Artikel

Urban

Maya

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Saya adalah saya yg di lahirkan dari orang tua yang saya cintai.

Membenahi Sistem Transportasi di Kota-kota Besar di Indonesia


OPINI | 29 January 2011 | 16:48 Dibaca: 199   Komentar: 24   1 dari 1 Kompasianer menilai aktual

Sebenarnya membenahi sistem transportasi di kota2 besar tdk lah sulit. Kita perlu belajar dari negara2 lain bagaimana membenahi sistem transportasi umum di kota2 besar.

Kemacetan yg terjadi di kota2 besar yg terjadi sekarang ini adalah akibat ignorance pemkot dari peringatan2 yg telah di sampaikan LSM sekitar 10-20 tahun lalu.

Jika tdk di benahi sekarang, maka akan sulit utk mengatasi masalah transportasi mengingat harga tanah yg semakin membumbung, kepadatan populasi yg semakin tinggi dan cepatnya laku pertumbuhan kepemilikan kendaraan umum.

Ini links yg saya dapat dari blog sebelah

Ini link system transportasi di KL, Malaysia

http://en.wikipedia.org/wiki/Public_…n_Kuala_Lumpur

Ini link system transportasi di Melbourne, Australia

http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Melbourne

Ini link system transportasi di Honkong, China

http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Hong_Kong

Ini system transportasi di Sydney

http://en.wikipedia.org/wiki/Public_transport_in_Sydney

Ini system transportasi di Shanghai

http://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_Metro
http://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_Maglev_Train

ini sistem transportasi di Bangkok
http://www.bangkok-city.com/go/index.html

System transportasi di Jepang

http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Japan

Jadi pandangan saya tentang kota2 besar adalah

1. Pusat kota di layani tram atau monorail

2. Di setiap pintu masuk kota2 besar di sediakan busway dgn jalan yg terpisah dari jalur umum, atau KRL yg stasiunnya berada di dalam tanah ketika masuk kota2 besar. Di sekeliling busway atau KRL ini di sediakan park and ride parking area. Jika lahannya sempit, pemkot bisa membuat gedung tingkat utk parkiran.

3. utk menghindari ngetemnya bus2 ini, pemda bisa menggunakan ticket dgn barcode yg bisa di beli di toko2, stasiun, kantor cabang penyelenggara transportasi atau on-line. Jadi si pengusaha tinggal menghitung jumlah penumpangnya dari ticket yg ada barcodenya.

Akan jauh lebih mudah lagi jika pembangunan gedung2 bertingkat di pusatkan di satu tempat bukan menyebar spt di Jakarta spt yg kita bisa lihat di Melbourne

http://maps.google.co.nz/maps?hl=en&biw=1437&bih=553&q=public%20transport%20in%20Japan&rlz=1R2TSAU_enNZ376&um=1&ie=UTF-8&sa=N&tab=wl

Hanya usul…

Ini Lingk buat sistem transport di KL
http://en.wikipedia.org/wiki/Public_…n_Kuala_Lumpur
Ini link buat sistem transport di Melbourne
http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Melbourne
Ini link buat sistem transport di HongKong
http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Hong_Kong
Ini link buat sistem transport di Sydeny
http://en.wikipedia.org/wiki/Public_transport_in_Sydney
Ini Link buat sistem transport di Beijing
http://en.wikipedia.org/wiki/Transport_in_Beijing
Ini link buat metro system di Shanghai
http://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_Metro
http://en.wikipedia.org/wiki/Shanghai_Maglev_Train
Ini link buat sistem transport di Bangkok
http://www.bangkok-city.com/go/index.html
acoolguyfromnz está en línea ahora Report Post
 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: