Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Budi Usman

saya putera betawi lahir dari blasteran ciledug/udik dan kalideres serta lahir di tangerang 6 mei selengkapnya

“Foto-foto Eksklusif Razia Panti Pijat di BSD Tangsel” (1)

REP | 14 December 2010 | 06:14 Dibaca: 32197   Komentar: 10   3

Panti Pijat marak dan tersebar di Kota Tangsel. Panti pijat yang menyalah-gunakan profesinya dari usaha yang mulia menjadi usaha maksiat dengan menyediakan wanita-wanita yang siap diajak berzina, merupakan tempat yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Karena agama Islam tidak membenarkan dua “insan” yang berlainan jenis tanpa ikatan suami istri atau hubungan mahram berada di tempat tertutup sehingga dapat menimbulkan berbagai macam dampak negatif.

Karenanya, Pemkot Tangsel,Polisi dan MUI harus menghimbau dan intruksi tegas agar menutup Panti Pijat yang menyalah-gunakan profesinya, dengan pertimbangan sebagai berikut:

a. Panti pijat tersebut dapat digunakan sebagai tempat prostitusi (perzinaan).

b. Panti pijat tersebut mengeksplotasi tenaga manusia oleh manusia, yang dalam hal ini tenaga wanita yang notabane lemah oleh laki-laki berduit.

c. Di Panti Pijat-Panti Pijat tersebut sering terjadi keributan, perkelahian dan pembunuhan.

d. Adanya Panti Pijat-Panti Pijat tersebut telah meresahkan Ibu-Ibu Rumah Tangga karena takut kalau suami atau anaknya masuk ke sana, sehingga bukan saja akan menguras uang, tetapi juga dapat menghilangkan kemesraan suami isteri.

12923065881373117911292306673507317264

foto : budi tr

GEBRAkAN Taktis dan tegas di lakukan jajaran Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Satpol PP dan bekerja sama dengan Polsek Serpong semakin intensif menertibkan tempat-tempat panti pijat yang disalahgunakan menjadi tempat prostitusi, Senin, (13/10). 12923065561981322229129230672671205359Dalam razia yang dilakukan Satpol PP dan bekerjasama dengan Polsek Serpong di Ruko Golden Boulevar, jalan Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang Selatan, petugas mendatangi enam tempat panti pijat diantaranya Aroma Segar, My Place, Segar Bugar, Rif Massage, Bintang Sehat dan Dunia Sehat.

Para aparat mendata setiap pekerja yang ada dipanti pijat tersebut dan mendapatkan kurang lebih 85 foto copy KTP nya. Dari 6 panti pijat yang didatangi, 4 tempat mempunyai izin, 1 tempat masa berlaku izinnya telah habis dan 1 tempat tidak berizin. Selanjunya pengelola panti pijat tersebut diberi arahan supaya mengurus SIUP nya ***

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Mahasiswa Vietnam tentang …

Hizkia Huwae | 7 jam lalu

Ngoplak Bareng Pak Jonan, Pak Ahok, Pak …

Priadarsini (dessy) | 8 jam lalu

Polisi Serbu Mushollah Kapolri Diminta Minta …

Wisnu Aj | 10 jam lalu

Demi Kekuasaan, Aburizal Mengundang Prabowo …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Pernahkah Ini Terjadi di Jaman SBY …

Gunawan | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Ini tentang Ano …

Mala Amesgaiztoa | 7 jam lalu

Nikmatnya Kuliner Asia ala Jakarta Street …

Mas Lahab | 7 jam lalu

DPR Bubar, Terus Apa? Sudah Dipikirkan …

Rahmad Agus Koto | 8 jam lalu

Petral Target Pertama Tim Pemberantas Mafia …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Sepakbola Indonesia Peringkat Tujuh …

Velyzega | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: