Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Mila P Utami

penyuka para pembelajar

Di Mata Najwa “Sipir Ketok Pintu Narapidana di LP Sukamiskin”

OPINI | 23 May 2013 | 09:14 Dibaca: 557   Komentar: 3   1

Nonton tayangan mata najwa metro tv ada yang menggelitik sisi humoris saya. Bagaimana tidak, saat ingin masuk ke sel Adrian waworuntu terpidana pembobol BNI, setelah sipir penjara membuka gembok luar pintu sel, sang sipir harus mengetuk pintu sang terpidana, kata sipir “pak Adrian…*tok..tok..*, pak adrian..*tok..tok..*, mohon buka pintunya pak..” *ngakak guling-guling, terus nyengiiirrrr…miriiiisss*. Sepanjang saya nonton film-film action Amerikah, belom pernah menemukan ada adegan yang memperlihatkan sipir mengetuk pintu sel terpidana.

1369274969764919733

Mata Najwa : Penjara Istimewa (22/05/2013)

Nah yang lucu-nya lagi tiba-tiba *jreeenngg..* muncul Deni Indrayana, wamenkumham yang mungkiinn..ceritanya tuh lagi sidak dengan menggandeng program mata najwa. Entah wamenkumham yang ngajak atau program mata najwa-nya yang ngajak, dunno, let skip it. Timbul kembali pertanyaan besar dalam fikiran dan jiwa saya. Apakah yang sudah dilakukan DI ini penting ? lalu mengapa sidak di malam hari pake bawa jurnalis TV *ngikutin KPK.. ^^*? apa maksudnya ? apakah pencitraan ? apakah ini permintaan masyarakat ? teruuss..jika masyarakatnya udah tauuu…apa yang di dapat oleh masyarakat luas ? kepuasan karena keingintahuannya terpenuhi ? saya sebagai masyarakat menjawab “TIDAK tuhh..”.

Masyarakat akan puas jika pemerintah menegakkan hukum secara adil dan tegas. Saya berandai-andai begini “setelah sidak malam tersebut, first step minimal DI akan menyita semua iPad iPod laptop dan barang-barang mewah lainnya yang terlihat saat sidak *kayak guru-guru di sekolahan J*, 2nd step DI lakukan perbaikan terhadap SDM di LP Sukamiskin dengan mempekerjakan para pegawai yang punya integritas dan anti terima riswah (suap) *jika diperlukan rekrut tuh kader-kader PKS, kebanyakan dari mereka itu anti riswah, meskipun fitrahnya juga sama-sama butuh uang, tapi kebanyakkan dari mereka jiwa hedonisnya sudah terpasung dengan kecintaan-nya pada Allah dan Rasulullah, rerata mereka gak akan ikhlas memberi nafkah keluarga-nya dengan harta yang tidak halal J*, 3rd step lakukan pemiskinan fasilitas sel terhadap narapidana tipikor baik di LP Sukamiskin maupun di LP-LP lainnya”. Sekian. Tk.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 5 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 7 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 9 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 8 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 8 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 9 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 10 jam lalu

Bank Papua, Sponsor Tunggal ISL Musim Depan …

Djarwopapua | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: