Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Emin Ngkaapo

Pecandu buku , buku adalah kekasih setia

“Kalau Tidak Menikah”, Bahagia, Kenapa Tidak?

OPINI | 15 May 2013 | 21:29 Dibaca: 342   Komentar: 0   0

Baru dapat email dari seorang kawan, yang menulis tentang pernikahan secara satire. Prinsipnya memang lumayan melawan arus. “Kalau tidak menikah dan bisa bahagia” kenapa tidak? Saya dan dia memang punya prinsip baigaikan bumi dengan langit” .Kalau saya meletakan prinsip bahwa hidup normal adalah hidup berkeluarga , maka dia sebaliknya. Saya ingat persis, kawan ini punya kecerdasan diatas rata-rata. Dia punya dua gelar master, satu dari dalam negeri dan satu dari Belanda.

Kawan ini juga punya wajah yang lumayan cantik. Ada beberapa orang yang sudah melamarnya , namun ditolaknya mentah-mentah. Alasannya sederhana, tak satupun dari mereka yang bisa memahami dia. Konteks memahami tentu saja ala dia. Dia tidak mau kalau berumah tangga hanya sekedar menepis isu : PERAWAN TUA DAN TIDAK LAKU. Menurutnya apapun alasan pernikahan tujuan kebahagian adalah yang utama. Ada beberapa hal yang dijadikan alasan mengapa dia begitu menikmati kesendiriannya. Saya katakan menikmati, karena dia tidak peduli dengan sindiran dan gunjingan orang tentang mengapa dia memilih jalan radikal ini.

1. Dia tidak ingin jadi ATM, kalau misalnya dia memutuskan secara terburu-buru  dan menjatuhkan pilihan pada orang yang salah hanya karena emosi sesaat. namun sungguh, dia bukan orang yang pelit. Dia gampang terenyuh dan mudah bersedekah.

2. Dia tidak mau menikah hanya karena alasan konyol,,semisal karena gunjingan dari sabang sampai merauke, dari tetangga sampai kolega, dari penjual ikan sampai tukang kredit. Baginya menikah adalah dengan orang tepat.

3.Dia tidak mau dijadikan istri idaman lain, kamus menganggu rumah tangga orang disingkirkan jauh-jauh dari hidupnya. Dia banyak tertawa. Baginya tidak menikah bukan berarti  kimat. enjoy your life, hidup terlalu berguna untuk memikirkan hal-hal yang tidak jelas.

4. Tidak menikah bukan aib……ngapain malu? dia kan tidak merugikan orang lain. Hidup-hidupnya kok yang repot orang lain. Dia bahagia , kok orang lain sewot?….(mayoritas orang indonesia suka bergunjing )

5. Dia tidak punya prinsip ” telat menikah’ memang janjian sama siapa? kalau telat itu, kita berjanji sama seseorang dan kita datang terlambat , jelas tidak ada telat dalam pernikahan. Memangnya, kita janjian sama siapa? logika yang masuk akal

6. Hidup singkat jadi jangan terlalu di frosir tenaga, pikiran dan waktu hanya untuk bertanya -tanya dan kemudian menyalahkan keadaan mengapa belum -belum menikah juga. Jadilah pribadi yang bermanfaat  bergunalah untuk orang banyak.

Pelajaran moral yang saya dapat  dari kawan saya itu, bahwa jangan suka mengkritik dan mengomentari hidup orang. Siapa tahu dia lebih bahagia dari kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompetisi Tiga Ruang di Pantai-Pantai Bantul …

Ratih Purnamasari | | 18 September 2014 | 13:25

Angkot Plat Kuning dan Plat Hitam Mobil …

Akbarmuhibar | | 18 September 2014 | 19:26

Koperasi Modal PNPM Bangkrut, Salah Siapa? …

Muhammad | | 18 September 2014 | 16:09

Tips Hemat Cermat selama Tinggal di Makkah …

Sayeed Kalba Kaif | | 18 September 2014 | 16:10

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Jokowi Seorang “Koki” Handal …

Sjahrir Hannanu | 9 jam lalu

Indra Sjafri Masih Main-main dengan …

Mafruhin | 10 jam lalu

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 13 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 14 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Ditemukan: Pusat Tidur Dalam …

Andreas Prasadja | 9 jam lalu

Museum Louvre untuk First-Timers …

Putri Ariza | 9 jam lalu

Cinta dalam Botol …

Gunawan Wibisono | 9 jam lalu

Wisata Bahari dengan Hotel Terapung …

Akhmad Sujadi | 9 jam lalu

Jurus Jitu Agar Tidak Terjadi Migrasi dari …

Thamrin Dahlan | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: