Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Soraya Hariyani

Mahasiswi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB UI

Ketrampilan Keputrian (Part Merajut)

REP | 07 April 2012 | 14:40 Dibaca: 504   Komentar: 0   0

Seni rajut memang tak ada duanya. Tidak banyak perempuan di zaman modern ini yang menguasainya. Entah karena alasan terlalu melelahkan, membosankan atau terlalu rumit. Sebenarnya merajut merupakan ketrampilan dimana kita dituntut untuk mampu menggabungkan berbagai macam simpul baik itu simpul sederhana, simpul dobel atau simpul mati menjadi karya yang cantik. Perlengkapan merajut sangat sederhana yaitu hackpen atau jarumnya dan benang rajut.

1333808356793324220

contoh hackpen

Hackpen tidak hanya memiliki satu jenis saja. Biasanya hackpen terdiri dari nomor 1/2 , 1-2, 3-4, 5-6 dan yang paling besar 7-8. masing-masing jarum memiliki 1 nomor di setiap ujungnya. Semakin besar nomor semakin besar rantai simpulnya. Sedangkan untuk benangnya tentu terdapat banyak variasi warna. Salah satu variasi warna yang saya sukai adalah gradasi. Benang gradasi tidak hanya memiliki 2 warna tapi bisa 3 atau 4 warna. Lucu bukan? Semakin cantik warnanya, hasil akhirnya semakin bagus.

1333808796360487855

contoh benang gradasi

Benang gradasi membuat kita lebih hemat dengan tidak harus mengganti benang. Selain itu lebih mudah. Jenis benang gradasi salah satunya katun. Mengapa katun? Karena teksturnya lebih lembut. Tapi tentu lebih mahal, hehehe.. Hasil kreasi rajutan juga menyesuaikan dengan hackpen dan ketrampilan dari perajut. Semakin rapi suatu rajutan semakin bagus. Hackpen juga tidak bisa digunakan pada sembarang karya rajutan. Khusus untuk syal, pakaian, jaket dan cardigan membutuhkan jarum bernomor besar. Supaya lebih mudah, cepat dan rapi. Sedangkan untuk sarung tangan dan kantong hp membutuhkan jarum bernomor kecil.

Lantas, adakah website mengenai ketrampilan merajut? Tentu saja ada. Di website ini kamu bisa belajar banyak tentang apa itu merajut dan pengaplikasiannya. Ada event-event tertentu juga yang berhubungan dengan merajut. So, merajut bukan hal yang sulit kan? klik www.merajut.com aja

Selamat berkarya, kawan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ABG Tanpa Malu Mengakses Video Porno di Area …

Opa Jappy | | 24 January 2015 | 21:59

Kota Malang: Dulu Ijo Royo-royo, Sekarang …

Sri Krisna | | 25 January 2015 | 13:48

Saksi Bohong di Sidang MK …

Hendra Budiman | | 25 January 2015 | 21:00

Inilah Olahraga yang Indah: Kisah Duo …

Aditya Prahara | | 25 January 2015 | 14:10

Kebiasaan Buruk Tempat Wisata …

Widianto.h Didiet | | 24 January 2015 | 15:46


TRENDING ARTICLES

Surat Cinta Untuk Pak Tedjo …

Masykur A. Baddal | 12 jam lalu

Marwah, Wibawa dan Harga Diri Jokowi …

Thamrin Dahlan | 13 jam lalu

Siapa yang Buang Bayi di Bengawan Solo? …

Gaganawati | 15 jam lalu

Surat Terbuka kepada Megawati Sukarnoputri …

Ilyani Sudardjat | 19 jam lalu

Dewasanya Polri, Liciknya Oknum KPK …

Ar Kus | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: