Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

demi masa depan, demi semua

Keliling Dunia dengan Cara Hitchhiker

REP | 10 April 2013 | 22:35 Dibaca: 170   Komentar: 0   0

Tak dapat dipungkiri, keinginan serta tekat yang kuat, dapat membuat seseorang mampu melakukan sesuatu yang kebanyakan orang menganggapnya tidak mungkin, atau konyol.

Namun Ardi Anas Amrullah,  pria kelahiran Nusa Tenggara Barat, 11 Juni 1988 silam ini, ingin membuktikan, bahwa sebuah tekat yang ia miliki,  akan membawanya mengelilingi  dunia.

Dengan modal uang Rp 50 ribu, pria yang masih tercatat duduk sebagai mahasiswa Universitas BSI Bandung ini, memulai mimpinya untuk melintasi lima benua, dengan cara Hitchhiker traveling, atau melakukan perjalanan jauh dengan modal nebeng.

Perjalan yang dilepas langsung oleh pimpinan kampus BSI Bandung pada 18 Maret lalu, kini langkahnya telah sampai di Kota Jambi. Rencana perjalanan panjang tersebut akan memakan waktu selama 270 hari.

Sebuah tas sandang dengan ukuran cukup besar, menjadi tempatnya menyimpan keperluan selama perjalanan. Saat ditanya terkait bagaimana untuk dapat bertahan dengan uang Rp 50 ribu, ia mengaku bertahan dari solidaritas masyarakat yang ia temui di jalanan.

Sebenarnya pria nekat ini ingin melakukan aksi ini dengan menggunakan sepeda, namun karena kekurangan dana dan tidak mampu membeli sepeda, hal itupun urung, dan akan tetap berjalan kaki, sampai nanti mungkin ia akan mendapatkan sepeda dari bantuan orang yang mendukung misinya di perjalanan.

Menurut rencana, ia akan melalui 24 negara VOA, yang diawali dengan keliling Asean, untuk mencari stempel visa negara asean, dan melanjutkan ke wilayah Asia, eropa, afrika, alaska, dan target akhir perjalanan tersebut di australia.

“Saya mau kejar stempel visa dulu di negara-negara Asean, dengan stempel visa tersebut, akan mempermudah saya untuk masuk ke wilayah eropa, terutama untuk memasuki negara yang tidak boleh menggunakan visa kedatangan, seperti Iran dan India,” tuturnya kepada Tribun saat ditemui di sekretariat Mapala Siginjai, Rabu (3/4).

Aksi ektrem pria ini, juga mendapat dukungan Kementrian Luar Negeri, dengan melakukan pemberitahuan kepada KBRI di setiap negara yang akan dilalui.

” Itu modal lain yang saya miliki, jadi KBRI disetiap negara sudah diberitahun jika ada warga negara Indonesia yang melakukan Hitchhiker traveling,” tukasnya.

Tujuan dari misi besarnya tersebut, cukup sederhana, ia ingin membuat jalur baru bersepeda jarak jauh, serta memperkenalkan budaya indonesia di setiap negara yang akan dilalui.

“Selain itu, tujuan akhir saya dalam pejalanan ini, adalah dengan membukukannya dalam satu catatan,” tuturrnya.

Pria ini menargetkan di bulan ke sembilan perjalanannya esok, ia sudah dapat menyelesaikan misi dengan mencapai garis Finis, di Australia.

Menurutnya, di Dunia aksi yang sama, hanya pernah dilalukan oleh beberapa orang saja. Sementara di Indonesia sendiri, jika misi besar ini berhasil diselesaikan, maka ia akan menjadi orang pertama yang melakukannya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ini Rahasia Pelabuhan Rakyat Rumbarumba Tak …

Mahaji Noesa | | 31 March 2015 | 23:33

Olga Meninggal, Cekcok di TV Dimulai …

Arief Firhanusa | | 01 April 2015 | 09:44

5 Tipe Manusia Paling Rentan Terkena …

Ilyani Sudardjat | | 01 April 2015 | 10:28

Peranan Pupuk ZA dalam Pembuatan Nata De …

Rahmad Agus Koto | | 01 April 2015 | 02:34

Masih Terasa Berat Berasuransi? Bagikan …

Kompasiana | | 19 March 2015 | 18:31


TRENDING ARTICLES

Polri Tolong Buktikan Ini Kriminalisasi atau …

Fadli Zontor | 5 jam lalu

Pelajar Dipaksa Berbuat Mesum & Direkam …

Bambang Setyawan | 10 jam lalu

Hasil Angket Nyatakan Ahok Langgar …

Axtea 99 | 11 jam lalu

Tiba-Tiba Ical dan JK Nonton Bareng. Ada …

Imam Kodri | 11 jam lalu

Peluang PKS Menekan Jokowi …

Hasan Yusuf | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: