Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Emin Ngkaapo

Pecandu buku , buku adalah kekasih setia

Versi Malaysia, Ahmad Fatanah Punya Banyak “Hubungan Sulit”

OPINI | 24 May 2013 | 19:38 Dibaca: 663   Komentar: 0   0

Uang yang dikucurkan kepada lebih 40 wanita dari AF adalah bermuara pada hubungan sulit. Kalau di Malaysia, selingkuh diistilahkan dengan hubungan sulit. Kalau istilah ini diterapakan pada kasus AF memang mengena. Hubungan AF dengan para perempuan -perempuan cantik ini menjadi sulit. Para perempuan cantik itu mengalami kesulitan , pun demikian pula dengan AF. Kesulitan -kesulitan yang yang ditimbulkan oleh AF, dikarenakan begitu banyak rekening yang harus diperiksa satu persatu. Uang ini menjadi sulit dilacak tanpa bantuan PPATKA . Dan ketika semua terbongkar, masyarakat pun sulit percaya. Uang haram yang berjumlah puluhan milyar rupiah ini , tanpa kesulitan dikucurkan dari AF kepada para perempuan cantik. Uang yang seharusnya milik masyarakat yang kesulitan hidup, dihimpit berbagai macam kenaikan harga kebutuhan pokok telah di disulitkan hidupnya oleh kasus ini. Akibat kongkalingkong, harga daging di beberapa daerah menembus angka 100 ribu rupiah perkilo. Maka sudah sepantasnya KPK membongkar semua hubungan sulit AF dengan siapapun  termasuk  dengan para  petinggi partai yang ” tidak perlu disebutkan namanya” kalau istilah yang dipakai dalam  Film Hary Potter untuk menggambarkan ” Veldemord”.

Agar” hubungan -hubungan sulit”  ini menjadi jelas, maka langkah KPK menyita semua harta para perempuan yang masuk dalam daftar hubungan sulit dengan AF perlu diapresiasi. Uang itu uang negara. Negara mendapatkanya dari rakyat kecil dengan cara menarik pajak. Dan rakyat menunggu-nunggu hasil akhir dari drama skandal terbesar ” hubungan sulit” abad ini. Benar -benar sulit dipahami,……..:)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 9 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Menuju Organisasi Advokat Muda yang …

Valerian Libert Wan... | 7 jam lalu

Semoga Jokowi-JK yang Membuka Indonesia …

Bambang Trim | 7 jam lalu

Dialog Sunyi dari Hati ke Hati dengan Gus …

Puji Anto | 8 jam lalu

Satu Lagi Atlet Muslim Yang Di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Eksposisi, Argumentasi, Deskripsi, Narasi, …

Sigit Setyawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: