Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Primus74

Seorang pemulung ilmu yang tinggal di SWIS (Sekitar Wilayah Sudiang),Makassar. Penggemar Sepakbola, blogger, peneliti, aktivis selengkapnya

Balapan Liar di GOR Sudiang, Makassar

REP | 12 January 2011 | 00:28 Dibaca: 463   Komentar: 0   0

1294745783789571329

Illustrasi (Foto: Milis Komunitas Blogger Otomotif Indonesia=KOBOI)

Setiap sore, para anak muda di sekitar Sudiang berdatangan ke area Gedung Olahraga Sudiang, Makassar. Pada sisi selatan dari jalan boulevard GOR Sudiang dijadikan para anak muda mengadu nyali dengan menggelar balapan. Balapan digelar bisa berduel, bertiga atau berlima sambil mengitari kedua lajur jalan layaknya sirkuit resmi yang berjalan berputar.

Para penonton tak kalah banyaknya. Hampir setiap sudut pada sisi selatan GOR Sudiang ramai penonton. Penontonnya didominasi laki-laki muda, meski beberapa diantaranya juga nampak gadis remaja. Sedangkan anak-anak yang ikut menonton balapan liar ditemani oleh keluarganya yang lebih besar, seperti kakak, paman atau ayahnya.

Tidak ada yel-yel gemuruh suara pendukung yang menyemangati para pembalap liar itu melainkan hanya gemuruh suara motor yang mendominasi. Kategori motor yang digunakan didominasi oleh sepeda motor bebek meski beberapa diantara penonton menggunakan motor besar. Para pembalap liar itupun tidak satupun yang memiliki peralatan standard seorang pembalapa sehingga rawan terluka bila terkena kecelakaan. Namun selama beberapa kali saya datang menyaksikan balapan liar itu, tidak pernah saya dapati kecelakaan serius.

Pernah sekali terjadi kecelakaan ringan salah seorang pembalap liar itu. Namun bukannya mendapat support semangat dari penonton, malah sebagian bagian diantaranya mencemooh dengan berkata “rasain”. Mungkin tidak semua penonton “merestui” adanya balapan itu karena orang-orang yang datang ke GOR dengan tujuan berolahraga seperti bermain skateboard, futsal, jogging, fitness dan lainnya.

Meski termasuk kategori balapan liar, saya memahami semangat kaum muda untuk menyalurkan hobinya yang tidak terakomodasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap pembinaan kaum muda. Selama ini, pencinta olahraga automotif di Makassar sangat jarang diakomodasi ke dalam kegiatan positif seperti lomba balap motor secara resmi sehingga mereka menyalurkan hobinya dengan kegiatan negatif seperti balapan liar di GOR Sudiang itu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Taman Balekambang, Bukti Cinta Orangtua …

Agoeng Widodo | | 30 September 2014 | 15:39

Gedung DPR Dijual …

Hendra Budiman | | 30 September 2014 | 11:55

Bahkan Macan Asia pun Butuh Demokrasi …

Yudhi Hertanto | | 30 September 2014 | 12:16

Langkah Kecil, Meninggalkan Jejak yang …

Ngesti Setyo Moerni | | 30 September 2014 | 15:07

Kamukah Pemenang Sun Life Syariah Blog …

Kompasiana | | 29 September 2014 | 09:44


TRENDING ARTICLES

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 6 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 8 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 9 jam lalu

Hobi Berbahaya Anak Muda di Saudi …

Umm Mariam | 10 jam lalu

Inilah Cara SBY Membatalkan UU Pilkada …

Rullysyah | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Layanan Kesehatan Harus Ramah dan Terbuka …

Baihaqi | 7 jam lalu

Bogor Islamic Book Fair 2014 …

Adi Setiadi | 7 jam lalu

“Indonesia Tanah Air Beta”, Kata …

Elvini Effendi | 7 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 7 jam lalu

Orang Indonesia Itu Baik-baik Semua …

Den Bhaghoese | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: