Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Andri Kurniawan

Saya adalah seorang penulis Kristen. Saya sangat suka menulis Pelajaran Alkitab. Tuhan Yesus Kristus mengasihi selengkapnya

Hidup Menerima Tuhan

OPINI | 18 May 2013 | 21:23 Dibaca: 136   Komentar: 0   0

Tuhan Yesus Kristus mengajarkan kepada kita bahwa tidak semua orang mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat - Nya, tetapi semua orang yang menerima Dia diberi - Nya kuasa supaya menjadi anak - anak Tuhan, yaitu mereka yang percaya dalam nama - Nya, orang - orang yang diperanakkan oleh Tuhan secara rohani. Inilah yang dinamakan oleh Yesus dengan ” Kelahiran Baru “. Tuhan bersabda : ” Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh - Nya, tetapi dunia tidak mengenal - Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan - Nya, tetapi orang - orang kepunyaan - Nya itu tidak menerima - Nya. Tetapi semua orang yang menerima - Nya diberi - Nya kuasa supaya menjadi anak - anak Tuhan, yaitu mereka yang percaya dalam nama - Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki - laki, melainkan dari Tuhan. ” ( Yohanes 1:10-13 ).

Senantiasa ada penolakan dan penerimaan terhadap Yesus dari manusia. Apakah kita adalah manusia yang menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat ataukah manusia yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat ? Oleh karena itu, Yesus bersabda : ” Barangsiapa makan daging - Ku dan minum darah - Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. ” ( Yohanes 6:54 ).

Barangsiapa makan daging Yesus dan minum darah Yesus memiliki makna yaitu orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Betapa beruntungnya kita yang telah diselamatkan oleh Yesus melalui iman kita kepada - Nya bahwa Dia adalah Tuhan dan Juruselamat kita. Dan kemudian, Yesus memberikan kepada kita kuasa - Nya supaya kita tetap menjadi anak - anak - Nya. Itulah kuasa Roh Kudus. Yesus bersabda : ” Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi - Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. ” ( Kisah Para Rasul 1:8).

Yesus mencurahkan Roh Kudus - Nya kepada kita, sehingga kita menerima kuasa - Nya, kita hidup dalam kuasa - Nya, dan kita menjadi saksi - Nya ke seluruh dunia. Sejak hari Pentakosta, hari lahirnya gereja Yesus, dua ribu tahun yang lalu, sepuluh hari sesudah Yesus naik ke Sorga, Yesus terus - menerus mencurahkan Roh Kudus - Nya kepada anak - anak - Nya, sehingga anak - anak - Nya terus - menerus memberitakan Injil - Nya ke seluruh dunia. Di setiap generasi, segala bangsa telah menjadi milik Yesus selama - lamanya. Dan di akhir zaman ini, kita sedang melihat puncak dari pekerjaan Roh Kudus, yang memimpin gereja Yesus memberitakan Injil Yesus kepada segala bangsa. Maka, dalam Kerajaan Sorga berkumpullah segala bangsa yang menyembah Yesus dan melayani Dia selama - lamanya. Janganlah menolak Yesus. Marilah kita tetap hidup dalam Tuhan Yesus Kristus selamanya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Mudik? Optimalkan Smartphone Anda! …

Sahroha Lumbanraja | | 23 July 2014 | 02:49


TRENDING ARTICLES

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 13 jam lalu

Kalah Karena Dicurangi? Belajarlah pada …

Ipul Gassing | 14 jam lalu

Prabowo Subianto Tolak Pilpres 2014, Berarti …

Danny Ph Siagian | 15 jam lalu

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 22 July 2014 09:57

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 22 July 2014 09:20

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: