Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Christie Damayanti

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', traveller, also as selengkapnya

[Bab3] Singapore Sebagai Tempat Untuk ‘Hidup’ dengan Konsep Kota Bernuansa Alam

HL | 08 December 2011 | 08:59 Dibaca: 909   Komentar: 22   4

By Christie Damayanti

13233333382103093346

Illustrasi dari Google

Sekarang ini sabanyak sekitar 85% merupakan tempat tinggal ‘vertikal’ atau apartemen. Tetapi penduduknya sendiri sebenarnya tetap menginginkan tempat tinggal di atas tanah ( ‘land’ ) atau ‘maissonette’ yang dilengkapi dengan taman. Tetapi karena keterbatasan lahan maka perkembangan rumah di atas tanah dan ‘maissonette’ tidak terlalu maju tapi lebih menekankan pada pembangunan apartemen.

13233334461556486317

13233334821298204524

Pandangan khas apartemen dan ‘maissonette’ di Singapore. Ini di daerah luar kota Singapore yang memang untuk hunian.

13233335511688244115

1323333575514592476

Ini apartemen di tengan kota Singapore, di daerah Orchard Road.

Selain pembangunan hunian di perkotaan , Singapore juga mulai mengembangkan lingkungan hunian di tepi air ( waterfront housing ), seperti di Simpang yang akan berkembang secara bertahap. Pengembang akan berusaha untuk mendesain sedekat mungkin dengan air sehingga seakan ‘hunian tersebut menyatu dengan air’.

1323333606973623598

1323333648770678378

Konsep desain di daerah Sentosa Island Singapore dengan ‘waterfronts housing’. Seakan2 perumahan atau apartemen ini menyatu dengan air.

13233336731151025750

13233336981820213440

Lake Singapore, barupa konsep perumahan ‘land’ di depan air ( danau ). Konsep ‘waterfronts housing’ di Punggol.

Daerah Tanjong Rhu dan Kampong Bugis juga akan dikembangkan di Buran Darat Sentosa, dan lingkungan hunian tepi sungai akan berkembang di Rochor River dan Geylang River.

13233337351464676594

1323333787821206272

Rochor River dan Geyland River, dibuat konsep ‘Waterfronts Housing’

Disamping perumahan tepi air, Singapore juga berkeinginan untuk mengembangkan lingkungan hunian dengan dikelilingi dengan taman ( garden housing ) yang juga merupakan hunian high-rise, medium dan low rise. Lingkungan hunian akan bertambah di daerah baru hasil reklamasi sepanjang pantai timur Singapore. Untuk lingkungan hunian di dalam kota yang sudah ada akan terus dilanjutkan pembangunannya di sepanjang Orchard Road dan daerah Newton.

13233338481441666477

1323333907852704072

Beberapa konsep apartemen dengan taman di atas bangunan karena Singapore memang sangat terbatas lahannya, tetapi tidak membuat para arsitek Singapore menyerah …. Mereka membuat ’sky garden’ untuk taman2 apartemen.

Sekarang ini setiap penduduk Singapore sudah mempunyai ‘jatah’ tempat tinggal seluas 20 m2 luas hunian dimana kemungkinan akan berkembang menjadi 30 m2 - 35 m2 bagi tiap orang per-luas hunian, sehingga kualitas hidup semakin meningkat sejalan dengan permintaan warga.

Pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial ternyata sangat dibutuhkan pada setiap lingkungan hunian, sehingga pemerintah Singapore juga bertekad untuk memperhatikannya dengan standard tinggi sesuai dengan lingkungan yang ada, seperti fasilitas pendidikan, budaya, kesehatan serta fasilitas rekreasi.

Perkembangan seni dan kebudayaan ternyata juga mendapat perhatian menyeluruh dari pemerintah Singapore. Terbukti dengan dibangunnya The Singapore Arts Centre serta segala fasilitas pendukungnya di Marina. Gedung musik di banguan Di Kallang dan Victoria Concert Hall akan terus dikembangkan. Pusat seni The Central Area dan perpustakaan teknologi National Library dan beberapa museum modern akan selalu dikembangkan.

13233339381141607344

13233339691918342017

Beberapa concert hall di Marina, merupakan bukti bahwa pemerintah Singapore sangat memperhatikan fasilitas umum warganya, tidak terkecuali tentang seni dan musik …..

Konservasi di Kampong Glam, Little India serta di Chinatown, merupakan contoh konservasi yang baik mengingat adanya heterogenitas suku dari India, Malaysia serta dari China.

13233339881657972288

132333401845801716

Kampong Glam ( daerah Arab ) dan Little India, dengan arsitekturkhas, membuat daerah konservari ini sangat popular di Singapore dan pemerintah sangat memperhatikannya.

13233340421780564144

13233340711931257433

Bangunan2 lama Chinese sangat artistic dan merupakan salah satu kebanggaan Singapore.

13233341141919613778

13233341431439355931

Chinatown, sebuah tempat yang kya budaya China di semua negara di seluruh dunis, termasuk di Singapore ini.

Sungai Singapore di tahun 2000 akan menjadi ‘koridor aktfitas’ baru dengan kelengkapan pertokoan, perkantoran serta lingkungan hunian sebagai fasilitas pendukungnya. Banyak juga akan dibangun hotel di sepanjang sungai Singapore ini.

Singapore dengan konsep kota bernuansa alam

13233341811673763279

Di lihat dari lantai 20-an di downtown Singapore, mengingatkan kita ke kota ‘Manhattan - New York’ dengan konsep taman kotanya yang sangat terkenal. Singapore memang tidak bisa seperti itu karena terbatasnya negara ini, tetapi Singapor bisa sangat mengupayakan sebaga ‘kota bernuansa lingkungan’ …..

Kehidupan di alam yang serba modern ini akan banyak menyebabkan masalah, terutama bagi keadaan alam itu sendiri, maupun bagi penghuninya yang merupakan sumber daya manusia yang utama. Konsep2 Singapore sebagai kota bernuansa alam adalah, sbb :

-          Adanya bukaan hijau yang alami seperti rawa2 dan daerah hutan alam agar tetap dipertahankan, atau paling tidak ada sebagian yang dipertahankan

-          Taman2 kota harus ada di setiap bagian kota

-          Bukaan berupa stadion, kolam renang serta daerah atau area untuk tempat kemping

-          Lingkungan pertanian serta agricultural jua sangat baik ( dwi fungsi )

1323334240416940462

1323334283314678348

Hutan mangrove di Pulau Ubin dan Changi Creek yang penuh dengan ‘hijau daun’ serta pepohonan air.

Pengumbangan ruang terbuka hijau berupa taman ditempatkan secara proposional, tetapi di daerah2 tertentu menjadi ‘landmark’, yaitu Pasar Ris, Kampong Bugis serta Simpang. Sedangkan daerah kemping akan dikembangkan di Pulau Ubin, Kallang dan Geylang River dan dilengkapi dengan ‘taman petualangan’. Dalam taman2 disediakan jogging track dan jalan khusus pengendara sepeda untuk menambah maraknya suasana di taman tersebut pada pagi hari, sore hari dan hari2 libur.

13233343511916474331

13233344022098121615

Pasir Ris dan kemping ground, salah satu ‘Ruang Terbuka Hijau’ Singapore, yang sangat di perhatikan oleh pemerintah Singapore.

Taman dalam kota juga sangat dibutuhkan bagi kota metropolitan sekaliber Singapore ini. Untuk itu, pemerintah terus mengembangkan taman kota terutama sepanjang sungai Singapore, Fort Canning Hill, Pearl’s Hill serta York Hill. Dalam taman kota tersebut biasanya dimanfaatkan juga untuk menanam bunga2, rumput2 liar serta penambahan elemen2 estetika yang sesuai sebagai ‘point of interests’.

132333442739472294

132333445255515225

Fort Canning hills dan York Hills di Siingapre. Sebuah kota atau negara kecil saja bisa membuat konsep ‘hitan kota’, mengapa Jakarta tidak bisa ?

1323334479536906720

13233345101399607517

‘Hutan kota’ Singapore masih menyisakan sekitar 2000 hektar termasuk 75 hektar hutan yang belum terjamah. Dan hutan ini bisa menjadi paru2 kota, dan beberapa kota bergabung menjadi paru2 dunia, untuk meredam polusi dunia ….

Lingkungan alam yang masih asli sebisa mungkin dipertahankan dan dijaga sejauh daerah tersebut tidak / belum diperlukan untuk daerah pengembangan juga termasuk isi flora dan faunanya. Daerah terbesar meliputi areal seluas 2000 hektar, termasuk 75 hektar hutan yang belum terjamah. Selain itu, rawa2 di Mandai, Kranji, Changi Creek dan Pasir Ris serta Senoko akan berintegrasi menjadi daerah pengembangan berupa taman alam.

Bisakah Indonesia ikut serta menjadi paru2 dunia?

Sumber bahan :

1. Data dari Internal Report - Biro Perencanaan Singapore

2. Foto beberapa dari Google

13096071791943036955

Profil |

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Tunjangan Profesi Membunuh Hati Nurani …

Luluk Ismawati | | 01 August 2014 | 14:01

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

Menelusuri Budaya Toleransi di Komplek …

Arif L Hakim | | 01 August 2014 | 18:18

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 15 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 16 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: