Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Dyah

Married. Currently lives in Jogja.

Oleh-oleh dari Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di Makassar

REP | 12 October 2013 | 01:02 Dibaca: 115   Komentar: 16   7

Rabu, 9 Oktober 2013 yang lalu BKKBN hadir menemani para kompasianer di sebuah acara temu-santai bertajuk Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN. Kompasiana memang sudah beberapa kali menyambangi Kota Makassar untuk acara Nangkring-nya. Sebuah acara santai yang dikemas dengan bincang-bincang ringan dan dihiasi kuis di sesi akhirnya. Acara ini dipandu oleh Rob Januar (moderator kompasiana) dan menghadirkan 3 orang pembicara: Akbar Faisal (ex-anggota DPR RI yang getol mengangkat topik kependudukan), Tamsil Tahir (wartawan Tribun Timur), serta pembicara utama yakni Prof. Fasli Jalal (Kepala BKKBN saat ini).

Beberapa kali mengikuti acara Kompasiana Nangkring di Makassar, menurut saya acara Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN tempo hari termasuk out of the box, mengapa? Pertama, acaranya diselenggarakan saat hari kerja dan saat masih jam kerja pula. Hehhehee. Kedua, topiknya agak ‘berbeda’ dari biasanya. Coba aja bayangin, apa yang terlintas di pikiran orang saat mendengar BKKBN? Mikirnya tentu nggak jauh-jauh dari topik keluarga dan kontrasepsi. Tapi selama acara berlangsung, ternyata bincang-bincang tidak sekedar membahas hal-hal tersebut, melainkan lebih banyak membahas mengenai kependudukan. BKKBN berupaya menyosialisasikan bahwa kita semua termasuk bagian penting dari agenda besar bernama Perencanaan Kependudukan.

Out of the box-nya kompasiana nangkring tempo hari lalu banyak menarik perhatian kompasianer Makassar dan sekitarnya untuk turut hadir berpartisipasi. Acara bincang-bincang santainya berlangsung dengan komunikatif, kuisnya seru, dan semuanya cukup terhibur.

Ini dia oleh-oleh dari Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di Makassar

1381512250700111884

Oleh-oleh yang utama yaitu apa yang disampaikan oleh Prof. Fasli Jalal bahwa (intisarinya) “Dalam keluarga berencana yang terpenting adalah tentang bagaimana kita memenuhi hak-hak anak-anak kita sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berkualitas secara fisik mental maupun spiritualnya.”

Oleh-oleh lainnya bisa dilihat dengan lengkap di tulisan Pak Armand dan Bu Mugniar. ;)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 10 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 10 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 10 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

(H-8) Jelang Piala Asia U-19 : Skuad …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Saat Impian Negara Menjadi Aksi Keluarga …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 8 jam lalu

Misteri Coban Lawe di Lereng Gunung Wilis …

Nanang Diyanto | 8 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: