Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Belle Rome

Life with everything http://meimeicamui.weebly.com

Brondong

REP | 10 January 2012 | 01:35 Dibaca: 534   Komentar: 0   0

Stop what are you thinking first about that word.

Hahaha~

“BRONDONG”

***

Satu kata itu asli bisa bikin aku jadi penasaran sampai bongkar dokumen endapan yang berhasil dijaring Mbah Google dan Om Wiki.

Jadi, tadi itu ada yang nanya aku. “Meimei, Brondong artinya apa ya?”

Aku awalnya ketawa. Trus udah mau ngetik yang artinya dari Anak muda. Eh, tapikan itu cuma istilah urbannya kaum Abegeh. Setahu aku, brondong itu nama makanan yang terbuat dari jagung. Jagungnya dibuat jadi Pop corn dulu, terus dikasih gula manis *Iyalah gula manis, masa pahit*

Tadi aku jawab,
“Brondong” aslinya itu nama makanan. Tapi orang sekarang suka ngubah aslinya jadi “Anak muda”. Jadi, kalo Ci ada yang bilang suka sama brondong, brati Ci suka anak muda.


Tapi udahan beberapa menit, kok aku jadi kepikiran ngecek artinya lagi.

Lalu, aku dapat ini :

1. Nama tempat
Brondong adalah sebuah kecamatan di kabupaten lamongan, Provinsi jawa timur, Indonesia. Wilayah kecamatan Brondong terdiri atas 9 desa dan 1 kelurahan, 22 dusun, 2 lingkungan kelurahan, 57 RW, 262 RT, dan 11.949 kepala keluarga.(wikipedia)

2. Nama makanan
Brondong adalah Jagung yang dibuat menjadi pop corn, lalu dicampur dengan gula caramel.

3. Istilah Urban

Brondong adalah istilah urban yang diambil dari kata jagung muda untuk membuat pop corn, dan mengacu pada istilah seksual. Jadi brondong yang sering digunakan di sini adalah untuk mengganti istilah ABG yang merefer pada kata anak muda. Dan kalau menurut aku sih, lebih cenderung ke anak muda gender laki-laki.

Brondong dalam jenis ini juga ada pembagiannya lagi :
- Bronis  = Brondong manis
- Bronos = Brondong boros (Umur kategori brondong tapi wajah boros)

Nah, kayaknya aku perlu belajar lebih banyak tentang bahasa indonesia. KBBI aja belum tentu bisa menjawab selengkap ini. Hahaha~

Peace ah buat tante-tante.

Tags: brondong

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: