
the witness, saksi mata. berpikir dengan mata telanjang. dipandu dengan kesadaran. karena itu never block blogs, because in the country of the blind, the one-eyed man is king. kesaksian adalah testimoni akhir yang perlu didengar. agar kita bijak menekuri realitas. belajar dari kesalahan masa lalu. walau kesaksian tidak selalu benar dalam perspektifnya. kata para bijak, "those who can not remember the past are condemned to repeat it!". - salam twitter@emteaedhir -
Dibaca: 68
Komentar: 2
Nihil
kasihan kawan kita, para anggota dewan. tidak semua yang duduk di dpr, bisanya ngorok dan tidur pulas seperti ini. masih banyak yang berdedikasi tinggi. serius menekuni profesi yang sebenarnya dapat diharapkan memberi banyak perubahan positif. masalahnya, potret anggota dpr belakangan ini tidak lepas dari kebiasaan ngantuk, dan ngakses sidang pariporno. kata pramono agung di twitter-nya, sidang paripurna sudah menjadi pariporno tatkala arifinto ketangkap basah akses ke situs syahwat. implikasinya, ya mau gimana lagi. apes dah, pks.
sekilas terlintas di benak saya, apa ada baiknya jika paparan mitra kerja dpr memang membosankan, mereka diperbolehkan tidur atau cari kesibukan lain. tak usahlah kita terlampau keras atau sinis pada mereka. wong di semua tempat juga gitu. tipikal mesin birokrasi yang sangat gemuk. sekalian ini juga warning buat pemerintah untuk nyusun penjelasan yang menarik. tidak membosankan dan membuat mitranya bikin konser sendiri.
coba kita pikirkan dengan cara paling murah. kemungkinan mereka tertidur, atau akses film porno karena ternyata tantangan di dpr saat ini membosankan. saban hari dengar pidato orang pandai. disuruh mendengar seharian, pasti suntuk juga. habis pemilu mesti digerek kiri kanan untuk ikut koalisi si fulan. belum matang koalisinya, udah diadu gembosin koalisi. plot-nya, tidak jauh-jauh dari kecerdasan. persis seperti kerbau yang ditarik ke sana kemari sesuai kesenangan pemiliknya. yang milih jadi kerbau, ya selamanya akan seperti itu.
untunglah, mereka terpilih jadi anggota dpr. punya kerjaan, saban bulan ada pemasukan. nggak perlu mikir bagi yang malas pakai otak. yang doyan hedonis, bisa ngacir cari kesenangan, baik sebelum atau sesudah sidang. saat sidang juga banyak yang dapat dilakukan jika mudah jenuh dengan penjelasan pemerintah. opsinya macam-macam; baca koran atau buku, nyimak khutbah aa gym via you tube, browsing internet melalui ipad atau tablet lainnya, ngobrol dengan kawan sebelah, sms isteri di rumah atau pacar, atau mungkin bikin janji dengan pengusaha si anu untuk ketemuan di hotel sultan. tempat paling favorit banyak anggota dewan. banyak kreativitaslah untuk buying time.
pendek kata, jika mereka punya hati tapi tidak digunakan, punya mata tapi tak dipakai melihat, punya telinga tapi tak dipakai mendengar, nothing you can do man!. dikritisi juga, pasti selalu punya cara untuk ngeles. saya bisa pastikan, untuk hal satu ini, orang indonesia emang paling jago. toh, tuhan pun tidak akan mengubah suatu kaum, hingga kaum itu punya kehendak untuk mengubah dirinya sendiri. jika publik kita capek dengan seluruh penantian itu, pastikan suara anda dalam pemilu tidak membuat si fulan kembali duduk manis di gedung megah dpr sambil nyengir menuding rakyatnya bodoh. vote them out!.