Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Budi Usman

saya putera betawi lahir dari blasteran ciledug/udik dan kalideres serta lahir di tangerang 6 mei selengkapnya

“Foto-foto Eksklusif Razia Panti Pijat di BSD Tangsel” (1)

REP | 14 December 2010 | 06:14 Dibaca: 31184   Komentar: 10   3

Panti Pijat marak dan tersebar di Kota Tangsel. Panti pijat yang menyalah-gunakan profesinya dari usaha yang mulia menjadi usaha maksiat dengan menyediakan wanita-wanita yang siap diajak berzina, merupakan tempat yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Karena agama Islam tidak membenarkan dua “insan” yang berlainan jenis tanpa ikatan suami istri atau hubungan mahram berada di tempat tertutup sehingga dapat menimbulkan berbagai macam dampak negatif.

Karenanya, Pemkot Tangsel,Polisi dan MUI harus menghimbau dan intruksi tegas agar menutup Panti Pijat yang menyalah-gunakan profesinya, dengan pertimbangan sebagai berikut:

a. Panti pijat tersebut dapat digunakan sebagai tempat prostitusi (perzinaan).

b. Panti pijat tersebut mengeksplotasi tenaga manusia oleh manusia, yang dalam hal ini tenaga wanita yang notabane lemah oleh laki-laki berduit.

c. Di Panti Pijat-Panti Pijat tersebut sering terjadi keributan, perkelahian dan pembunuhan.

d. Adanya Panti Pijat-Panti Pijat tersebut telah meresahkan Ibu-Ibu Rumah Tangga karena takut kalau suami atau anaknya masuk ke sana, sehingga bukan saja akan menguras uang, tetapi juga dapat menghilangkan kemesraan suami isteri.

12923065881373117911292306673507317264

foto : budi tr

GEBRAkAN Taktis dan tegas di lakukan jajaran Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Satpol PP dan bekerja sama dengan Polsek Serpong semakin intensif menertibkan tempat-tempat panti pijat yang disalahgunakan menjadi tempat prostitusi, Senin, (13/10). 12923065561981322229129230672671205359Dalam razia yang dilakukan Satpol PP dan bekerjasama dengan Polsek Serpong di Ruko Golden Boulevar, jalan Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang Selatan, petugas mendatangi enam tempat panti pijat diantaranya Aroma Segar, My Place, Segar Bugar, Rif Massage, Bintang Sehat dan Dunia Sehat.

Para aparat mendata setiap pekerja yang ada dipanti pijat tersebut dan mendapatkan kurang lebih 85 foto copy KTP nya. Dari 6 panti pijat yang didatangi, 4 tempat mempunyai izin, 1 tempat masa berlaku izinnya telah habis dan 1 tempat tidak berizin. Selanjunya pengelola panti pijat tersebut diberi arahan supaya mengurus SIUP nya ***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Yogyakarta Antri 4 Jam Demi Segelas …

Hendra Wardhana | | 28 August 2014 | 16:35

Ahok: Pro Transportasi Publik atau …

Ilyani Sudardjat | | 28 August 2014 | 12:43

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Gap Year: Setahun Nganggur …

Marlistya Citraning... | | 28 August 2014 | 11:39

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 6 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 10 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 10 jam lalu

Tomi & Icuk Sugiarto Nepotisme! …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Ramping Jokowi: Cukup 20 Menteri …

Roes Haryanto | 7 jam lalu

Listrik dari Sampah, Mungkinkah? …

Annie Moengiel | 8 jam lalu

Sensasi Rasa Es Krim Goreng …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Indonesia Abad ke-9 Masehi …

Ahmad Farid Mubarok | 8 jam lalu

Catatan Harian: Prioritas di Kereta Wanita …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: