Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Dee Fauzi

Member of: Postcrossing Swap-bot Toyvoyagers Postcards is my passion, Snail-mail is my life :)

Tarif Perangko untuk Kartu Pos

REP | 28 March 2012 | 11:35 Dibaca: 6160   Komentar: 8   0

Belakangan ini kartu pos naik daun !!

Sekarang banyak orang yang hobi bertukar kartu pos dengan orang-orang diseluruh dunia yang mempunyai hobi yang sama, hal ini terjadi karena demam postcrossing (dan saya pun tertular demam itu).

Ternyata para postcrosser banyak yang bingung dengan tarif perangko untuk kartu pos. Sebagaimana kita tahu bahwa kartu pos itu berbeda dengan surat. Jadi untuk tarifpun tidak bisa disamakan.
Bedanya dimana?
Bedanya untuk surat ada kerahasiaan yang harus dijaga (untuk itu surat pasti memakai amplop dan tertutup), sedangkan kartupos tidak ada kerahasiaan (tanpa amplop).
Tapi pada kenyataannya petugas kantor pos pun tidak mengerti tentang hal ini.

Untuk menjawab kebingungan para postcrosser, maka saya akan menjelaskan mengenai Tarif Perangko Untuk Kartu Pos yang benar.

Berdasarkan Keputusan Direksi No.34/Dirutpos/0702 tertanggal: 23 Agustus 2002 (dan masih berlaku hingga saat ini tahun 2012)

1. Untuk Tarif Dalam Negeri:
- Dalam Kota: Rp. 1000,-
- Luar Kota: Rp. 1500,- ( mencakup semua propinsi di Indonesia)

2. Untuk Tarif Luar Negeri:
Pada dasarnya tarif perangko dibedakan berdasarkan kelompok negaranya.
Bisa disimpulkan sebagai berikut:
- Asia pasifik dan Australia: Rp. 2500  sd. Rp. 3500,-
- Afrika : Rp. 3000,-
- Amerika: Rp. 3500,-
- Eropa: Rp. 4500,- (ini tarif termahal untuk kartu pos)

(jika ingin mendapatkan daftar tarif yang lengkap bisa pinjam dikantor pos untuk difotokopi)

Tapi kalau saya pribadi membuat rata-rata saja, mengingat tarif pos itu dibuat tahun 2002 (10 tahun tanpa ada kenaikan tarif ? Wow!!) jadi kalau saya mengirim kartu pos maka tarif saya adalah:
Dalam Kota: Rp. 1500,-
Luar Kota: Rp. 2000,-
Luar Negeri: Rp. 5000,-

Dan sampai saat ini saya belum pernah diprotes oleh petugas kantor pos 

Sekian, semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat.

Salam hangat,

DEE

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Di Yogyakarta Antre 4 Jam Demi Segelas …

Hendra Wardhana | | 28 August 2014 | 16:35

Ahok: Pro Transportasi Publik atau …

Ilyani Sudardjat | | 28 August 2014 | 12:43

Kompasianer Ini Berbagi Ilmu Pajak …

Gapey Sandy | | 28 August 2014 | 14:56

Ice Bucket Challenge Versi Gaza …

Asri Alfa | | 28 August 2014 | 16:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Foto Dicuri, om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | 3 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 12 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Hari Bekal Nasional-Bukan Bekal Biasa …

Bso Himaghita Sebel... | 8 jam lalu

POC EXPO 2014, Siapapun Berhak Jadi …

Sabrinaernawan | 8 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 8 jam lalu

LGBT: Sadari, Kenali, Pahami …

Vitorio Mantalean | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: