Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Fariza Yasinta

A Happy Dreamer | art enthusiast | and being crazy of acoustic music | obsessed with crafty.

Aku Kardus Bungkus Kopi jadi Tempat Pencil

REP | 27 October 2013 | 03:47 Dibaca: 210   Komentar: 2   1

kardus bungkus kopi instan hampir tiap minggu memenuhi tempat sampah, maklum saya mengonsumsi kopi  instan. waktu nih kardus belum sempet kebuang, pas dliliat-liat jadi keinget waktu kecil sering bikin mainan entah dari bungkus korek batang atau bungkus rokok. so, saya kepikiran aja buat manfaatin nih kardus bungkus kopi untuk tempat pensil. awalnya sih bingung mau dibikin apaan. kalau mau bikin tempat pensil yang dilapisin ma kertas kado biar cantik, eh harus beli kertas kado dulu, ribet.

nah karena yang tersedia nih kardus dan pensil warna, jadilah saya berniat untuk membalik nih kardus. terus kasih deh warna ma nih kardus. setelah selesai diwarnai saya lihat kok kurang menarik. akhirnya saya kepikiran untuk bikin kotak pensil yang mirip ma danbo (boneka kertas)

dan ini hasilnya, kotak pensil marmut cokelat

1382819487955417621pertama-tama siapkan

  • kardus bungkus kopi,
  • pensil warna/crayon/cat air
  • spidol marker hitam
  • pensil
  • gunting
  • solasi

pertama-tama balik kardus bagian luar> dalam, sebaliknya bagian dalam menjadi bagian luar (gunakn isolasi untuk membuatnya kemabli pada bentuk kotak semula),

lalu gambar pola muka marmut (bisa disesuaikan, contoh lain : kucing/beruang dll) pada bagian depan,

kemudian gambar pola telinga pada bagian atas kardus.(salah satu tutup saja) lalu warnai pola gambar sesuai selera.

kemudian gunting pola telinga, kemudian lipat hingga pola telinga berdiri. lalu gunting bagian tutup belakang kardus.

terakhir isolasi tutup kardus, (sebelah kana dan kiri) agar tutup dengan pola telinga bisa tertutup rapat.

selamat mencoba, jangan lupa ajak adik, kawan, ataupun si kecil ya untuk para ibu-ibu yang cantik …

mari mulai menggemari untuk melakukan recycle. . . . sebagai upaya kita mencintai tempat tinggal kita, rumah kita, bumi kita :)

salam hangat akhir pekan . . .

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 5 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 9 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 10 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Jembatan Gantung Halte Karet …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Kompasiana dan Modal 50 Ribu …

Rochmawati Arifin | 8 jam lalu

[Pembukaan STQ Tingkat Kab. Tasikmalaya] …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Tunggu apa lagi, Ayo Move On? …

Banyumas Maya | 8 jam lalu

Cinta Sejati …

Adhikara Poesoro | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: