Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Fariza Yusuf Maulana

sedang semangat belajar menulis :)

Mental Kaya

OPINI | 26 November 2011 | 01:07 Dibaca: 72   Komentar: 2   0

Hahahaha… lucu juga dengar berita waktu ricuh antrean blackberry, dari yang pingsan, hampir pingsan, marah-marah, kesal karena kepanasan, dan -mungkin- pulang karena sudah tidak tahan.

Hikshikshikshiks….. (sedikit alay) namun sedih juga melihat kejadian seperti itu, para sosialita -kalau tidak disebut tukang pamer- berlomba-lomba mendapatkan senjata baru dalam usaha mengangkat strata sosial mereka, yaitu telepon pintar Blackberry -yang sebenarnya bukan lagi barang mewah seperti pada awal kemunculannya beberapa tahun sebelumnya-, kenapa bukan berlomba-lomba menyumbang panti asuhan yang sekarat ?

Memang telepon pintar banyak fitur yang diembannya, namun apa semua bisa kita maksimalkan sesuai kebutuhan? coba kita tengok fitur utama yang menjadi andalan Blackbrry, yaitu Push Email, fitur ini memang cocok untuk para korporat dan pelaku bisnis besar dalam berkirim pesan, karena lebih praktis dan massif -karena bisa attach file-file besar, namun coba kita pikir, apa benar kita memerlukannya? apa bukan cuma notifikasi facebook saja yang mampir ke inbox Blackberry kita?, memang ada BBM, tapi apa bukan cuma untuk ngobrol ngalor-ngidul yang tidak ada ujungnya? sms juga cukup untuk berkirim pesan.

Memang, kekayaan bukan hanya berupa materi, namun “jiwa” juga bisa¬† “kaya”.

Tags: blacberry

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah (Bocoran) Kunci Jawaban UN SMA 2014! …

Mohammad Ihsan | | 17 April 2014 | 09:28

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 7 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 7 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 7 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 8 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: