Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Bang Pilot

Nama asli : Muhammad Isnaini. Tinggal di Batu Bara, Sumut. Pemilik blog : http://bibitsawitkaret.blogspot.com/ . Menulis apa saja yang selengkapnya

Aku Menjadi Pedagang Keliling di Kompasiana

OPINI | 03 December 2013 | 22:46 Dibaca: 143   Komentar: 36   20

Setelah beberapa tulisan terakhirku hanya disinggahi sedikit pembaca, aku terpaksa menempuh cara yang sedikit ‘melelahkan’. Berkeliling menyinggahi tulisan senada di K, lalu menitipkan link, menjajakan dagangan.  Kuusahakan menitip link itu dengan sopan, disertai bumbu pembuka yang aduhai …

Langkah selanjutnya adalah menyambangi facebook, pasang iklan link tulisan di sana. Lebih dari 40 grup fb dijenguk, lalu kurayu para facebookers untuk mau singgah ke tulisanku.

Hasilnya, lumayan. Hampir 300 hits terkumpul. Sepertinya usahaku tak sia-sia.

Mengapa aku sampai segitunya?

Pertama, karena aku bukanlah penulis yang baik. Sulit bagiku untuk membuat tulisan bagus, tulisan yang bisa menggugah ngademin, hingga beliau mau meletakkan tulisanku di  jajaran terhormat. Sembilan puluh persen lebih tulisanku HL, alias hanya lewat. Karena memang tulisan-tulisanku itu memang gak mutu babar blas. Sementara itu, sembilan persen tulisanku yang lainnya, bisa nongol di Highlight, murni karena ngademin kasihan pada diriku, dan iba pada usahaku. Satu persen sisanya, berhasil masuk Ter-ter, karena teman-temanku terpaksa vote, sebab mereka takut aku bunuh diri, karena steress akibat tulisanku gak laku-laku.

Kedua, aku memang penulis narsis, bukan penulis tulen, tapi bukan juga penulis pesanan. Aku menulis, butuh pembaca. Aku berbagi, butuh penerima. Aku menulis, maka aku ada.

Ketiga, aku dulu memang seorang pedagang keliling, jadi, apa susahnya kalau sekarang aku kembali menggeluti kembali aktivitas ini.  Bedanya, kalau dulu aku menjajakan sayur dari pintu ke pintu, sekarang aku menjajakan tulisan dari situs ke situs. Dulu aku dapat uang, sekarang aku dapat peluang. Peluang untuk mendapatkan pembaca, teman, pengagum, bahkan bisa juga jadi sahabat.

Sahabat, itulah yang aku cari. Karena saat ini, aku nyaris tak punya sahabat.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Ratu Atut Divonis Empat Tahun Namun Terselip …

Pebriano Bagindo | 12 jam lalu

Katanya Supercarnya 5, Setelah yang Bodong …

Ifani | 13 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 13 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: