Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Athif Arrudin

lahir tanggal 1 april 1994

Pentingnya Menerapkan Budaya Gotong-royong terhadap Generasi Muda

OPINI | 08 May 2013 | 07:45 Dibaca: 306   Komentar: 0   0

Gotong royong merupakan suatu hal yang dilakukan untuk memperingan suatu pekerjaan. Gotong royong lebih cenderung pada suatu kebersamaan untuk mencapai suatu Tujuan. Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut Ideologi ke gotong Royongan. Ideologi Gotong royong ini juga terdapat pada Ideologi pancasila. Sejak era orde lama pun Presiden pertama Indonesia juga sering berkata tentang makna “ Berdikari”berdiri diatas kaki sendiri. Berdikari tersebut sebenarnya sudah mengandung makna Gotong royong, bangsa Indonesia harus berbondong bondong, bekerja sama, bersusah payah untuk mensejahterakan dan membangun bangsa Ini tanpa ada Intervensi dari bangsa lain. Hal tersebut sudah mengandung makna gotong royong. Dengan bergotong royong kita dengan sepenuh hati dapat menyelesaikan suatu permasalahan.

Dengan kemajuan teknologi dan kehidupan serba canggil ini budaya gotong royong saat ini susah diterapkan. Masyarakat lebih suka yang serba instan dan cepat saji dengan menggunakan teknologi tanpa memakai bantuan orang lain.

dampak dari teknologi yang semakin canggih generasi muda sekarang sudah mulai melupakan makna dari gotong royong dengan menerapkan pola hidup konsumtif dan individualis,berbeda sekali dengan pola hidup bergotong royong yaitu bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.

Dengan menerapkan budaya gotong royong terhadap generasi muda diharapkan terjadinya rasa saling membantu,tidak adanya permusuhan di masa yang akan datang,dan memperkuat rasa tenggang rasa terhadap sesama.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Tips Ibu Jepang Menyiasati Anak yang Susah …

Weedy Koshino | | 22 October 2014 | 08:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 2 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 2 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 3 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 4 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Inaq Marhaeni, Cerita Lain dari Pulau Seribu …

Maya Rahmayati | 7 jam lalu

Mungkinkah Takdir Itu Bisa Dirubah? …

Jejen Al Cireboni | 7 jam lalu

4 Keunikan Krisna Pusat Oleh-oleh Khas Bali …

Rizky Febriana | 7 jam lalu

Menyambut Harapan Baru dengan Kerja Nyata …

Saikhunal Azhar | 7 jam lalu

Saksi Sejarah Bangsa …

Idos | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: