Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Women Magnet

www.womenmagnet.com adalah Institusi Pelatihan Cinta, Kencan, dan Hubungan dengan Wanita untuk Pria

Tips PDKT Ke Wanita Idaman Anda : Rahasia Sukses - Cara Bagaimana Trik Teknik Strategi

REP | 01 July 2013 | 23:48 Dibaca: 414   Komentar: 0   1

Setelah Anda kenal dengan Wanita Idaman Anda, tentunya setelah itu Anda harus mengadakan Pendekatan atau PDKT dalam bahasa gaulnya, ke Wanita tersebut.

Nah, Fase PDKT inilah Fase yang amat sangat Penting setelah Perkenalan Anda dengan Sang Wanita Idaman. PDKT yang Benar tentu akan membuat Sang Wanita dekat Anda secara Romansa, dan untuk selanjutnya Pacaran dengan Anda.

Lalu, gimana sih Cara PDKT ke Wanita Idaman Kita yang Benar dan Tepat?
Apa saja sih Rahasia Sukses dari Cara PDKT yang Benar ke Wanita Idaman Kita?

Banyak Pria yang (hanya) fokus untuk Meningkatkan Kualitas (Quality) dan Nilai (Value) Dirinya. Mereka berharap bahwa dengan Menjadi Pria Lajang yang Mewah dan Berkualitas, Otomatis Wanita akan Suka, Tertarik dan Jatuh Cinta pada Mereka.

Ada yang Berusaha lebih keras dan bahkan Bekerja 2-Shift dalam 1-Hari untuk Mencapai Kesuksesan Karier dan Keuangan. Ada yang menginvestasikan Waktu, Tenaga, dan Biaya habis-habisan untuk memperbaiki Penampilan Mereka, baik dengan Mengupgrade Style Fashion Mereka agar Update Terus dengan Mode Fashion terkini, ataupun dengan Berlatih Keras di Fitness Center, Gym, dan Pusat Kebugaran untuk memunculkan Tubuh Ateletis dan Perut Six-Pack Mereka.

Tapi, Mereka hanya berhenti di situ.

Usaha dan Perjuangan Pria-Pria tersebut untuk Mendapatkan Cinta dan Wanita Idaman Mereka cuma berhenti di titik Meningkatkan Kualitas (Quality) dan Nilai (Value) Dirinya.

Mereka hanya fokus ke dirinya sendiri. Terus Berinvestasi dalam Membuat Dirinya Sendiri Menjadi Pria yang Lebih Mewah dan Lebih Berkualitas. Tapi, Mereka tidak Pernah berusaha untuk Belajar Memahami dan Mengerti Wanita!

Tapi pada akhirnya justru ketidakmampuan Mereka untuk Mengerti dan Memahami Wanita membuat Wanita Tidak Peduli untuk Aware dan Tidak Aware untuk Peduli akan Kemewahan dan Kualitas Mereka.

Karena Cara dan Gaya Interaksi Para Pria Mewah Berkualitas tersebut yang Tidak Sesuai dengan Content (Psikologi) dan Context (Mood, Situasi, dan Kondisi) Sang Wanita Idaman Bersangkutan, mengakibatkan Mereka Jomblo dan Lajang (Terus).

Adaptasi adalah Hal yang Sangat Penting dalam Kehidupan. Untuk Adaptasi, Kita harus Memahami Content dan Context dari Suatu Hal yang Ingin Kita Adaptasi.

Dalam Bisnis, Kita sering mendengar Case Study Classic dimana KFC dan Mc.Donalds menyediakan Nasi dalam Menu-nya untuk Pasar Indonesia, padahal dalam Menu Standar Mereka, tidak pernah ada Nasi. Namun untuk Penetrasi ke Pasar Indonesia, Perusahaan-Perusahaan Fast Food Multinasional tersebut melakukan Adaptasi untuk Menyesuaikan dengan Content dan Context Masyarakat Indonesia.

Tiada Seorangpun di Dunia yang Meragukan Kualitas Produk dan Service KFC atau Mc.Donalds. Tapi Mereka tetap Adaptasi di Indonesia, dan: Sampai Hari Ini, Mereka Tetap Market Leader di Indonesia untuk Fast Food berbasis Burger dan Fried Chicken.

Ketidakmauan dan Ketidakmampuan Pria-Pria Mewah dan Berkualitas tersebut Memahami Wanita yang Mereka PDKT, membuat Mereka tidak melakukan Adaptasi, sehingga Pria-Pria tersebut (Tetap) Mewah dan Berkualitas, namun (Terus) Jomblo.

Padahal berbeda dengan Aspek Karier, Keuangan, dan Cita-Cita, dimana secara Dominan Anda hanya berhubugan dengan Diri Anda Sendiri, sementara ketika Kita berjuang dalam Meraih Cinta dan Wanita Idaman Kita, Kita tidak hanya berhubungan dengan Diri Kita Sendiri tapi juga Si Wanita Yang Sedang Kita PDKT.

Dalam Perjuangan Anda Meraih Kesuksesan dalam Cita-Cita, Karier, dan Keuangan, Most Of The Time Anda hanya berhubungan dengan Diri Anda Sendiri: Bagaimana Anda Fokus Pada Mimpi Anda, Mengembangkan Mindset, Kepribadian, Sikap, dan Kebiasaan yang Mendukung dan Mempercepat Anda Mewujudkan Mimpi Anda.

Hal ini Totally Different dengan Aspek Cinta, Percintaan, Asmara, dan Romansa. Anda bukan saja Berhubungan dan Berinteraksi dengan Diri Anda untuk Meningkatkan Value-Value Diri Anda yang Relevan dalam Cinta, Percintaan, Asmara, dan Romansa (disebut MAN Dimensions dalam WOMEN MAGNET), namun juga pastinya yang terpenting: Anda Berhubungan dan Berinteraksi dengan Si Wanita yang sedang Anda PDKT.

Adalah sangat Bodoh dan bahkan Konyol, apabila ada Tips-Tips Solusi Romansa dari Konsultan Cinta, Relationship, dan Dating Coach yang menyebut dirinya Profesional, akan tetapi mengatakan bahwa untuk Mendapatkan Cinta dari Wanita yang Anda Idamkan, Anda hanya perlu Fokus ke Diri Anda Sendiri tanpa Memahami Wanita.

Saya ingat dengan Konsep Bisnis dari Henry Ford (pada masanya), yang menyatakan: Bahwa Ford hanya akan memproduksi dengan 1 Design Model Mobil, yang saat itu disebut Ford Model-T, dan dengan 1 Warna, yaitu Hitam. Konsep ini disebut sebagai Product Concept dalam Literatur Marketing. Product Concept adalah Sebuah Konsep yang berorientasi dan berfokus pada Produk, dimana Produsen memproduksi Produk dengan Kualitas dan Fitur-Fitur Terbaik Menurut Si Produsen sendiri secara Subjektif.

Tapi dengan Konsep ini, Ford sukses besar. Sampai hari ini Henry Ford masih termasuk salah satu Tycoon Terkaya Sepanjang Masa selain John D. Rockefeller, JJ Morgan, Andrew Carnegie, dan nama-nama Tycoon Era Revolusi Industri Abad 19-lainnya.

Kenapa? Bukan Karena Konsep ini Benar dan Tepat, karena Memang Pada Masanya hanya Ford satu-satunya perusahaan di Dunia yang Memproduksi Mobil.

Namun bagaimana akibatnya apabila Konsep ini dicopy-paste mentah-mentah dan dianjurkan oleh Para Konsultan Cinta dan Solusi Romansa Profesional tersebut untuk dianut dan diaplikasikan sebagai Solusi Romansa terbaik untuk Semua Pria dalam PDKT ke Wanita Gebetan Mereka Masing-Masing?

Pastinya PDKT yang dilakukan oleh Para Pria didikan Mereka tersebut tidak akan Benar dan Tepat karena tidak Mempertimbangkan Content (Psikologi) dan Context (Mood, Situasi, dan Kondisi) spesifik tiap Wanita yang didekati oleh Para Pria tersebut.

Dan kabar baiknya bagi Para Wanita: ‘Cowok Banyak, dan bukan Cuma Mereka doang!’ sehingga Para Wanita tidak harus Memilih Mereka yang tidak memahaminya.

Dalam Dunia Bisnis, Product Concept ala Henry Ford sendiri sudah Kuno dan lama ditinggalkan oleh para Businessmen di Era Globalisasi ini.

Sebagai gantinya lahirlah Marketing Concept, yang Memproduksi Produk sesuai dengan Kualitas-Kualitas dan Fitur-Fitur yang Diinginkan oleh Pasar (Market), sekaligus juga Mengkomunikasikan Values Produk-Produk tersebut dengan Approach yang sesuai dengan Psikologi Konsumen. Hal ini diteliti dan dipelajari sangat serius oleh Para Marketer Modern dalam Studi Consumer Behaviour (Perilaku Konsumen).

Pertanyaannya: Apakah Anda masih mau menganut dan mengaplikasikan Konsep Usang ala Henry Ford dalam PDKT Anda? Fokus kepada Diri Anda sendiri tanpa Memahami Content dan Context Spesifik dari Wanita yang sedang Anda PDKT?

Silahkan, Bro! Paling-paling Anda hanya akan Jomblo (Terus), tidak perduli seberapa berlelah-lelah dan ngotot-ngototnya Anda Meningkatkan Values Diri Anda.

Memang Faktanya, pada Akhirnya Values Diri Anda Meningkat. Anda Benar-Benar Menjadi Pria yang Mewah dan Berkualitas. Tapi Anda akan Sulit Keluar dari Lubang Buaya Kesendirian dan Rasa Sakit Kutukan Jomblo akan terus menyiksa Anda.

Teruslah Tingkatkan Kualitas Diri Anda, tanpa peduli untuk Memahami Wanita yang sedang Anda Dekati, Anda akan jadi Pria (Jomblo Sejati) yang Mewah dan Berkualitas.

Dalam Mitologi Yunani, terdapat sebuah Kisah tentang Narcicuss, Putra dari Dewa Sungai bernama Cephissus dan Bidadari bernama Liriope.

Narcicuss terkenal sebagai Pria yang Rupawan. Kerupawanannya tersohor sampai seantero Jagat Raya. Hal ini membuat Narcicuss semakin mengidolakan dan mencintai Dirinya Sendiri dan Kerupawanannya. Narcicuss jadi Sombong, Belagu, Tidak Peduli pada Dewa-Dewa lain, dan bahkan memperlakukan mereka dengan semena-mena

Nemesis, Sang Dewi Pembalasan Dendam, berniat menghukum Narcicuss atas kelebayannya dalam Pencintaan dan Pengidolaan pada dirinya sendiri dengan menjebak Narcicuss ke dalam Kolam Sebening Kaca yang Dalamnya Tidak Berujung.

Narcicuss, melihat bayangan Dirinya sendiri di Kolam mengira itu adalah Kaca, tak mengetahui jebakan yang dipersiapkan Nemesis untuknya. Ia berlari menyongsong Bayangan Dirinya Sendiri yang amat diidolakan dan dicintainya. Akhirnya Ia masuk ke dalam jebakan Nemesis, tercebur dan tenggelam ke Dasar Kolam Tak Berujung.

Demikianlah Asal-Usul istilah Narcist. Adalah Tragis sekaligus Konyol apabila Anda harus menjadi Narcistist Romansa yang puas berilusi dan berdelusi ria membayangkan Anda adalah Pria Lajang yang Mewah dan Berkualitas layaknya James Bond, Casanova, Ariel Noah ex Peterpan, atau Tony Stark yang begitu gagah dan menawan bagi Para Wanita inside His Expensive, Cool, and Glossy Iron-Man Uniform.

Dalam Delusi dan Ilusi Narcisitist Anda, Anda terus habiskan waktu, usaha, dan biaya Meningkatkan Kualitas (Quality) dan Nilai (Value) Diri Anda tanpa pernah berinvestasi secara seimbang dalam Meningkatkan Kualitas (Quality) dan Nilai (Value) Pemahaman Anda Akan Wanita, tentunya dalam Kesendirian dan Status Jomblo (Terus).

Pada Akhirnya, Rahasia Sukses dari PDKT ke Wanita Idaman Anda yang Pertama dan Terutama, Point No.1 adalah Mempelajari dan Memahami Content (Psikologi) dan Context (Mood, Situasi, dan Kondisi) Wanita Idaman yang sedang Anda PDKT.

Sehebat apapun Kemewahan dan Kualitas Anda sebagai Pria Lajang, pastikan Anda Memahami Content (Psikologi) dan Context (Mood, Situasi, Kondisi) dari Wanita Yang Anda PDKT, Kecuali Anda sudah Puas dan Bahagia dalam Ilusi dan Delusi Narcistis Anda sebagai Pria Lajang (Terus) yang Mewah dan Berkualitas.

Demikian Artikel yang sudah panjang ini. Terus ikuti Artikel WOMEN MAGNET baik yang ditulis sebelum maupun sesudah Artikel ini, karena dalam setiap aksara, kata, kalimat, dan paragrafnya tersimpan butiran-butrian mutiara kebijaksanaan berharga yang mengungkap Rahasia Mendapatkan Cinta dan Wanita Idaman Anda, dan menjalani pengalaman hidup nyata sebagai WOMEN MAGNET (Magnet Wanita).

Tentunya, mengikuti Training yang diadakan WOMEN MAGNET akan menjadi pilihan yang jauh lebih bijaksana bagi Anda, dan menghemat semua waktu berharga Anda yang tidak akan pernah kembali.

Peter Rave
-Founder & Grand Master WOMEN MAGNET-

WomenMagnet.com
FacebookLike
TwitterFollow
BB Pin : 2B09EEF6

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Apa yang Kau Dapat dari Kompasianival 2014 …

Hendi Setiawan | | 22 November 2014 | 22:39

OS Tizen, Anak Kandung Samsung yang Kian …

Giri Lumakto | | 21 November 2014 | 23:54

Inilah Para Peraih Kompasiana Awards 2014! …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 21:30

Obama Juara 3 Dunia Berkicau di Jaring …

Abanggeutanyo | | 22 November 2014 | 02:59

Inilah Pemenang Lomba Aksi bareng Lazismu! …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 19:09


TRENDING ARTICLES

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00

Memotret Wajah Jakarta dengan Lensa Bening …

Tjiptadinata Effend... | 21 November 2014 21:46

Ckck.. Angel Lelga Jadi Wasekjen PPP …

Muslihudin El Hasan... | 21 November 2014 18:13

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 21 November 2014 13:06


Subscribe and Follow Kompasiana: