Back to Kompasiana
Artikel

Hobi

Primus74

Seorang pemulung ilmu yang tinggal di SWIS (Sekitar Wilayah Sudiang),Makassar. Penggemar Sepakbola, blogger, peneliti, aktivis selengkapnya

Balapan Liar di GOR Sudiang, Makassar

REP | 12 January 2011 | 00:28 Dibaca: 471   Komentar: 0   0

1294745783789571329

Illustrasi (Foto: Milis Komunitas Blogger Otomotif Indonesia=KOBOI)

Setiap sore, para anak muda di sekitar Sudiang berdatangan ke area Gedung Olahraga Sudiang, Makassar. Pada sisi selatan dari jalan boulevard GOR Sudiang dijadikan para anak muda mengadu nyali dengan menggelar balapan. Balapan digelar bisa berduel, bertiga atau berlima sambil mengitari kedua lajur jalan layaknya sirkuit resmi yang berjalan berputar.

Para penonton tak kalah banyaknya. Hampir setiap sudut pada sisi selatan GOR Sudiang ramai penonton. Penontonnya didominasi laki-laki muda, meski beberapa diantaranya juga nampak gadis remaja. Sedangkan anak-anak yang ikut menonton balapan liar ditemani oleh keluarganya yang lebih besar, seperti kakak, paman atau ayahnya.

Tidak ada yel-yel gemuruh suara pendukung yang menyemangati para pembalap liar itu melainkan hanya gemuruh suara motor yang mendominasi. Kategori motor yang digunakan didominasi oleh sepeda motor bebek meski beberapa diantara penonton menggunakan motor besar. Para pembalap liar itupun tidak satupun yang memiliki peralatan standard seorang pembalapa sehingga rawan terluka bila terkena kecelakaan. Namun selama beberapa kali saya datang menyaksikan balapan liar itu, tidak pernah saya dapati kecelakaan serius.

Pernah sekali terjadi kecelakaan ringan salah seorang pembalap liar itu. Namun bukannya mendapat support semangat dari penonton, malah sebagian bagian diantaranya mencemooh dengan berkata “rasain”. Mungkin tidak semua penonton “merestui” adanya balapan itu karena orang-orang yang datang ke GOR dengan tujuan berolahraga seperti bermain skateboard, futsal, jogging, fitness dan lainnya.

Meski termasuk kategori balapan liar, saya memahami semangat kaum muda untuk menyalurkan hobinya yang tidak terakomodasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap pembinaan kaum muda. Selama ini, pencinta olahraga automotif di Makassar sangat jarang diakomodasi ke dalam kegiatan positif seperti lomba balap motor secara resmi sehingga mereka menyalurkan hobinya dengan kegiatan negatif seperti balapan liar di GOR Sudiang itu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tak Selamanya Penggusuran Pedagang dengan …

Wisnu Aj | | 30 January 2015 | 14:21

Jokowi & Pendekatan Humanis dalam …

Ilyani Sudardjat | | 30 January 2015 | 09:58

Panglima TNI Berbeda dari “Panglima” di …

Mds Efron | | 30 January 2015 | 08:19

Mudahnya Jadi Wartawan Gadungan …

Choiron | | 30 January 2015 | 08:55

Mengenang Sinetron Era 90-an …

Mariam Umm | | 30 January 2015 | 06:38


TRENDING ARTICLES

Benarkah Pak Jokowi Meninggalkan PDI …

Kosmas Lawa Bagho | 7 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Menggunakan Taktik Raja …

Chairul Fajar | 9 jam lalu

Adu Kuat Jowoki dan Mega (Pecah Kongsi?) …

Ken Shara Odza | 10 jam lalu

Menebak Strategi dan Langkah Presiden …

Harry Purnomo | 11 jam lalu

Jokowi dan Lobi Trisakti; Lepasnya …

Imam Kodri | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: