Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Choirul Huda

Penulis di Kompasiana (Kompasianer) yang hobi reportase untuk menulis catatan harian, musik, olahraga, fiksi, dan selengkapnya

Setelah Pocong, Muncul Fenomena Penampakan Kuntilanak di Kawasan Roksi…

REP | 02 December 2011 | 00:55 Dibaca: 2503   Komentar: 26   1

13227847721806140657

Keramaian warga yang hendak memotret penampakan Kuntilanak semalam

Semenjak beberapa hari yang lalu, warga di kawasan Roksi, Jakarta Pusat dihebohkan dengan munculnya “penampakan” dari sosok Kuntilanak. Ya, entah mengapa kabar ini cepat menyeruak di kalangan warga Roksi dan sekitarnya. Mulai dari Ibu-ibu, Bapak-bapak di Pos Ronda, anak SD, hingga kaum remaja pun heboh membicarakannya. Ada yang bilang foto yang ditangkap salah seorang warga dan di upload ke internet itu hoax atau tipuan belaka. Namun tidak sedikit lagi yang mengatakan foto itu asli, karena banyak yang melihat langsung penampakan Kuntilanak di bawah pohon besar di depan salah satu pusat perbelanjaan ponsel terbesar di Asia Tenggara.

Mungkin keramaian warga yang memotret sosok makhluk ghaib itu sebagai salah satu hiburan untuk mengusir kejenuhan dari pelbagai keruwetan yang menimpa kehidupan mereka dan bangsa ini. Jadi, meski tengah malam buta, mereka enjoy saja memotret dan berburu diantara beberapa pohon besar di kawasan Roksi tersebut.

Tak ketinggalan beberapa kawan kuliah saya pun, yang kebetulan tinggal di kawasan Roksi, tepatnya di daerah Setia Kawan pada mengiyakan saat saya tanya langsung mengenai keberadaan Kuntilanak tersebut. Bermula dari sebuah desas-desus warga dan menjalar hingga langsung menjadi pemberitaan beberapa media Ibukota. Saya sendiri yang tinggal di kawasan Jembatan lima, tidak jauh dari Roksi, belum sempat untuk langsung ke TKP memotret penampakan tersebut.

Banyak kawan yang mengajak untuk memotretnya semalam, sapalagi bertepatan dengan malam Jumat yang katanya sosok Kuntilanak itu berkeliaran. Bahkan ada kawan yang berseloroh kepada saya, “rul, masa lo ga mau moto sosok Mbah Kunti. Kan biasanya lo paling demen sama motret-motret momen yang begituan…”

Saya yang mendengar ucapan Kawan tersebut pukul 21 kemarin, saat pulang kuliah hanya bisa tersenyum. Bukan apa-apa, tapi emang saya agak takut untuk melihatnya apalagi memotret sosok Kuntilanak. Bisa-bisa malah nanti tidak bisa tidur, setelah berhasil menemuinya itu…

Lagipula dalam minggu ini, saya masih menghadapi Ujian Susulan, karena nilai saya yang jeblok, mendapatkan C- dari kemungkinan terburuk D. Alhasil bertambah tidak semangat untuk menyaksikan fenomena Kuntilanak yang menggemparkan itu. Berbeda dengan Fenomena Pocong di berbagai media beberapa waktu lalu, yang merupakan kemunculan dari dunia maya. Namun fenomena Kuntilanak ini adalah asli, di kehidupan sehari-hari dan keluarnya saat malam hari sekitar pukul 22:00.

Ditambah lagi, saya aslinya memang penakut, jangankan untuk memotret di luar. Didalam rumah sendiri saja tidak berani karena “lumayan” angker. Seperti Adik saya tahun 2009 lalu saat sedang dandan di depan kaca, sambil memotret dirinya sendiri tidak tahunya tepat di belakang ada sosok perempuan berbaju putih…

Alhasil foto tersebut langsung dibawa ke “orang pintar” dekat rumah, sembari dihapus untuk menghilangkan efek negatif. Juga tatkala beberapa bulan lalu, Saudara saya yang berkunjung ke rumah, menemukan sosok Nenek-nenek sedang tersenyum. Awalnya saudara saya itu sedang membereskan jemuran di loteng saat hujan turun waktu Maghrih, namun ketika baru saja sampai ke loteng, saudara saya itu berpapasan dengan seorang Nenek tua yang entah darimana asalnya. Sontak, ia langsung lari terbirit-birit untuk memberitahukan kepada kami sekeluarga.

*  *  *

Antara percaya tidak percaya dengan fenomena ghaib yang banyak orang temui (saya sendiri untuk saat ini belum pernah), namun sebagai orang beragama tentu menyadari bahwa selain manusia yang tinggal di muka bumi, tentunya ada juga “makhluk halus” yang juga tinggal. Asal kita sesama makhluk ciptaan Tuhan tidak saling mengganggu, maka tentunya tidak ada masalah diantara keduanya. Dan juga hidup berdampingan dengan mereka itu merupakan hal yang lumrah, sejak zaman nenek moyang kita, jadi mengenai sosok Kuntilanak itu, mau tidak mau ya, saya tetap percaya keberadaannya.

13227849981508038844

Inilah foto yang diduga sosok asli Kuntilanak

*  *  *

13227845681555558136

Lokasi di kawasan Roksi, Jakarta Pusat (Google Earth)

*  *  *

Sumber Foto: Palingseru.com,  http://i1130.photobucket.com
Djembatan Lima, 02 Desember 2011 (07:50 wib)

- Choirul Huda (CH)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melongok Dapur Produksi Pesawat Boeing …

Bonekpalsu | | 20 December 2014 | 07:30

Merenungkan Sungai dalam Mimpi Poros Maritim …

Subronto Aji | | 20 December 2014 | 09:46

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46

Ckckc… Capung Ini Harganya 48 Juta …

Muslihudin El Hasan... | | 20 December 2014 | 05:13

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 5 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 6 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 6 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Hati Lembut Jokowi Atas Manuver Ical …

Mas Wahyu | 8 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: