Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Belle Rome

Life with everything http://meimeicamui.weebly.com

Brondong

REP | 10 January 2012 | 01:35 Dibaca: 568   Komentar: 0   0

Stop what are you thinking first about that word.

Hahaha~

“BRONDONG”

***

Satu kata itu asli bisa bikin aku jadi penasaran sampai bongkar dokumen endapan yang berhasil dijaring Mbah Google dan Om Wiki.

Jadi, tadi itu ada yang nanya aku. “Meimei, Brondong artinya apa ya?”

Aku awalnya ketawa. Trus udah mau ngetik yang artinya dari Anak muda. Eh, tapikan itu cuma istilah urbannya kaum Abegeh. Setahu aku, brondong itu nama makanan yang terbuat dari jagung. Jagungnya dibuat jadi Pop corn dulu, terus dikasih gula manis *Iyalah gula manis, masa pahit*

Tadi aku jawab,
“Brondong” aslinya itu nama makanan. Tapi orang sekarang suka ngubah aslinya jadi “Anak muda”. Jadi, kalo Ci ada yang bilang suka sama brondong, brati Ci suka anak muda.


Tapi udahan beberapa menit, kok aku jadi kepikiran ngecek artinya lagi.

Lalu, aku dapat ini :

1. Nama tempat
Brondong adalah sebuah kecamatan di kabupaten lamongan, Provinsi jawa timur, Indonesia. Wilayah kecamatan Brondong terdiri atas 9 desa dan 1 kelurahan, 22 dusun, 2 lingkungan kelurahan, 57 RW, 262 RT, dan 11.949 kepala keluarga.(wikipedia)

2. Nama makanan
Brondong adalah Jagung yang dibuat menjadi pop corn, lalu dicampur dengan gula caramel.

3. Istilah Urban

Brondong adalah istilah urban yang diambil dari kata jagung muda untuk membuat pop corn, dan mengacu pada istilah seksual. Jadi brondong yang sering digunakan di sini adalah untuk mengganti istilah ABG yang merefer pada kata anak muda. Dan kalau menurut aku sih, lebih cenderung ke anak muda gender laki-laki.

Brondong dalam jenis ini juga ada pembagiannya lagi :
- Bronis  = Brondong manis
- Bronos = Brondong boros (Umur kategori brondong tapi wajah boros)

Nah, kayaknya aku perlu belajar lebih banyak tentang bahasa indonesia. KBBI aja belum tentu bisa menjawab selengkap ini. Hahaha~

Peace ah buat tante-tante.

Tags: brondong

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Rekor pun Ternoda, Filipina Bungkam …

Achmad Suwefi | | 25 November 2014 | 17:56

Pak Ahok Mungutin Lontong, Pak Ganjar …

Yayat | | 25 November 2014 | 21:26

Menunggu Nangkring Bareng PSSI, Untuk Turut …

Djarwopapua | | 25 November 2014 | 21:35

Jangan Sembarangan Mencampur Premium dengan …

Jonatan Sara | | 24 November 2014 | 10:02

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41



HIGHLIGHT

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 8 jam lalu

Bom Nuklir Ekonomi Indonesia …

Azis Nizar | 8 jam lalu

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | 9 jam lalu

Festival Foto Kenangan Kompasianival 2014 …

Rahab Ganendra 2 | 9 jam lalu

Lagi-lagi Kenaikan BBM …

Anni Muhammad | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: