Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Soraya Hariyani

Mahasiswi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB UI

Ketrampilan Keputrian (Part Merajut)

REP | 07 April 2012 | 14:40 Dibaca: 490   Komentar: 0   0

Seni rajut memang tak ada duanya. Tidak banyak perempuan di zaman modern ini yang menguasainya. Entah karena alasan terlalu melelahkan, membosankan atau terlalu rumit. Sebenarnya merajut merupakan ketrampilan dimana kita dituntut untuk mampu menggabungkan berbagai macam simpul baik itu simpul sederhana, simpul dobel atau simpul mati menjadi karya yang cantik. Perlengkapan merajut sangat sederhana yaitu hackpen atau jarumnya dan benang rajut.

1333808356793324220

contoh hackpen

Hackpen tidak hanya memiliki satu jenis saja. Biasanya hackpen terdiri dari nomor 1/2 , 1-2, 3-4, 5-6 dan yang paling besar 7-8. masing-masing jarum memiliki 1 nomor di setiap ujungnya. Semakin besar nomor semakin besar rantai simpulnya. Sedangkan untuk benangnya tentu terdapat banyak variasi warna. Salah satu variasi warna yang saya sukai adalah gradasi. Benang gradasi tidak hanya memiliki 2 warna tapi bisa 3 atau 4 warna. Lucu bukan? Semakin cantik warnanya, hasil akhirnya semakin bagus.

1333808796360487855

contoh benang gradasi

Benang gradasi membuat kita lebih hemat dengan tidak harus mengganti benang. Selain itu lebih mudah. Jenis benang gradasi salah satunya katun. Mengapa katun? Karena teksturnya lebih lembut. Tapi tentu lebih mahal, hehehe.. Hasil kreasi rajutan juga menyesuaikan dengan hackpen dan ketrampilan dari perajut. Semakin rapi suatu rajutan semakin bagus. Hackpen juga tidak bisa digunakan pada sembarang karya rajutan. Khusus untuk syal, pakaian, jaket dan cardigan membutuhkan jarum bernomor besar. Supaya lebih mudah, cepat dan rapi. Sedangkan untuk sarung tangan dan kantong hp membutuhkan jarum bernomor kecil.

Lantas, adakah website mengenai ketrampilan merajut? Tentu saja ada. Di website ini kamu bisa belajar banyak tentang apa itu merajut dan pengaplikasiannya. Ada event-event tertentu juga yang berhubungan dengan merajut. So, merajut bukan hal yang sulit kan? klik www.merajut.com aja

Selamat berkarya, kawan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 13 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 14 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 15 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 8 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 8 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 9 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Marah, Makian, Latah. Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: