Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Ulul Rosyad

Lahir berbarengan dengan banjir bandang di kota kecil Tuban. Sangat gentar dengan cecak

Misteri Air Tidur

REP | 13 June 2013 | 13:13 Dibaca: 726   Komentar: 0   0

Air Tidur. Barangkali ada sebagian dari pembaca baru mengenal istilah yang satu ini. Namun, di kalangan spiritualis, air tidur sangat populer dan dianggap sebagai kekuatan gaib yang luar bisa bagi siapa saja yang mendapatinya. Tidak sembarang orang dapat bertemu atau mendapati air tidur. Dalam cerita yang dituturkan pembimbing spiritual saya, kejadiannya Air Tidur ini memang tidak masuk akal, air yang setiap harinya terus mengalir dan terus bergerak bisa berhenti sama sekali. Perihal Air Tidur sebenarnya terjadi setiap malam, Cuma tidak semua orang bisa mendapati atau sekedar melihatnya.

Untuk dapat bertemu dengan Air Tidur tidak sedikit orang menjalani laku tirakat yang berat dan tidak tidur semalaman dipinggir sungai atau laut. Orang yang dapat bertemu dengan Air Tidur dan bisa mandi atau meraup Air Tidur, diyakini maka orang tersebut akan mempunyai keistimewaan. Keistimewaan dari orang yang pernah mendapati Air Tidur, konon antara lain :

- Dari sisi jasmaninya orang tersebut akan mempunyai keistimewaan awet muda, dan selalu sehat perkasa, mukanya akan bersinar.

- Apa yang di cita-citakan akan tercapai.

- Akan mendapatkan kekuatan daya tarik yang melebihi kekuatan susuk asihan pada umumnya.

- Akan mendapatkan ketentraman jiwa dalam kehidupannya. Bahkan banyak hal yang akan dieroleh bila dapat bertemu/menjumpai Air Tidur tersebut. Adapaun yang dapat menemui Air Tidur biasanya adalah orang yang mempunyai kekuatan batin yang kuat yang dilandasi dengan bersihnya hati. Orang yang dapat bertemu dengan Air Tidur biasanya orang-orang yang tidak takabur, penyabar, sederhana dalam kehidupannya, senang laku tirakat, senang berbuat baik, jujur, dan tidak ambisi/serakah terhadap dunia berlebihan.

Demikianlah perihal misteri Air Tidur yang pada dasarnya merupakan salah satu keistimewaan dari Yang Maha Kuasa. Bahkan sangat dipercaya bagi siapa saja yang mendapatkannya akan mendapatkan keistimewaan kedigdayaan bila bisa meminum air yang tidur tersebut.

Masih dalam penuturan Almarhum pembimbing spiritual saya tentang perihal Air Tidur kapan waktunya? Menurut beliau, Air Tidur tersebut dari pengalaman yang pernah menumpai, kebanyakan dari mereka menjumpainya pada waktu tengah malam. Namun untuk sekedar diketahui disini, bahwa Air Tidur/berhenti mengalir waktunya hanya sebentar sekali,boleh dibilang sekejap mata saja. Hal ini terasa apabila pada air terjun. Air terjun tersebut akan berhenti tanpa air mengalir itu jatuh, bisa dibayangkan betapa sangat uniknya. Pada pengalaman almarhum pembimbing spritual penulis yang pernah mendapati Air Tidur tersebut, beliau sangat tercengang saat mau mengambil air wudlu di air pancuran, tiba-tiba saja air tersebut berhenti di udara (dari pipa bumbung bambu ke bawah/air seperti benda padatn tidak bergerak dan menyambung antara air yang mengalir dari bambu sebagai pipa pancuran), baru setelah disentuh untuk wudlu bergerak seperti biasa.

Permasalahannya sekarang kenapa, bisa jadi dua orang yang bersamaan yang satu bisa melihat dan yang satu tidak bisa melihat. Dari sinilah saya sebagai penulis artikel ini menyimpulkan secara pribadi bahwa Air Tidur merupakan salah satu kejadian gaib yang terjadi di alam ini. Akhirnya Maha Suci dan Agung Allah pencipta sekalian alam. Cukup kata, mohon maaf segala kekurangan dan menunggu masukan baik kritik atau sarang untuk menambah wawasan. Wassalam, matur nuwun

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | | 01 September 2014 | 17:08

Catatan Pendahuluan atas Film The Look of …

Severus Trianto | | 01 September 2014 | 16:38

Mengulik Jembatan Cinta Pulau Tidung …

Dhanang Dhave | | 01 September 2014 | 16:15

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 7 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 7 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 11 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemenang Putri Indonesia di Belanda Bangga …

Bari Muchtar | 8 jam lalu

Penanggulangan Permasalahan Papua Lewat …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Antara Aku, Kamu, dan High Heels …

Joshua Krisnawan | 8 jam lalu

Rakyat Dukung Pemerintah Baru Ambil Jalan …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Masa Orientasi, Masa Di-bully; Inikah Wajah …

Utari Eka Bhandiani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: