Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Sofian Munawar Asgart

SOFIAN MUNAWAR ASGART. Lahir di Garut, Jawa Barat 29 Desember 1969. Master FISIPOL-UGM dengan mengambil selengkapnya

Ahmad Fathonah

OPINI | 09 May 2013 | 13:02 Dibaca: 1580   Komentar: 6   1

1369449673871274022

sumber: modifikasi manalika.com

Adalah William Shakespeare yang begitu tenar dengan salah satu ungkapannya, what’s in a name? yang seringkali diikuti dengan frasa: a rose by any name would smell as sweet. Bagi Shakespeare, sekuntum mawar meskipun diubah namanya jadi bebek sekalipun toh ia akan tetap harum mewangi, cantik, dan menarik. Demikian juga sebaliknya …

William Shakespeare boleh bilang  “apalah arti sebuah nama …”, tapi bagi sebagian besar kita orang Indonesia nama itu sangat penting karena di dalamnya terkandung harapan dan doa. Ayah saya konon katanya memberi  nama saya “munawar” dengan harapan menjadi orang yang senantiasa diterangi (mungkin karena kulitku hitam, hehehe … J). Demikian pula orang yang namanya Nur atau Noor yang artinya cahaya. Bisa jadi pemberi nama menaruh harapan agar kelak orang yang menyandang nama itu menjadi cahaya penerang, penuntun dan teladan bagi orang-orang di sekelilingnya.

Tentu bukan hanya dalam bahasa Arab. Dalam bahasa lain pun, misalnya dalam bahasa Inggris, ketika seseorang diberi nama Luky atawa Lucky mudah dipastikan bahwa pada nama itu telah ditambatkan harapan agar senantiasa menjadi orang bejo dengan segala keberuntungannya. Dalam bahasa Jawa, misalnya nama Gunawan atau Budiman sering banyak dipakai dengan pengharapan penyandang nama itu menjadi orang yang “banyak berguna” dan menjadi orang yang berbudi luhur, berperangai baik, menjunjung tata-nilai dan etika. Singkatnya, nama menjadi harapan dan doa bagi pemiliknya! Pun demikian halnya pada pemilik nama: Ahmad Fathonah.

Ahmad Fathonah adalah nama yang indah. Bukan hanya indah, nama ini juga mengandung makna yang sangat baik. Ahmad sering menjadi sebutan atau nama lain dari Nabi Muhammad. Sementara Fathonah menjadi salah satu nama/julukan/sifat sekaligus salah satu parameter kenabian, selain “Siddiq” (benar), “Amanah” (jujur, dapat dipercaya) dan “Tabligh” (penyampai, komunikator yang baik). Dalam bahasa Arab, Ahmad mengandung arti terpuji. Sementara Fathonah berarti pintar atau cerdik. Jadi Ahmad Fathonah tentu begitu diharapkan orang tua atau pemberi nama itu agar menjadi orang pintar nan terpuji, dua sifat dan sikap etik-profetik yang begitu diidealisasikan.

Saya membayangkan orang tua atawa pemberi nama itu kini sedang berbahagia karena mungkin sebagian doa dan harapan yang ditambatkan pada Ahmad Fathonah kini sudah terbukti. Ahmad Fathonah adalah orang yang pintar dan kini banyak dipuji. Bukan saja karena keberhasilannya menjadi makelar sapi, tapi juga ia bisa menaklukan beberapa petinggi negeri, merepotkan namun sekalgus membuat iri para polisi. Semenjak namanya tersangkut korupsi impor sapi, wajahnya hampir saban hari menghiasi layar televisi, menjadi buah bibir di seantero negeri. Kini ia juga banyak dipuji dan digandrungi bidadari, karena pintar berbagi hasil korupsi. Sungguh ini sebuah ironi …  :((

@sofianasgart

1369449552523622675

sumber: kompas.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Mencintai Alam Ala Kebun Wisata …

Rahab Ganendra 2 | | 31 October 2014 | 23:42

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 4 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 5 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 6 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Kisruh Parlemen, Presiden Perlu Segera …

Stephanus Jakaria | 7 jam lalu

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

The Frame …

Diana Wardani | 7 jam lalu

BKN Diminta Bersikap Tegas …

'acha 'muh ... | 7 jam lalu

Teh Rasa Kopi …

Kopi Keliling | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: