Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Fariza Yasinta

A Happy Dreamer | art enthusiast | and being crazy of acoustic music | obsessed with crafty.

Aku Kardus Bungkus Kopi jadi Tempat Pencil

REP | 27 October 2013 | 03:47 Dibaca: 196   Komentar: 2   1

kardus bungkus kopi instan hampir tiap minggu memenuhi tempat sampah, maklum saya mengonsumsi kopi  instan. waktu nih kardus belum sempet kebuang, pas dliliat-liat jadi keinget waktu kecil sering bikin mainan entah dari bungkus korek batang atau bungkus rokok. so, saya kepikiran aja buat manfaatin nih kardus bungkus kopi untuk tempat pensil. awalnya sih bingung mau dibikin apaan. kalau mau bikin tempat pensil yang dilapisin ma kertas kado biar cantik, eh harus beli kertas kado dulu, ribet.

nah karena yang tersedia nih kardus dan pensil warna, jadilah saya berniat untuk membalik nih kardus. terus kasih deh warna ma nih kardus. setelah selesai diwarnai saya lihat kok kurang menarik. akhirnya saya kepikiran untuk bikin kotak pensil yang mirip ma danbo (boneka kertas)

dan ini hasilnya, kotak pensil marmut cokelat

1382819487955417621pertama-tama siapkan

  • kardus bungkus kopi,
  • pensil warna/crayon/cat air
  • spidol marker hitam
  • pensil
  • gunting
  • solasi

pertama-tama balik kardus bagian luar> dalam, sebaliknya bagian dalam menjadi bagian luar (gunakn isolasi untuk membuatnya kemabli pada bentuk kotak semula),

lalu gambar pola muka marmut (bisa disesuaikan, contoh lain : kucing/beruang dll) pada bagian depan,

kemudian gambar pola telinga pada bagian atas kardus.(salah satu tutup saja) lalu warnai pola gambar sesuai selera.

kemudian gunting pola telinga, kemudian lipat hingga pola telinga berdiri. lalu gunting bagian tutup belakang kardus.

terakhir isolasi tutup kardus, (sebelah kana dan kiri) agar tutup dengan pola telinga bisa tertutup rapat.

selamat mencoba, jangan lupa ajak adik, kawan, ataupun si kecil ya untuk para ibu-ibu yang cantik …

mari mulai menggemari untuk melakukan recycle. . . . sebagai upaya kita mencintai tempat tinggal kita, rumah kita, bumi kita :)

salam hangat akhir pekan . . .

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 3 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 4 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 9 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 10 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: