Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Dee Hwang

22 years old. im violinist, a writer and frelancer painter. feel free to read my selengkapnya

Alhamdulillah, Harapan 2 Gadis Ogan Ilir 2013

REP | 26 May 2013 | 00:49 Dibaca: 366   Komentar: 3   1

Get out from your comfort zone, and you will see many big things are prepared for you

yay, it was fun anyway. :D saya mengikuti ajang pemilihan bujang gadis untuk pertama kalinya. TM dimulai tanggal 20 mei, dapet nomor 66 :p sempet deg degan karena takut angka sial, *angka 666* hahaha.

Dari seratus-an peserta di eliminasi jadi 20 peserta gadis dan bujang, tes tulis tanggal 21 mei dengan 100 pertanyaan multiple choice dan 15 pertanyaan essai. kemudian disisihkan lagi jadi 7 pasang melalui tes wawancara dengan 5 juri. bidangnya macam-macam, ada tentang psikologi, tentang pengetahuan dasar budaya OI tentu saja, kemampuan bahasa inggris, kepribadian serta penelusuran minat dan bakat. khusus minat dan bakat saya menampilkan permainan biola kemudian vokal. ngobrol sama kak bowo yang paling seru, beliau minta dilukiskan di tempat langsung waktu kemarin dan saya cekikikan karena melukis jelas membutuhkan waktu lama setidaknya satu jam untuk mendapat hasil yang bagus. ya salam, saya pasrah saja kalau hasilnya tidak memuaskan. hahaha. kemudian saya baru tau bahwa beliau punya band yang mengisi soundtrack di film catatan akhir sekolah. The Monophones. tadi siang saya ngecek dan ternyata memang lagunya bagus, ada nuansa pop klasik tapi tidak begitu kental, liriknya juga bagus, judulnya Rain of July. you gotta check this one out :)

kembali ke bujang gadis tadi. Alhamdulillah saya masuk 7 besar. selanjutnya saya dan finalis lainnya dikarantina di LPMP selama 2 hari sejak tanggal 23-24 mei. what a full schedule dan hanya sempat tidur satu jam. mulai dari city tour. kunjungan ke beberapa tempat wisata di ogan ilir. miris melihat jalan menuju ke kampung tenun BNI di desa muara penimbung. rusak semua. padahal tempat wisata ini potensinya besar untuk dikembangkan, semoga segera diperbaiki karena sayang sekali, kain-kain disana bagus, dan desainnya up to date. ada gaun untuk cewek-cewek, ada kain untuk cowok-cowok yang desainnya cerah dan gak norak :) kita juga lihat proses pembuatannya langsung, jadi inget dayang sumbi entah kenapa. hahaha.

selanjutnya kunjungan interview di 100,4 indralaya radio ogan ilir. dikenalkan beberapa ruangan, dari ruangan master hingga ruangan untuk recording juga ada. :D

selanjutnya ikut kelas table manner dilanjutkan public speaking bersama kak fikri syahreza. seru, dapet ilmu mulai dari cara bicara yang baik, mulai dari gesture, intonasi dan sebagainya, terus dapet masukan tentang outfit saya yang sebenernya sering “acak adul” hahaha. malam harinya kita latihan blocking panggung dan nari di gedung caram seguguk sampai malam. pagi hingga subuh hari ketemu senior, ngobrol, sharing, kemudian tidur.

lanjut olahraga kemudian ikut beauty class bersama wardah dengan 4 orang yang bertanggung jawab ngajarin kita cara pake make up. para bujang juga mesti pakek walaupun artinya cuma dipoles bedak. hahaha. jelas haruslah, penampilan masih tetep harus dijaga karena first impression ketika ketemu orang itu penting sekali.

selanjutnya berganti pakaian daerah dan photoshot di rumah adat Ogan Ilir di desa tanjung sejaro. letaknya tepat di pinggir jalan lintas timur km 42 atau 3 km dari pusat kota. saya kebagian baju warna biru dan merasa jadi kembang desa. :p


Balik lagi ke gedung caram seguguk. latihan lagi. Kembali ke asrama, mandi, makan, kemudian make up. ganti gaun malam and we were ready to the show. Di dalem bus kita gak berhenti-hentinya berdoa. semoga sukses dan acaranya lancar. Deg-degan luar biasa tapi semua terasa pecah karena saya tahu saya bukan satu-satunya yang merasa demikian. Senang rasanya kita bisa rame rame dan kenal finalis lain yang gak kalah kerennya. :D

Acara dimulai dan hal pertama yang mesti dilakukan adalah catwalk. Jalan di depan penonton menuju panggung dengan gaun malam. Selanjutnya opini finalis, dan pengumuman 3 besar. Masing-masing diselipi nyanyian ataupun fashion show oleh BGOI2012 menggunakan busana dadoe management. gosh, saya naksir kebaya-kebayanya, bagus bagus :D

sampai acara berakhir, dan saya gak dapet ke 3 besar, tapi sudah sangat bersyukur sekali dapet harapan 2 dan jadi bagian dari keluarga besar bujang gadis ogan ilir. :) what a really great experience mengingat ini pertama kalinya saya ikut kegiatan seperti ini. selanjutnya akan banyak tanggung jawab besar yang dipegang dan dijalankan. just wish me luck. God Bless me, and YOU! :D

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nasib Buruh Migran di Pintu Akhir …

Eddy Mesakh | | 19 December 2014 | 12:57

Dengan Google Street Kita Bisa …

Daniel H.t. | | 19 December 2014 | 09:34

Tim “Hantu” Menpora Berpotensi …

Erwin Alwazir | | 19 December 2014 | 12:47

Tiga Seniman “Menguak Takdir” …

Ajinatha | | 19 December 2014 | 09:08

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 7 jam lalu

Inilah Drone Pesawat Nirawak yang Bikin …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Seorang Manager Menjadi Korban Penipu …

Fey Down | 14 jam lalu

Meramu Isu “Menteri Rini Melarang …

Irawan | 14 jam lalu

Luar Biasa, Kasus Lapindo Selesai di Tangan …

Hanny Setiawan | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: