Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Haryawan Indra

orang yang biasa - biasa sahaja. termasuk biasa ngutang tanpa bayar........

Kerapihan Menentukan Prestasi

OPINI | 17 February 2012 | 01:32 Dibaca: 650   Komentar: 5   1

5S versi Amerika

5S versi Amerika

Pernahkan dalam suatu hari kita menghabiskan banyak waktu untuk mencari sesuatu dari meja kerja kita yang terselip? Pernahkah kita kehilangan arsip yang tersimpan secara tidak rapi dalam rak dokumen? Pernahkah secara tidak sengaja kita membuang berkas yang seharusnya kita simpan? Jika kita sering mengalaminya, ada baiknya kita mulai memperhatikan kerapihan tempat kerja kita karena semua hal - hal tersebut berpotensi menghambat kinerja kita, apalagi jika kita gagal menjalankan tugas akibat kehilangan dokumen.

Dalam ilmu manajemen di Jepang dikenal adanya istilah 5S yang merupakan akronim dari Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke. 5S adalah metode penataan dan pemeliharaan wilayah kerja secara intensif. Di Indonesia pun tak mau kalah dalam mengadopsi tindakan tersebut dengan menerapkan 5R yaitu:

  • Ringkas, merupakan kegiatan menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan sehingga segala barang yang ada di lokasi kerja hanya barang yang benar-benar dibutuhkan dalam aktivitas kerja
  • Rapi, segala sesuatu harus diletakkan sesuai posisi yang ditetapkan sehingga siap digunakan pada saat diperlukan
  • Resik, merupakan kegiatan mempersihkan peralatan dan daerah kerja sehingga segala peralatan kerja tetap terjaga dalam kondisi yang baik
  • Rawat, merupakan kegiatan menjaga kebersihan pribadi sekaligus mematuhi ketiga tahap sebelumnya
  • Rajin, yaitu pemeliharaan kedisiplinan pribadi masing-masing pekerja dalam menjalankan seluruh tahap 5S

Cobalah untuk melakukan kelima hal tersebut dan perhatikan perubahan yang terjadi. Tidak hanya di tempat kerja tetapi juga di lingkungan lainnya, termasuk rumah tinggal. Selamat mencoba

Referensi :

Tags: ceritakantor

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 4 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 6 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 6 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 10 jam lalu

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Stress,,Siapa Takut??? …

Ummu Zahrotun Nadzi... | 7 jam lalu

Luar Biasa, Budaya Minahasa Sukses Pentas di …

Veldy Umbas | 7 jam lalu

Empat Sinyal Bahaya kubu KMP …

Axtea 99 | 8 jam lalu

Cerita Dibalik Sekeping Emas Cabang Wushu …

Choirul Huda | 8 jam lalu

Jas Bekas Adian Napitupulu …

Umar Zidans | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: