Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Zeta

Warga Negara Indonesia yang mencintai NKRI

Kualitas Keimanan Salafi

REP | 17 August 2013 | 14:59 Dibaca: 203   Komentar: 8   3

Kualitas keimanan seseorang itu banyak sekali ukurannya. Saya hanya mengambil satu ukuran yaitu kepedulian kepada sesama muslim. Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan sesama muslim maka dia bukan bagian daripadanya. Kalau seseorang mencaci maki dan me-neraka-neraka-kan muslim lain apa namanya ? Tidak setuju itu soal biasa. Tidak cocok juga bukan hal aneh. Tetapi jika sampai melanggar batas ketentuan nabi, apa namanya ?

Kalau tidak peduli saja dianggap bukan daripadanya, maka untuk orang yang bergembira ria itu apa namanya ?

Saya sampai kehabisan kata-kata. Perkataan Erdogan memang sangat JLEB, Untuk bersimpati kepada mesir hanya cukup kalau dia manusia.

Jadi Salafi yang mendukung pembantaian muslim itu termasuk apakah ? apakah karena yang bersalah (membantai) itu sebagian besar muslim kemudian menyalahkan yang dibantai ? sungguh cara pandang yang jungkir balik.

Dimana letak keimanan salafiyun ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

10 Tanggapan Kompasianer Terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 14 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Resep Kerupuk Seblak Kuah …

Dina Purnama Sari | 8 jam lalu

“Sakitnya Tuwh di Sini, di …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kabinet Stabilo …

Gunawan Wibisono | 8 jam lalu

Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas …

Edy Mulyadi | 8 jam lalu

Dikelilingi Nenek-nenek Modis di Seoul, …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: