Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Revangga Dewa Putra

Yang membedakan kita adalah dirimu lebih munafik aja dari diriku. Masih tetap gila-RDP

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Menipu?

OPINI | 30 August 2013 | 13:08 Dibaca: 2505   Komentar: 7   4

Sungguh sangat disayangkan jika kreatifitas yang dianugerahkan kepada kita ditempatkan pada jalur yang salah.

Sesaat yang lalu saya menerima sms berisi pemberitahuan kalo saya mendapat hadiah langsung dari BRI Britama dari nomor ponsel 082178319283.

Dan saya diarahkan ke web BRI di sini dan benar saya mendapati notifikasi di sms sama dengan yang tertera di website yang diberikan bahwa saya mendapatkan hadiah sebuah mobil.

Sayangnya mereka mengsms kepada saya yang mungkin telah menerima sms sejenis ratusan kali dan karena saya bekerja langsung di laptop yang terhubung aktif  di jaringan nirkabel maka saya bisalangsung mengecek web mereka ini www.hadiah-bankbri.blogspot.com.

Dan kebetulan karena saya bekerja yang ada hubungannya denga website saya garansi 1000 persen isi web ini adalah penipuan.

Sungguh hal yang sangat memalukan, sudah menipu mencatut nama nama petinggi seperti pemimpin BRI dan Kepolisian.

Lebih parahnya lagi saya tak memiliki rekening di BRI.

Banyak teman teman saya yang sudah sangat mafum dan paham jika menerima sms,telepon atau email yang sejenis begini adalah model penipuan, tetapi banyak juga orang awam diluaran sana yang mungkin masih bisa tertipu.

Pesan saya :

Jika kita belum memahami dengan benar tentang hal hal seperti ini sebaiknya jangan terlalu cepat percaya dan tergiur dengan hal hal yang disampailan. Sebaiknya bertanya atau konsultasikan dengan sahabat andayang lebih paham atau langsung ke isntansi yang dicatut seperti kasus ini adalah BRI.

Ingat selalu bahwa metode,media dan modus yang dipakai sangat beragam jangan pernah langsung percaya apapun itu.

Syarat mendasar mengecek kebenaran dari informasi yang kita terima.

1.Notifikasi pemenang jenis apapun itu biasanya disampaikan di media baik koran, radio atau televisi.

2.Sangat langkah notifikasinya melalui sms, kalaupun ada perhatikan bahwa nomor pengirimnya bukan no handphone biasa dan tidak bisa di reply pesannya.

3.Perhatikan websitenya sebagai contoh kalo website BRI yang asli adalah www.bri.co.id, jadi semua web yang asli akan berdomain resmi seperti .co.id atau .com dll. yang gratisan biasanya dipastikan palsu.

4.Apapun itu jika anda mengkonfirmasikan sms atau email yang diterima dan ada permintaan untuk mebayar  uang didepan biasanya diiringi dengan panduan menuju ATM, itu jelas jelas penipuan.

Semoga bermanfaat.

Salam Persahabatan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Baduy, Eksotisme Peradaban Ke XV yang Masih …

Ulul Rosyad | | 20 December 2014 | 23:21

Batita Bisa Belajar Bahasa Asing, …

Giri Lumakto | | 21 December 2014 | 00:34

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Real Madrid Lengkapi Koleksi Gelar 2014 …

Choirul Huda | | 21 December 2014 | 04:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 18 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 20 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 21 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 21 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: