Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

ASPIRA Aman Dikantong Nyaman Dihati

REP | 24 August 2013 | 01:07 Dibaca: 101   Komentar: 0   0

Saya adalah pecinta touring yang suka berkunjung dari satu kota kekota lainnya.Satu minggu sebelum berangkat touring pastilah saya cek kondisi motor.Kalau-kalau ada onderdil yang harus diganti.Ternyata benar ada beberapa spare part yang harus diganti.Pertama kampas rem belakang,kedua ban depan dan yang ketiga kabel speedometer.Seperti biasa montirnya menanyakan suku cadang apa yang mau dipakai.Dengan tegas saya menjawab ASPIRA .Ini bukan jawaban asal-asalan atau karena tidak mengetahui merk dan kualitas onderdil merk lainnya. Sebagai orang yang doyan touring saya memiliki banyak pengalaman mengenai berbagai merk dan kualitas onderdil.Yang lebih mahal ataupun murah memang cukup banyak,tapi yang berkualitas Cuma satu bagi saya yaitu ASPIRA .

Lalu ada orang disebelah saya yang kebetulan sedang menservis motornya bertanya.’’Mas kenapa pilih kampas rem ASPIRA ? ‘’Kampas rem ASPIRA kualitasnya sudah terbukti,empuk dan awet sehingga cocok dipakai pada semua jenis kendaraan’’ jawab saya.’OO gitu ya,baiklah saya ikut memakai onderdil aspira juga’.jawabnya.

Sudah 9 tahun saya menjalani hobi saya sebagai bikers yang doyan touring kemana-mana.Dan waktu telah membuktikan ,beberapa motor saya yang punya merk berbeda-beda semua menggunakan spare part ASPIRA dan sayapun puas dan bangga memakainya.Pokoknya saya banggaASPIRA.Produk dalam negeri yang bikin nyaman kantong dan hati.

13772808321937933588

Tim touring rewo-rewo istirahat dulu ditengah perjalanan.hehe.(dok, pribadi)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Usul Mengatasi Kemacetan dengan “Kiss …

Isk_harun | | 21 September 2014 | 17:45

Menuju Era Pembelajaran Digital, Ini Pesan …

Nisa | | 21 September 2014 | 22:44

RUU Pilkada, Polemik Duel Kepentingan (Seri …

Prima Sp Vardhana | | 21 September 2014 | 23:11

Cerita Unik 470 Kata, Seluruh Kata Diawali …

Saut Donatus | | 22 September 2014 | 07:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 4 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 5 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Saya yang Berjalan Cepat, Atau Mahasiswa …

Giri Lumakto | 7 jam lalu

Membaca Konsep Revolusi Mental Gagasan …

Ahmad Faisal | 7 jam lalu

Konstitusionalitas Pemilukada: Paradoks …

Armansyah Arman | 7 jam lalu

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: