Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Ruslan

Mahasiswa psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Memahami Sensasi, Persepsi dan Atensi

OPINI | 30 September 2013 | 21:36 Dibaca: 1002   Komentar: 0   0

Pembahasan minggu ini mengenai sensasi, persepsi dan atensi. Pembahasan tentang sensasi dan persepsi memang sudah tidak lazim lagi kita dengar. Pasalnya, kedua materi tersebut telah dipelajari di materi Psikologi Umum. Akan tetapi, untuk lebih mendalam lagi pemahaman kita terkait dengan pembahasan sensasi, persepsi dan atensi, kita akan mengkaji lebih dalam lagi pembahasan pada tulisan ini.

Apakah anda sudah tahu, lebih dulu mana pemprosesan antara sensasi dan persepsi?. Jika anda telah memahami perbedaan antara keduanya, mungkin anda tidak terlalu kesulitan untuk menjawab pertanyaan yang saya ajukan diatas. Apabila anda menyebut sensasi terjadi sebelum persepsi maka jawaban anda benar, jika sebaliknya, maka jawaban anda salah. Ya, sensasi terjadi atau ada sebelum persepsi. Sensasi tidak lain merupakan kesan pertama anda.

Bila anda melihat suatu gambar, kesan pertama anda melihat gambar itulah yang disebut dengan sensasi. Sedangkan persepsi merupakan sudut pandang anda tentang gambar tersebut. Perlu diketahui bahwa persepsi terjadi karena adanya stimulus, stimulus inilah yang akan mempengaruhi persepsi kita. Tidak hanya stimulus, posisi juga mempengaruhi persepsi kita.

Ketika kita disuruh melihat gambar dari sudut pandang atau posisi yang berbeda, terkadang juga kita mempersepsikan gambar yang berbeda pula. Terkadang, apabila kita melihat dari satu sisi kita melihat bahwa gambar itu berbentuk “A” sedangkan disatu sisi yang lainnya gambar itu berbentuk “B”. Itu merupakan contoh dari perbedaan dari persepsi dari sudut pandang yang berbeda.

Adapun perbedaan yang sangat signifikan dari sensasi dan persepsi yakni “sensasi” lebih mengacu pada hubungan antara dunia fisik dan penginderaannya melalui sistem sensorik, sedangkan “persepsi” melibatkan kognisi tingkat tinggi dalam penginterpretasikan sinyal-sinyal sensorik (Solso, Dkk. Hal 115).

Dalam proses mempersepsi juga melibatkan proses-proses penyimpanan sensori, diantara penyimpanan ikonik dan ekhoik. Penyimpanan ikonik penyimpanan kesan-kesan visual sedangkan penyimpanan ekhoik yakni kemampuan penyimpanan input auditorik.

Sedikitnya terdapat dua faktor gangguan yakni gangguan ilusi dan halusinasi. Ilusi merupakan kesalahan persepsi karena pengaruh indra. Sedangkan halusinasi yakni mempersepsi stimulus secara salah, dalam kata lain, terjadi kesalahan dalam memahami stimulus, sepertinya, ada stimulus akan tetapi tidak ada stimulus.

Sedangkan Atensi merupakan pemusatan pikiran (perhatian). Ketika kita berupaya melihat atau mendengar suatu obyek, baik bentuknya audio atau visual terdapat pemusatan objek. Perlu disadari, tanpa adanya atensi otak manusia tidak mampu menampung semua informasi yang didapat dari sensori dalam menangkap objek.

Dari pembahasan diatas, telah jelas pemahaman sensasi, persepsi dan atensi diatas. Diharapkan anda akan lebih mengerti dan memahami terkait perbedaan dari sensasi, persepsi dan atensi.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Airin Menjawab Kritik Kinerja [HUT ke-6 Kota …

Gapey Sandy | | 26 November 2014 | 07:09

Situ Bungur dalam “CMORE” (HUT …

Agung Han | | 26 November 2014 | 07:13

Waduh! Denda 5000€ Untuk Rumah Bercat …

Gaganawati | | 26 November 2014 | 19:06

The Hunger Games-Reality Show? …

Iwan Permadi | | 26 November 2014 | 17:39

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Maaf Anang, Aurel Tak Punya Suara dan Aura …

Arief Firhanusa | 7 jam lalu

“Tamatan Malaysia” Rata-rata Sakit Jiwa …

Pietro Netti | 7 jam lalu

“Operasi Intelejen” Berhasil …

Opa Jappy | 7 jam lalu

Golkar Perlu Belajar ke PKS …

Puspita Sari | 7 jam lalu

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Saya Dirayu Aguk, Sang Penulis Haji …

Wening Tyas Suminar | 7 jam lalu

Kisruh di Partai Golkar, KMP Pun Terancam …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Let’s Moving On …

Tonggo Nababan | 8 jam lalu

Indonesia: Tim Medioker Asia Tenggara …

Agung Buana | 8 jam lalu

Gen Bahasa …

Zakiyatul Muti'... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: