Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Setelah Dunia Kiamat, yang Pertama Kali di Hidupkan Oleh Allah Adalah Malaikat Isrofil

OPINI | 16 July 2013 | 12:01 Dibaca: 647   Komentar: 28   5

Kemarin sekitar jam duabelasan, ketika lagi rebahan di ruang keluarga datanglah ponakanku, Nisa begitu biasa ia kupanggil. Tampa basa basi langsung saja koponakanku ini mengguncang gancang tubuhku. Kesel juga ketika lagi tidur ada yang membangunkan, udah perut lapar dan haus ditambah lagi kepala pusing dan badan meriang. Sebetulnya mau marah juga, tapi setelah melihat wajah polos dan tak berdosa itu, perasaan marah itu menguap begitu saja. Dengan setengah malas aku bangun dari tidurku kemudian duduk berselonjor kaki.

“Ada apa Nis, kok Tante dibangunin,” tanyaku.

“Ini Tante, Nisa mau nanya sesuatu. Boleh ga?”

“Boleh. Emangnya Nisa mau nanya apaan,” sahutku dengan malas malasan.

“Kalau Malaikat Israfil tugas apa sih Tante?” kata Nisa sambil duduk disampingku. Wah bakalan lama ni anak. Padahal mata masih ngantuk, bawaannya mau tidur melulu.

“Niup terompet,” kataku asal asalan.

“Niup terompet? Emangnya ada yang ulang tahun?” tanyanya dengan lugu.

“Engga ada yang ulang tahun. Cuma itu tugas yang diberikan Allah kepada Malaikat Isrofil. Ketika Malaikat Isrofil meniupkan terompetnya itu bertanda dunia kiamat.

Tiupan pertama, maka bumi tempat kita diami ini bergoncang dengan hebatnya. Ada gunung meletus, gempa bumi, angin topan, banjir dan bencana alam lainnya.

Tiupan yang kedua, maka seluruh makhluk hidup dimuka bumi dan alam semesta ini baik itu manusia, binatang, tumbuh tumbuhan akan mati dan musnah.

Tiupan ketiga, maka semua yang mati mati tadi dihidupkan lagi,” aku memberi penjelasan panjang lebar dengan harapan kurcaci kecil ini segera berlalu dari sisiku.

“Wah sakti sekali ya Tante, terompet milik Malaikat Isrofil itu, bisa membikin orang mati kemudian hidup lagi.”

“Iya sangat sakti sekali,” sahutku sambil menguap. Ni anak tidak faham faham juga kalau tantenya udah beberapa kali menguap.

“Eh Tante, tadi kata Tante ketika tiupan kedua, semua mahluk yang bernyawa mati termasuk Malaikat Isrofil.”

“Iya,” jawabku setengah ragu.

“Kalau begitu siapa dong yang meniup terompet pada tiupan ketiga?”

Deg. Jantungku berdetak lumayan keras. Ternyata anak ini kritis juga. Mana aku tahu jawabannya. Tapi kalau tidak dijawab bakalan lama ia menggangguku. Maka ku jawab saja asal asalan, tapi mudahan benar jawabannya.

“Ya tetap Malaikat Isrofil dong. Kan itu tugas dia. Hanya setelah semua manusia mati, maka mahluk yang pertama kali dihidupkan oleh Allah itu Malaikat Isrofil.”

“Oh gitu ya Tante.”

“Iya memang gitu. Udah sana kamu nanya nanya sama ayah ibumu saja, Tante mau tidur nih,” kataku.

Untung saja keponakanku itu mau menuruti omonganku. Kalau tidak bisa berabe. Mungkin akan ada lagi pertanyaan yang bisa membikin kepalaku tambah puyeng. Misalnya bagaimana Malaikat Izrail mencabut nyawanya sendiri ketika terompet kedua itu ditiup.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 3 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 4 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 5 jam lalu

Evan Dimas, Tengoklah Chanathip ‘Messi …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Dampak ‘Mental Proyek’ Pejabat …

Giri Lumakto | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: