Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Arleen Amidjaja

A working mother, an author, a fashion bag seller

Tulisan #9: 10 Alasan Mengapa Membaca itu Baik

OPINI | 21 February 2014 | 09:08 Dibaca: 17   Komentar: 0   0

Entry #9 : Ten reasons why reading is good

1. It’s safe. If you play gadget in public place or in the car during traffic jam, there is a possibility that you get robbed. I have, however, never heard of a robber who robs a book that someone is reading. No one will hold a red axe in front of your car window to force you to open the window and surrender your book.

2. It’s free. That is if you borrowed the book from someone or if you have someone who buys books for you :) (e.g. father, boyfriend, husband etc ). Otherwise it’s not free, but if you take the price of the book and divide that by the hours of enjoyment, I’m sure the cost per hour is cheaper than, let’s say, going to movie (unless you watch borrowed DVD).

3. It’s fun. You can be anyone, anywhere and do anything when you are inside a story.

4. It saves electricity. You don’t have to recharge a book just like you need to recharge your gadget. Sure you need light, but who doesn’t (and sunlight is free :))?

5. It makes you look smart and educated. This is handy when you want to impress your future boy/girlfriend/future parents in law/future employer.

6. It makes waiting bearable. I mostly read novels in the car during traffic jam, or in the doctor’s waiting room or while standing in a line at the bank.

7. It can be used as a weapon if needed. The bulkier the book, the better. It works much better than, let’s say, a wrist watch (unless the wrist watch comes with a laser gun).

8. You can do it anywhere, anytime (except when the boss is around).

9. It makes the minutes on the stationary bikes go faster.

10. By buying a book, you are contributing toward the economy (and it allows writers such as me to make our livings :).

I read about 50(fifty) novels a year (and I keep a book journal since 2004. So I have a complete list of books that I read since 2004 till now).

These are the ten last novels that I read (no. 1 is the one I’m reading right now)

1. The House of Hades (The Heroes of Olympus book 4), Rick Riordan

2. Divergent, Veronica Roth

3. The Fire Chronicles (The Book of Begining book 2), John Stephens

4. The Extraordinary Education of Nicholas Benedict (Benedict Society book 4), Trenton Lee Stewart

5. Melbourne, Winna Efendi

6. Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi

7. One Amazing Thing, Chitra B Divakaruni

8. A Wrinkle in Time, Madeleine L’Engle

9. The Vine of Desire, Chitra B Divakaruni

10. Inferno, Dan Brown

Happy Reading!

Arleen

To look at Entry#1-8, here :

https://www.facebook.com/arleen315/notes

Tulisan #9 : 10 alasan mengapa Membaca itu Baik

1. Membaca itu aman. Jika kamu bermain game di ipad atau iphone atau ber-bbm ria di tempat umum atau di dalam mobil ketika macet, ada kemungkinan kamu dijadikan target oleh penjambret atau penodong. Aku belum pernah mendengar ada penjambret yang menjambret buku yang sedang dibaca orang. Juga belum pernah mendengar ada kapak merah yang memaksa seseorang membuka jendela mobil untuk menyerahkan novelnya.

2. Membaca itu gratis. Yaah, itu jika kita meminjam buku dari seseorang, atau jika kita mempunyai seseorang yang membelikan buku untuk kita (seperti misalnya : suami, orang tua, kakak, pacar dll :)). Jika tidak, itu memang tidak gratis. Tapi jika kita mengambil harga buku itu lalu dibagi jumlah jam-jam yang menyenangkan itu, pasti lebih murah daripada, misalnya, pergi menonton (kecuali menonton DVD hasil pinjaman).

3. Membaca itu menyenangkan. Kamu bisa berada di mana saja, melakukan apa saja dan jadi siapa saja ketika berada di dalam sebuah cerita.

4. Membaca itu irit listrik. Karena buku tidak perlu di charge seperti hp/bb/ipad. Ya, memang kita perlu cahaya/sinar. Tapi siapa yang nggak butuh itu (dan ada sinar matahari yang gratis :))?

5. Membaca membuatmu terlihat pandai dan berpendidikan. Ini praktis untuk membuat calon pacar (atau calon mertua atau calon boss) kagum.

6. Membaca membuat waktu menunggu jadi tidak terasa. Aku biasanya membaca di mobil sewaktu macet, di ruang dokter selagi menunggu, dan di bank selagi antre.

7. Buku dapat digunakan sebagai senjata. Semakin berat bukunya, semakin baik. Buku adalah senjata yang lebih baik daripada jam tangan, misalnya (kecuali jika jam tanganmu bisa mengeluarkan senjata laser).

8. Kita dapat membaca di mana saja, kapan saja (kecuali jika boss sedang ada di dekat kita).

9. Membaca membuat menit-menit di atas sepeda olah raga bergerak lebih cepat.

10. Dengan membeli buku, kita berkontribusi terhadap perekonomian (dan memungkinkan penulis seperti diriku untuk hidup :) )

Aku membaca kira kira 50 novel setiap tahunnya (dan aku punya buku diary khusus untuk buku-buku yang kubaca sejak thn 2004. Jadi aku masih punya daftar semua buku yang kubaca sejak thn 2004 sampai sekarang).

Ini adalah 10 novel terakhir yang kubaca akhir-akhir ini. (Nomor 1 adalah novel yang sedang kubaca saat ini).

1. House of Hades (Heroes of the Olympus buku 5), Rick Riordan

2. Divergent (Divergent Trilogi, buku 1), Veronica Roth

3. The Fire Chronicles (The Book of Begining buku 2), John Stephens

4. The Extraordinary Education of Nicholas Benedict (Benedict Society buku 4), Trenton Lee Stewart

5. Melbourne, Winna Efendi

6. Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi

7. One Amazing Thing, Chitra B Divakaruni

8. A Wrinkle in Time, Madeleine L’Engle

9. The Vine of Desire, Chitra B Divakaruni

10. Inferno, Dan Brown

Selamat Membaca!

Arleen

Untuk melihat Tulisan #1-8, di sini :

https://www.facebook.com/arleen315/notes

13929484181694981399

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Galah Asin/Gobak Sodor, Permainan Anak-anak …

Bowo Bagus | | 15 September 2014 | 14:47

Punya Masalah Layanan BPJS hingga Keuangan? …

Ilyani Sudardjat | | 15 September 2014 | 11:44

Prostitusi dan Dominasi Turis Arab di …

Sahroha Lumbanraja | | 15 September 2014 | 13:02

Siapa Peduli Kesalahan Prasasti ASEAN di …

Syaripudin Zuhri | | 15 September 2014 | 11:54

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Buat Keju Sendiri Yuk …

Fidiawati | 7 jam lalu

Jokowi dan UU Pilkada Potret Kenegarawanan …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Ahok Emang Cerdas Kwadrat …

Ifani | 9 jam lalu

Memahami Cinta, Pernikahan dan Kebahagiaan …

Cahyadi Takariawan | 10 jam lalu

Koalisi Pembodohan …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengapa Saya Memilih “Bike to …

Happy Indriyono | 8 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 8 jam lalu

Masyarakat Ekonomi Asean 2015 …

R_syah | 8 jam lalu

Blusukan = Berunding dan Berdamai …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Ultah Ke-30, Pangeran Harry Merasa Masih …

Darren Wennars | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: