Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Ruslan

Mahasiswa psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Memahami Sensasi, Persepsi dan Atensi

OPINI | 30 September 2013 | 21:36 Dibaca: 754   Komentar: 0   0

Pembahasan minggu ini mengenai sensasi, persepsi dan atensi. Pembahasan tentang sensasi dan persepsi memang sudah tidak lazim lagi kita dengar. Pasalnya, kedua materi tersebut telah dipelajari di materi Psikologi Umum. Akan tetapi, untuk lebih mendalam lagi pemahaman kita terkait dengan pembahasan sensasi, persepsi dan atensi, kita akan mengkaji lebih dalam lagi pembahasan pada tulisan ini.

Apakah anda sudah tahu, lebih dulu mana pemprosesan antara sensasi dan persepsi?. Jika anda telah memahami perbedaan antara keduanya, mungkin anda tidak terlalu kesulitan untuk menjawab pertanyaan yang saya ajukan diatas. Apabila anda menyebut sensasi terjadi sebelum persepsi maka jawaban anda benar, jika sebaliknya, maka jawaban anda salah. Ya, sensasi terjadi atau ada sebelum persepsi. Sensasi tidak lain merupakan kesan pertama anda.

Bila anda melihat suatu gambar, kesan pertama anda melihat gambar itulah yang disebut dengan sensasi. Sedangkan persepsi merupakan sudut pandang anda tentang gambar tersebut. Perlu diketahui bahwa persepsi terjadi karena adanya stimulus, stimulus inilah yang akan mempengaruhi persepsi kita. Tidak hanya stimulus, posisi juga mempengaruhi persepsi kita.

Ketika kita disuruh melihat gambar dari sudut pandang atau posisi yang berbeda, terkadang juga kita mempersepsikan gambar yang berbeda pula. Terkadang, apabila kita melihat dari satu sisi kita melihat bahwa gambar itu berbentuk “A” sedangkan disatu sisi yang lainnya gambar itu berbentuk “B”. Itu merupakan contoh dari perbedaan dari persepsi dari sudut pandang yang berbeda.

Adapun perbedaan yang sangat signifikan dari sensasi dan persepsi yakni “sensasi” lebih mengacu pada hubungan antara dunia fisik dan penginderaannya melalui sistem sensorik, sedangkan “persepsi” melibatkan kognisi tingkat tinggi dalam penginterpretasikan sinyal-sinyal sensorik (Solso, Dkk. Hal 115).

Dalam proses mempersepsi juga melibatkan proses-proses penyimpanan sensori, diantara penyimpanan ikonik dan ekhoik. Penyimpanan ikonik penyimpanan kesan-kesan visual sedangkan penyimpanan ekhoik yakni kemampuan penyimpanan input auditorik.

Sedikitnya terdapat dua faktor gangguan yakni gangguan ilusi dan halusinasi. Ilusi merupakan kesalahan persepsi karena pengaruh indra. Sedangkan halusinasi yakni mempersepsi stimulus secara salah, dalam kata lain, terjadi kesalahan dalam memahami stimulus, sepertinya, ada stimulus akan tetapi tidak ada stimulus.

Sedangkan Atensi merupakan pemusatan pikiran (perhatian). Ketika kita berupaya melihat atau mendengar suatu obyek, baik bentuknya audio atau visual terdapat pemusatan objek. Perlu disadari, tanpa adanya atensi otak manusia tidak mampu menampung semua informasi yang didapat dari sensori dalam menangkap objek.

Dari pembahasan diatas, telah jelas pemahaman sensasi, persepsi dan atensi diatas. Diharapkan anda akan lebih mengerti dan memahami terkait perbedaan dari sensasi, persepsi dan atensi.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Seluk Beluk Industri Plastik …

Dhanang Dhave | | 16 April 2014 | 13:07

Perang Saudara Kian Dekati Timur Eropa …

Adie Sachs | | 16 April 2014 | 17:51

Pelecehan Anak TK di Jakarta International …

Sahroha Lumbanraja | | 16 April 2014 | 13:53

Cinta Nggak Cinta Itu Bisa Dijelaskan, …

Gilang Parahita | | 16 April 2014 | 14:49

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Akun Dinda Tidak Takut Komen Pedasnya Pada …

Febrialdi | 5 jam lalu

Prabowo Terancam Tidak Bisa Bertarung di …

Rullysyah | 6 jam lalu

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 15 jam lalu

Tolak Mahfud MD atau Cak Imin, PDIP Duetkan …

Ninoy N Karundeng | 15 jam lalu

Benarkah ‘Bertemu Dubes AS, Jokowi …

Kosmas Lawa Bagho | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: