Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Mengetahui Kecantikan Wanita

OPINI | 03 May 2013 | 18:21 Dibaca: 1239   Komentar: 30   8

13675800322047942256

gambar koleksi pribadi

Siapa yang tak bangga memiliki pacar cantik, wanita mana yang tak akan terbang saat dirinya selalu dipuji sebagai wanita cantik, baik hati, dan tidak sombong. Tentunya hal ini juga makin menguatkan imej wanita itu sendiri, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi lawan jenisnya.

Bagi yang bangga memiliki pacar cantik, anda sebaiknya menunda dulu pengakuan anda akan pacar anda yang cantik, dan silahkan menyimak penelusuran saya dan tim investigasi trang8 ini dulu, mungkin saja klaim anda masih jauh dari sasaran.

Sesuai penelusuran dan pengalaman saya dalam menilai wanita, saya akan berbagi sedikit cara untuk menilai cantik dan tidaknya seorang wanita. Cantik yang saya maksud di sini adalah cantik lahiriyah, atau fisiknya saja, sedangkan untuk kecantikan di dalam diri atau bahasa Rwandanya Inner Beauty saya serahkan kepada pribadi masing-masing, karena saya tidak berhak menebak-nebak atau bahkan memvonis kecantikan dalam diri kalian.

Yang pertama;

Saat dia bangun tidur…

Saya dulu termasuk pramuka yang baik, selalu hadir tepat waktu. Dan kebiasaan ini terbawa sampe saya dewasa dan mengenal wanita. Saya jarang apel ke rumah wanita yang sudah saya hipnotis hingga mau menjadi pacar saya saat malam minggu. Sebelumnya saya apel saat pagi hari, di mana ia baru bangun tidur, tentunya dengan keadaan dirinya yang bisa dibilang ‘amburadul’. Baik dari sisi berpakaian atau wajah yang tanpa make up. Dengan begitu saya jadi bisa menilai secantik apakah pacar saya. Tapi cara ini bisa berakibat blunder, karena setelah tahu pacar saya tak secantik Omaswati, ujung-ujungnya saya di PHK (putus hubungan kekasih) oleh dia gara-gara suka ngatain dia jelek. *prettt*

Yang kedua;

Saat dia makan…

Sejaim-jaimnya wanita cantik (tentunya diperkuat dengan berdandan), akan keluar aslinya saat sedang makan. Pengalaman ini saya dapat ketika untuk kedua kalinya saya berhasil menghipnotis wanita apes untuk saya jadikan pacar. Do’i termasuk wanita cantik, dandanannyapun berkelas, namun saat kami berdua makan, saya memperhatikan cara do’i mengunyah makanan. Jika wanita cerewet, biasanya saat makan ia tidak sungkan untuk berbicara, meskipun mulutnya penuh dengan nasi. Beda dengan wanita kalem, ia akan diam selama makan, tapi ketahuan jelek saat ia menahan sendawa dan tiba-tiba sendawanya pindah ke bawah. *ngekk*

Yang ketiga;

Saat dia bersemedi…

Dan inilah hal yang paling menjanjikan untuk menilai kecantikan seorang wanita. Jika anda punya kesempatan, atau bahkan memiliki hobi mengintip, usahakan anda mengintip pacar anda saat ia sedang bersemedi, atau bahasa kerennya BAB. Nah, secantik apapun wanita, biar kata kecantikannya selevel mpok Atik, namun saat ia mengeluarkan tenaga dalam saat bersemedi, kita akan melihat mimik wajah yang tdak dibuat-buat seperti saat ia berbicara. Tapi cara ini beresiko tinggi, karena di samping butuh keahlian intelegen dalam mengintip, kita juga harus pandai-pandai mengatur nafas, karena saya yakin, secantik apapun wanita, saat ia nongkrong dalam Wc, baunya akan sama dengan yang ada di Wc. *Dorrrrrr!*

*Kabooooooooooooorrrrrrrrrr…..

Masih bangga mempunyai pacar cantik?

Salam Kereria…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: