Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Suharyadi Syahramadhan

Aku Anak La - Pelinge Belitong

Wawancara dengan Mas Tukang Warteg

REP | 06 May 2013 | 11:21 Dibaca: 414   Komentar: 1   2

Saya: Assalamualaikum. Permisi mas…

Narasumber: Waalaikumsalam. Ya, ada yang bisa saya bantu dek???

saya: Ya mas, bisa minta waktunya sebentar. Saya mau mewawancarai mas boleh???

Narasumber: Oh boleh kok, memang mau wawancara apa dek???

saya: Saya mau mewawancarai mas tentang “Bermasyarakat dan Berkebudayaan”. Pertama – tama saya mau tahu dulu identitas mas??

Narasumber: Nama saya Tamsikhun, biasa dipanggil Tamsi. Saya lahir di Tegal, pada tanggal 3 Oktober 1987. Status saya sekarang masih lajang atau belum menikah.

Saya: Kapan pertama kalinya mas Merantau?

Narasumber: Saya pertama kali Merantau ke kampung orang, pada tahun 2007. Tapi kalo tanggal sama bulannya saya udah lupa, ya Kira – kira 5 tahun yang lalu dek.

Saya: Dimana pertama kalinya mas Merantau??

Narasumber: Pertama kali saya merantau diJakarta, dan ini adalah yang kedua kalinya saya merantau di daerah yang berbeda.

Saya: Bagaimana rasanya pertama kali mas Merantau??

Narasumber: Rasanya kalau pertama kali Merantau sih, pasti agak berat. Apa lagi meninggalkan keluarga yang saya cintai, rumah, teman – teman dan kampung halaman. Dan disini saya harus bisa bersosialisasi dengan masyarakat yang baru, dan itu semua membutuhkan waktu yang cukup lama.

Saya: Bagaimana proses mas menjalani kehidupan disini??

Narasumber: Proses saya menjalani kehidupan disini adalah dengan cara bekerja, untuk bertahan hidup. Dan saya juga mempunyai motivasi tinggi untuk mengembangkan usaha saya, supaya lebih maju kedepannya. Saya juga tidak pantang menyerah dan putus asa, walaupun usaha warteg menurun dan saya akan berusaha untuk mengembalikan keadaan Warteg lebih meningkat dari sebelumnya.

Saya: Mengapa mas mau Merantau kekampung orang??

Narasumber: Tujuan saya merantau kekampung orang adalah untuk memperbaiki kehidupan saya, supaya lebih baik dari sebelumnya.

Saya: Siapa yang memberikan mas Inspirasi, buat membuka Warteg ini??

Narasumber: Yang memberikan saya Inspirasi untuk membuka Warteg ini adalah Keluarga saya.

Saya: Apa pekerjaan mas, sebelum membuka Usaha Warteg ini??

Narasumber: Sebelumnya saya sudah pernah berkerja cukup lama, menjadi Mekanik dikampung.Kemudian baru deh saya membuka usaha ini.

Saya: Apa cita – cita terakhir mas??

Narasumber: Saya mau menjadi Mekanik dan ingin membuka Bengkel, karena itu sesuai dengan bidang saya waktu sekolah dulu diSTM jurusan Teknik Mesin.

Saya: Ini pertanyaan terakhir dari saya mas, apa yang mas ketahui tentang Bermasyarakat dan Berkebudayaan???

Narasumber: Yang saya ketahui tentang Bermasyarakat dan Berkebudayaan adalah, kita harus saling menghargai satu sama lain, walaupun itu berbeda Ras, Suku, Agama, Budaya, Miskin, Kaya, Tua, Muda, dan Siapapun itu, kita harus tetap saling menghargai.

Saya: Ok, sudah selesai wawancara kita malam ini mas. Makasih banyak atas waktu yang telah diberikan kepada saya.

Narasumber: Ya dek, sama – sama.

Saya: Dan saya juga minta maaf, telah mengganggu mas yang sedang berjualan.

Narasumber: ya dek, gak apa – apa.

Saya: assalamualiakum

Narasumber: waalaikumsalm

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sangiang, Pulau Memukau yang Mudah Dijangkau …

Hari Akbar Muharam ... | | 24 May 2015 | 01:37

Beras Plastik Siapa Bermain? …

Musni Umar | | 24 May 2015 | 07:31

Kompasiana Seminar Nasional: Harapan serta …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 15:58

Pahami Screen Time dan Play Time untuk Anak …

Giri Lumakto | | 23 May 2015 | 22:19

Kota Batam Gandeng Yokohama untuk Menjadi …

Isson Khairul | | 23 May 2015 | 20:23


TRENDING ARTICLES

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 5 jam lalu

FIFA, Jangan Heran Indonesia Berani Bekukan …

Mafruhin | 14 jam lalu

Menyoroti Pembangunan Rel Kereta Api di …

Johanis Malingkas | 16 jam lalu

Dua Kali Ke Toilet, Saldo Multitrip Dipotong …

Endang Priyono | 17 jam lalu

Air Mata Ema Tumpah di Korem 151 Binaya …

Rusda Leikawa | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: