Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Revangga Dewa Putra

Yang membedakan kita adalah dirimu lebih munafik aja dari diriku. Masih tetap gila-RDP

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Menipu?

OPINI | 30 August 2013 | 13:08 Dibaca: 2564   Komentar: 7   4

Sungguh sangat disayangkan jika kreatifitas yang dianugerahkan kepada kita ditempatkan pada jalur yang salah.

Sesaat yang lalu saya menerima sms berisi pemberitahuan kalo saya mendapat hadiah langsung dari BRI Britama dari nomor ponsel 082178319283.

Dan saya diarahkan ke web BRI di sini dan benar saya mendapati notifikasi di sms sama dengan yang tertera di website yang diberikan bahwa saya mendapatkan hadiah sebuah mobil.

Sayangnya mereka mengsms kepada saya yang mungkin telah menerima sms sejenis ratusan kali dan karena saya bekerja langsung di laptop yang terhubung aktif  di jaringan nirkabel maka saya bisalangsung mengecek web mereka ini www.hadiah-bankbri.blogspot.com.

Dan kebetulan karena saya bekerja yang ada hubungannya denga website saya garansi 1000 persen isi web ini adalah penipuan.

Sungguh hal yang sangat memalukan, sudah menipu mencatut nama nama petinggi seperti pemimpin BRI dan Kepolisian.

Lebih parahnya lagi saya tak memiliki rekening di BRI.

Banyak teman teman saya yang sudah sangat mafum dan paham jika menerima sms,telepon atau email yang sejenis begini adalah model penipuan, tetapi banyak juga orang awam diluaran sana yang mungkin masih bisa tertipu.

Pesan saya :

Jika kita belum memahami dengan benar tentang hal hal seperti ini sebaiknya jangan terlalu cepat percaya dan tergiur dengan hal hal yang disampailan. Sebaiknya bertanya atau konsultasikan dengan sahabat andayang lebih paham atau langsung ke isntansi yang dicatut seperti kasus ini adalah BRI.

Ingat selalu bahwa metode,media dan modus yang dipakai sangat beragam jangan pernah langsung percaya apapun itu.

Syarat mendasar mengecek kebenaran dari informasi yang kita terima.

1.Notifikasi pemenang jenis apapun itu biasanya disampaikan di media baik koran, radio atau televisi.

2.Sangat langkah notifikasinya melalui sms, kalaupun ada perhatikan bahwa nomor pengirimnya bukan no handphone biasa dan tidak bisa di reply pesannya.

3.Perhatikan websitenya sebagai contoh kalo website BRI yang asli adalah www.bri.co.id, jadi semua web yang asli akan berdomain resmi seperti .co.id atau .com dll. yang gratisan biasanya dipastikan palsu.

4.Apapun itu jika anda mengkonfirmasikan sms atau email yang diterima dan ada permintaan untuk mebayar  uang didepan biasanya diiringi dengan panduan menuju ATM, itu jelas jelas penipuan.

Semoga bermanfaat.

Salam Persahabatan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 2 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 3 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 4 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 6 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: