Back to Kompasiana
Artikel

Urban

Koko Nata

Insan biasa yang tengah membiasakan diri untuk terus menulis dan giat membaca. Pengelola Rumah Cahaya selengkapnya

Lelaki Seksi

OPINI | 06 August 2010 | 07:24 Dibaca: 267   Komentar: 0   0

Lelaki Seksi Seperti Ini?

Standar Lelaki Seksi?

Juno teman saya semasa kuliah. Tinggi badan Juno hampir sama dengan saya. Sekitar 180 cm. Yang beda adalah berat badan kami. Kalau saya underweight sedang Juno overweight. Memang tidak sampai obesitas, tapi itu cukup mengganggu penampilannya. Sering membuatnya tidak percaya diri.

Menginjak semester 7, Juno terpaksa stop out –cuti kuliah- karena ibunya sakit keras. ia anak bungsu, kakaknya kebanyakan sudah berkeluarga. Juno memutuskan untuk istirahat kuliah dulu dan kembali ke daerah asalnya.

Enam bulan kemudian Juno melanjutkan kuliahnya. Penampilannya berubah. Berat badannya menurun drastis. Pengurangan berat badan itu membuat tinggi dan berat badannya berimbang. Saya tak begitu tahu apa resep menurunkan berat badannya. Mungkin banyak kalori tersedot karena mengurus sang ibu. Bisa juga karena ia rajin olah raga.

Sejak itu Juno mengubah cara berpakaiannya. Ia jadi lebih suka menggunakan baju-baju full press body. Kemeja yang ngepas di badan, kaos yang memetakan bentuk tubuh, dan sejenisnya. Saya bertanya pada Juno, “Kok kamu sekarang suka pake baju yang ketat-ketat, sih?” Dengan entengnya Juno menjawab, “kan badanku sekarang sudah seksi! Nggak malu kalo dipamerin.” Saya cuma tersenyum mendengar jawabannya.

***

Seksi berasal dari bahasa Inggris, sexy. Sebuah kata sifat yang artinya menggairahkan atau menggiurkan. Acuannya tentu saja pada bentuk tubuh. Global Sex Survey 2005 yang melibatkan lebih dari 350.000 responden dari 41 negara, pernah menempatkan Brad Pitt sebagai pria terseksi dengan 21% suara dari seluruh responden untuk kategori pria terseksi. Sedang Angelina Joeli, terpilih sebagai perempuan terseksi dengan perolehan suara 27%

Awalnya kata seksi identik dengan perempuan. Jika kita mendengar istilah ‘Cewek Seksi’ mungkin yang terbayang di benak kita adalah perempuan dengan body bak biola atau gitar, mengenakan pakaian yang memperlihatkan bentuk tubuhnya. Namun kata seksi saat ini juga mengenai laki-laki. Tidak sulit menemukan pria-pria seksi, dalam arti memperlihatkan bentuk badannya yang bagus di area publik seperti taman, stasiun, mall sampai tempat yang spesifik seperti kafe dan arena hang out lainnya. Mereka memiliki bentuk tubuh ideal, perut sick pack, lengan berotot serta wajah yang terawat. Umumnya mereka kaum the have yang punya cukup uang untuk ke gym dan salon perawatan tubuh. Pakaian yang melekat di tubuhnya pun selalu up to date. Mengikuti perkembangan mode khusus untuk kaum pria.

Lelaki seksi yang sering mengenakan pakaian yang dapat memperlihatkan betapa bagusnya tubuh mereka, mungkin akan membuat laki-laki berperut balon menatap iri. Kemeja tanpa pakaian dalam tak dikancingkan, tank top, t-shirt ketat, atau bahkan tanpa baju sekalian. Khusus untuk yang bertelanjang dada, ini lebih umum ditemukan di pantai, kolam renang, sauna, atau arena olahraga.

Keseksian laki-laki ini pun akan mudah kita temukan di televisi lewat iklan, sinetron, atau film, juga foto profil jejaring sosil. Hampir semua model iklan, bintang film atau selebritis pria memiliki tubuh proporsional. Minimal enak dilihatlah! Mereka dikerahkan untuk mencitrakan produk yang memang mendukung penampilan seksi laki-laki seperti parfum, pakaian dalam, produk perawatan wajah, suplemen kesehatan sampai alat kontrasepsi. Brand image ini semakin membuat pria berperut balon iri dan mati-matian mengempeskan timbunan lemak di tubuhnya.

Apa yang menyebabkan laki-laki berpenampilan ‘sempurna’ suka memamerkan bagian-bagian tubuhnya. Supaya perempuan tertarik, terpikat, lalu jatuh ke dalam pelukannya? Jika hal itu alasannya, perlu diingat perempuan memiliki sudut pandang yang beda dalam hal titik seksi. Masih menurut Global Sex Survey 2005, perempuan menganggap mata adalah bagian tubuh pria yang paling seksi sedangkan pria memilih dada perempuan sebagai bagian tubuh perempuan yang paling seksi.

Terlepas dari berbagai motivasinya, wajar saja jika seorang lelaki yang dulu berat badannya berlebih bahkan obesitas kemudian berhasil membentuk tubuhnya menjadi ideal dan enak dilihat ingin menunjukkan hasil latihan beratnya. Hanya saja, seorang teman di dunia maya yang mengaku homoseksual mengungkapkan bahwa ia paling suka melihat lelaki tampan berbadan bagus. Apakah lelaki homoseksual, menganggap keseksian sama dengan pria heteroseksual memandang perempuan seksi? Saya belum tahu jawabannya.

Tags: rahasia pria

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompetisi Tiga Ruang di Pantai-Pantai Bantul …

Ratih Purnamasari | | 18 September 2014 | 13:25

Angkot Plat Kuning dan Plat Hitam Mobil …

Akbarmuhibar | | 18 September 2014 | 19:26

Koperasi Modal PNPM Bangkrut, Salah Siapa? …

Muhammad | | 18 September 2014 | 16:09

Tips Hemat Cermat selama Tinggal di Makkah …

Sayeed Kalba Kaif | | 18 September 2014 | 16:10

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Jokowi Seorang “Koki” Handal …

Sjahrir Hannanu | 9 jam lalu

Indra Sjafri Masih Main-main dengan …

Mafruhin | 10 jam lalu

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 13 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 14 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Ditemukan: Pusat Tidur Dalam …

Andreas Prasadja | 9 jam lalu

Museum Louvre untuk First-Timers …

Putri Ariza | 9 jam lalu

Cinta dalam Botol …

Gunawan Wibisono | 9 jam lalu

Wisata Bahari dengan Hotel Terapung …

Akhmad Sujadi | 9 jam lalu

Jurus Jitu Agar Tidak Terjadi Migrasi dari …

Thamrin Dahlan | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: