Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Taopik Hidayat

www.taohidsonline.com

Aku Berlindung Kepada Allah dari Godaan Setan yang Terkutuk

OPINI | 03 June 2013 | 00:15 Dibaca: 994   Komentar: 0   0

Allah ta’alaberfirman, yang artinya:

“Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (An-Nahl: 9)

“A’udzu billahis samii-il a’liimi, minasy syaiythaanirrajiim.”

Yang artinya, “Aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari setan yang terkutuk.” (Riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi dengan sanad hasan)

A’udzu billahi minasy syaiythaanirrajiim, min hamazihi, wa nafkhihi, wa naftsihi.”

Yang artinys, “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk, dari semburannya (yang menyebabkan gila), dari kesombongannya, dan dari hembusannya (yang menyebabkan kerusakan akhlaq).” (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, Ad-Daraquthni, Hakim dan disahkan olehnya serta oleh ibban dan Adz-Dzahabi)

Dari tiga dalil di atas yang saya kutip, menunjukan bahwa begitu pentingnya melindungkan diri kepada Allah dari godaan setan, sebelum kita melakukan sesuatu.

Namun saya menulis ini bukan untuk membahas hal tersebut..

Sudah lumrah, sudah pada tahu, bahkan anak SD pun tau arti dari A’udzubillahiiminassaytoniraziim.

yang berarti: ” aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk “.

Dari satu ayat Qur’an di atas, banyak sekali timbul pertanyaan yang timbul dalam benak saya.

1. Siapa yang harus berlindung?

2. Kepada siapa kita berlindung?

3. Kenapa kita harus berlindung?

4. Pada apa-Nya kita berlindung?

5. Kenapa setan di kutuk?

6. Kapan setan di kutuk?

7. Apa sekarang masih di kutuk?

8. Dari apanya setan kita harus berlindung?

9. Kenapa setan tidak di musnahkan saja?

Menurut saya, bila mangkaji dan mencari jawaban dari satu ayat ini saja, ketebalan buku 300 halaman, mungkin tak akan cukup.

Maka bila anda sudah tahu semua jawaban dari semua pertanyaan diatas, silahkan abaikan tulisan ini.

Namun bila anda belum tahu, mari kita mengaji bersama-sama.

Terima kasih.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Meriah Nobar Relawan di Episentrum Kalla …

Indra Sastrawat | | 20 October 2014 | 12:56

Terima Kasih Juga Untuk Ibu Ani Yudhoyono …

Gapey Sandy | | 20 October 2014 | 13:35

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Gajimu Bukan Segala-galanya …

Jazz Muhammad | | 20 October 2014 | 13:41

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Dilantik, Bye-bye Skandal Pajak BCA …

Amarul Pradana | 6 jam lalu

Standing Applause, Bagi Kehadiran Prabowo …

Abah Pitung | 8 jam lalu

Beda Perayaan Kemenangan SBY dan Jokowi …

Uci Junaedi | 9 jam lalu

Ramalan Musni Umar Pak Jokowi RI 1 Jadi …

Musni Umar | 11 jam lalu

Jokowi Dilantik, Pendukungnya Dapat Apa? …

Ellen Maringka | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Mie Instan vs Anak Kost (Think Before Eat) …

Drupadi Soeharso | 9 jam lalu

Tanpa Disangka Sangka Teman Saya Memberikan …

Taufiq Rilhardin | 10 jam lalu

Peringatan Awal Anas Urbaningrum untuk …

Jblues | 10 jam lalu

Demokrasi dalam Cangkir Kopi …

Fery Nurdiansyah | 10 jam lalu

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: