Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Suharyadi Syahramadhan

Aku Anak La - Pelinge Belitong

Wawancara dengan Mas Tukang Warteg

REP | 06 May 2013 | 11:21 Dibaca: 340   Komentar: 1   2

Saya: Assalamualaikum. Permisi mas…

Narasumber: Waalaikumsalam. Ya, ada yang bisa saya bantu dek???

saya: Ya mas, bisa minta waktunya sebentar. Saya mau mewawancarai mas boleh???

Narasumber: Oh boleh kok, memang mau wawancara apa dek???

saya: Saya mau mewawancarai mas tentang “Bermasyarakat dan Berkebudayaan”. Pertama – tama saya mau tahu dulu identitas mas??

Narasumber: Nama saya Tamsikhun, biasa dipanggil Tamsi. Saya lahir di Tegal, pada tanggal 3 Oktober 1987. Status saya sekarang masih lajang atau belum menikah.

Saya: Kapan pertama kalinya mas Merantau?

Narasumber: Saya pertama kali Merantau ke kampung orang, pada tahun 2007. Tapi kalo tanggal sama bulannya saya udah lupa, ya Kira – kira 5 tahun yang lalu dek.

Saya: Dimana pertama kalinya mas Merantau??

Narasumber: Pertama kali saya merantau diJakarta, dan ini adalah yang kedua kalinya saya merantau di daerah yang berbeda.

Saya: Bagaimana rasanya pertama kali mas Merantau??

Narasumber: Rasanya kalau pertama kali Merantau sih, pasti agak berat. Apa lagi meninggalkan keluarga yang saya cintai, rumah, teman – teman dan kampung halaman. Dan disini saya harus bisa bersosialisasi dengan masyarakat yang baru, dan itu semua membutuhkan waktu yang cukup lama.

Saya: Bagaimana proses mas menjalani kehidupan disini??

Narasumber: Proses saya menjalani kehidupan disini adalah dengan cara bekerja, untuk bertahan hidup. Dan saya juga mempunyai motivasi tinggi untuk mengembangkan usaha saya, supaya lebih maju kedepannya. Saya juga tidak pantang menyerah dan putus asa, walaupun usaha warteg menurun dan saya akan berusaha untuk mengembalikan keadaan Warteg lebih meningkat dari sebelumnya.

Saya: Mengapa mas mau Merantau kekampung orang??

Narasumber: Tujuan saya merantau kekampung orang adalah untuk memperbaiki kehidupan saya, supaya lebih baik dari sebelumnya.

Saya: Siapa yang memberikan mas Inspirasi, buat membuka Warteg ini??

Narasumber: Yang memberikan saya Inspirasi untuk membuka Warteg ini adalah Keluarga saya.

Saya: Apa pekerjaan mas, sebelum membuka Usaha Warteg ini??

Narasumber: Sebelumnya saya sudah pernah berkerja cukup lama, menjadi Mekanik dikampung.Kemudian baru deh saya membuka usaha ini.

Saya: Apa cita – cita terakhir mas??

Narasumber: Saya mau menjadi Mekanik dan ingin membuka Bengkel, karena itu sesuai dengan bidang saya waktu sekolah dulu diSTM jurusan Teknik Mesin.

Saya: Ini pertanyaan terakhir dari saya mas, apa yang mas ketahui tentang Bermasyarakat dan Berkebudayaan???

Narasumber: Yang saya ketahui tentang Bermasyarakat dan Berkebudayaan adalah, kita harus saling menghargai satu sama lain, walaupun itu berbeda Ras, Suku, Agama, Budaya, Miskin, Kaya, Tua, Muda, dan Siapapun itu, kita harus tetap saling menghargai.

Saya: Ok, sudah selesai wawancara kita malam ini mas. Makasih banyak atas waktu yang telah diberikan kepada saya.

Narasumber: Ya dek, sama – sama.

Saya: Dan saya juga minta maaf, telah mengganggu mas yang sedang berjualan.

Narasumber: ya dek, gak apa – apa.

Saya: assalamualiakum

Narasumber: waalaikumsalm

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Food Truck - Konsep Warung Berjalan yang Tak …

Casmogo | | 23 April 2014 | 01:00

Benarkah Anak Kecil Itu Jujur? …

Majawati Oen | | 23 April 2014 | 11:10

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 4 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 6 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 7 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 8 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: