahasia lagi yang dibagikannya pada saya: Penggunaan produk perawatan dari BIOKOS.

Kami memang pengguna produk Martha Tilaar sejak dulu. Sampai saat ini saya masih setia menggunakan pelembap Sari Ayu Martha Tilaar Putih Langsat dan tidak pernah berpindah hati dari Acne Lotion - lotion jerawatnya. Karena memang produk Martha Tilaar yang saya anggap paling cocok dan paling mengerti kompleksitas kulit saya sejak dulu.

Nah, BIOKOS? Jujur saya hanya pernah menggunakan produk perawatan BIOKOS Vital Nutrition Eye Cream (itupun lagi-lagi milik ibu saya) karena kami berdua memang bermasalah dengan lingkaran hitam di sekitar mata. Ibu saya cocok sekali dengan Biokos eye cream tersebut dan sayapun akhirnya mulai menggunakannya - dan produknya bekerja cukup bagus dalam mengurangi lingkaran dan kantung mata ibu saya dan saya.

Kali ini Ibu saya menawarkan saya untuk mencoba rangkaian Biokos Derma Bright, yaitu produk pencerah kulit wajah dari Martha Tilaar. Wah, perasaan saya pertama-tama adalah ‘antara ya dan tidak’. Buat saya yang sudah mencoba berbagai macam produk tapi belum menemukan satupun yang pas, rasanya mulai agak skeptis campur penasaran. Tapi, lagi-lagi, sifat impulsif wanita berbicara: Apa salahnya dicoba kan? Apalagi sumber iklannya dari ibu saya sendiri yang sudah lama menggunakannya (dan merupakan salah satu pelanggan setia salah satu gerai Martha Tilaar yang selalu rutin order kalau produk Biokos nya hampir habis).

Biokos Derma Bright: Intensive Brightening Night Cream

Senjataku di malam hari, Biokos Derma Bright:  Intensive Brightening Night Cream

Senjataku di malam hari, Biokos Derma Bright: Intensive Brightening Night Cream

Jadi inilah produk yang saya gunakan saat ini, Biokos Derma Bright: Intensive Brightening Night Cream dari Martha Tilaar. Saya sudah menggunakannya selama rutin kurang lebih 6 bulan. Mengapa baru Night Creamnya yang saya coba? Karena saya beranggapan (dan memang sesuai dengan teori yang pernah saya baca) - bahwa penggunaan krim malam lebih efektif digunakan karena zat-zat aktif lebih mudah diserap oleh sel kulit tubuh pada malam hari, hal ini disebabkan karena kulit tidak terkena matahari dan juga didukung oleh proses penguapan cairan pada kulit. Dan kebetulan sudah lama sekali saya absen menggunakan krim malam wajah karena beberapa bulan terakhir kulit wajah saya berjerawat sehingga saban malam, saya lebih sering menggunakan acne lotion Martha Tilaar ataupun masker-masker alami lainnya.

Bercerita tentang produk krim malam Biokos ini, saya memang merasa ada keunikan tersendiri pada produk ini, saya rasa sebenarnya  tidak pas kalau menyebut produk ini sebagai krim tapi lebih mirip gel. Teksturnya halus, kental (agak pekat), agak lengket, berwarna bening dan mudah menyerap di kulit - tidak seperti krim malam yang saya kenal sebelum-sebelumnya.

Kemasan produknya juga elegan dan higienis, berbentuk pump - kita hanya perlu menekan bagian sisi atas botol dan viola gel malamnya akan keluar. Dengan begitu kita menjaga kondisi isi produk tetap steril, tahan lama dan bisa terus digunakan tanpa terkontaminasi dengan udara luar.

Harganya? Sekitar Rp. 175.000 - tapi kemarin sudah naik lagi jadi Rp. 185.000 , tapi berhubung lagi dapat diskon, sekalinya beli saya mendapat harga Rp. 143.000 (- sebenarnya saya perhatikan harganya lebih murah jika kita membeli langsung dari online shop Martha Tilaar). Lalu pertanyaannya: Is it worth it?

Ok. Dilihat dari hasil yang saya dapat:

Wajah mulai cerah dengan Biokos Night Pure Bright

Wajah mulai cerah dengan Biokos Night Pure Bright

Bravo!! Wajah saya cerah dengan krim malam Biokos. Ekstrim. Oiya, kedua foto before-after yang saya sertakan ini diambil dalam kurun waktu dua bulan, menggunakan kamera yang sama dan pada jam yang sama, serta pada posisi yang sama - tanpa pengaturan/edit warna sama sekali. Ibu sayapun sampai tercengang melihat kemajuan pada kulit saya, garis ketawa (laugh line) yang awalnya kentara sekali di wajah saya perlahan-lahan sudah memudar, begitu juga kerutan tipis di sekitar dahi dan mata. Wah, daya anti-agingnya memang benar-benar jagoan! Setiap pagi saya merasakan betapa kulit wajah saya lebih kenyal dan tidak lagi kasar seperti sebelumnya.

Saya rasa foto mampu berbicara lebih banyak ketimbang kata-kata. Saya rutin menggunakan krim malam ini sesudah membersihkan wajah sebelum tidur. Ritual ini membuat saya tidak sabar menanti malam tiba dan makin jatuh cinta untuk tidur tepat waktu, karena semakin saya memiliki tidur yang cukup dan nyenyak…. Biokos brings more magic to my skin! Dan memang dulunya saya adalah seorang insomnia yang saat sudah berpola hidup teratur.

Apakah selanjutnya saya akan mencoba produk Biokos yang lain? Extremely yes!

Kalau hanya dengan pemakaian rutin krim malam sudah memberikan hasil seperti ini, maka boleh donk saya mempunyai ekspektasi yang lebih tinggi jika di masa depan saya memutuskan untuk menggunakan seluruh rangkaiannya. Saya memang masih belum menggunakan Day Creamnya terkait saya masih menikmati menggunakan pelembab Sari Ayu Putih Langsat, dan juga sebelumnya saya masih beranggapan produk Biokos adalah produk Martha Tilaar yang ditujukan untuk wanita berusia di atas 30 tahun. Tapi setelah melihat sendiri hasilnya seperti ini.. Saya benar-benar tidak sabar menunggu gajian bulan depan…. Saatnya melengkapi produk Biokos Derma Bright!

Rangkaian Biokos Derma Bright

Jadi, dari informasi yang saya dapat, rangkaian Biokos Derma Bright ini terdiri dari:

  1. Intensive Brightening Day Cream,
  2. Intensive Brightening Night Cream,
  3. Serum
  4. Cleanser
  5. Toner

Tentunya keunggulan dari produk Biokos ini ada pada kandungannya. Spot remover efektif membantu mengurangi hiperpigmentasi seperti freckles (ephelides), age spots (lentigenes), melasme dan mencegahnya muncul kembali ke permukaan kulit. Kandungan Alpha Arbutin-nya efektif menghambat pembentukan melanin, juga ada Anti-Aging yang menstimulasi produksi kolagen sehingga menghambat tanda-tanda penuaan serta meningkatkan kehalusan kulit. Serta Anti-Inflammatory, kandungan anti inflamasi yang kuat dan efektif mencegah iritasi pada kulit.

Mengintip khasiat produk Biokos lain (yang rencananya akan saya beli), untuk Day Creamnya, si Biokos ini mengandung SPF 25 yang patut untuk dicoba, I love SPF - matahari di Bandung ini benar-benar sukar sekali untuk ditaklukkan.. Nah yang berikutnya ada serumnya juga, saya tertarik juga untuk beli si serum ini biar bisa digunakan bersamaan dengan si night cream, karena si beauty ambassador di gerai Martha Tilaar di kota saya sempat berpromosi bahwa serum ini termasuk produk yang paling laku (setelah si night cream). Cleanser & toner wajib untuk menemani ritual membersihkan wajah. Wah, jadi ngga sabar ingin menjajarkan semua produk ini di meja rias saya. Apalagi yang terpenting: produk BIOKOS DERMA BRIGHT ini Dermatologist Reccommended lho! Jadi ya, tunggu apalagi?!

Bye bye kulit kusam! Mari mulai pola hidup sehat dan teratur ditemani Biokos… Let’s welcome … Kulit wajah cerah!

Tags: #biokos biokos

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hati-Hati Meletakkan Foto Rahasia di …

Pical Gadi | | 02 September 2014 | 15:36

Yohanes Surya Intan yang Terabaikan …

Alobatnic | | 02 September 2014 | 10:24

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Mereka Sedang Latihan Perang …

Arimbi Bimoseno | | 02 September 2014 | 10:15

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 5 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 7 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 9 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal dan Mengenang IH Doko, Pahlawan …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Kenormalan yang Abnormal …

Sofiatri Tito Hiday... | 8 jam lalu

Aku Akan Pulang …

Dias | 8 jam lalu

Terpenuhikah Hak Kami, Hak Anak Indonesia? …

Syifa Aslamiyah | 8 jam lalu

UUD 1945 Tak Sama dengan Jakarta …

Adinda Agustaulima ... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: