Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Mengetahui Kecantikan Wanita

OPINI | 03 May 2013 | 18:21 Dibaca: 1254   Komentar: 30   8

13675800322047942256

gambar koleksi pribadi

Siapa yang tak bangga memiliki pacar cantik, wanita mana yang tak akan terbang saat dirinya selalu dipuji sebagai wanita cantik, baik hati, dan tidak sombong. Tentunya hal ini juga makin menguatkan imej wanita itu sendiri, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi lawan jenisnya.

Bagi yang bangga memiliki pacar cantik, anda sebaiknya menunda dulu pengakuan anda akan pacar anda yang cantik, dan silahkan menyimak penelusuran saya dan tim investigasi trang8 ini dulu, mungkin saja klaim anda masih jauh dari sasaran.

Sesuai penelusuran dan pengalaman saya dalam menilai wanita, saya akan berbagi sedikit cara untuk menilai cantik dan tidaknya seorang wanita. Cantik yang saya maksud di sini adalah cantik lahiriyah, atau fisiknya saja, sedangkan untuk kecantikan di dalam diri atau bahasa Rwandanya Inner Beauty saya serahkan kepada pribadi masing-masing, karena saya tidak berhak menebak-nebak atau bahkan memvonis kecantikan dalam diri kalian.

Yang pertama;

Saat dia bangun tidur…

Saya dulu termasuk pramuka yang baik, selalu hadir tepat waktu. Dan kebiasaan ini terbawa sampe saya dewasa dan mengenal wanita. Saya jarang apel ke rumah wanita yang sudah saya hipnotis hingga mau menjadi pacar saya saat malam minggu. Sebelumnya saya apel saat pagi hari, di mana ia baru bangun tidur, tentunya dengan keadaan dirinya yang bisa dibilang ‘amburadul’. Baik dari sisi berpakaian atau wajah yang tanpa make up. Dengan begitu saya jadi bisa menilai secantik apakah pacar saya. Tapi cara ini bisa berakibat blunder, karena setelah tahu pacar saya tak secantik Omaswati, ujung-ujungnya saya di PHK (putus hubungan kekasih) oleh dia gara-gara suka ngatain dia jelek. *prettt*

Yang kedua;

Saat dia makan…

Sejaim-jaimnya wanita cantik (tentunya diperkuat dengan berdandan), akan keluar aslinya saat sedang makan. Pengalaman ini saya dapat ketika untuk kedua kalinya saya berhasil menghipnotis wanita apes untuk saya jadikan pacar. Do’i termasuk wanita cantik, dandanannyapun berkelas, namun saat kami berdua makan, saya memperhatikan cara do’i mengunyah makanan. Jika wanita cerewet, biasanya saat makan ia tidak sungkan untuk berbicara, meskipun mulutnya penuh dengan nasi. Beda dengan wanita kalem, ia akan diam selama makan, tapi ketahuan jelek saat ia menahan sendawa dan tiba-tiba sendawanya pindah ke bawah. *ngekk*

Yang ketiga;

Saat dia bersemedi…

Dan inilah hal yang paling menjanjikan untuk menilai kecantikan seorang wanita. Jika anda punya kesempatan, atau bahkan memiliki hobi mengintip, usahakan anda mengintip pacar anda saat ia sedang bersemedi, atau bahasa kerennya BAB. Nah, secantik apapun wanita, biar kata kecantikannya selevel mpok Atik, namun saat ia mengeluarkan tenaga dalam saat bersemedi, kita akan melihat mimik wajah yang tdak dibuat-buat seperti saat ia berbicara. Tapi cara ini beresiko tinggi, karena di samping butuh keahlian intelegen dalam mengintip, kita juga harus pandai-pandai mengatur nafas, karena saya yakin, secantik apapun wanita, saat ia nongkrong dalam Wc, baunya akan sama dengan yang ada di Wc. *Dorrrrrr!*

*Kabooooooooooooorrrrrrrrrr…..

Masih bangga mempunyai pacar cantik?

Salam Kereria…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Petrus Lengkong, Seniman Dayak, Pensiunan …

Emanuel Dapa Loka | | 20 September 2014 | 08:56

Menilik Kasus Eddies Adelia, Istri Memang …

Sahroha Lumbanraja | | 20 September 2014 | 11:51

Puluhan Kompasianer Tanggapi Ulah Florence …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 10:24

Wow… Peringkat FIFA Indonesia Melorot Lagi …

Hery | | 20 September 2014 | 09:35

Beli Bahan Bakar Berhadiah Jalan-jalan ke …

Advertorial | | 20 September 2014 | 07:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Pernah Disumbang Tahir, Kenapa TNI …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Heboh!Foto Bugil Siswi SMP Di Jakarta …

Adi Supriadi | 6 jam lalu

Kisah Perkawinan Malaikat dan Syaiton …

Sri Mulyono | 7 jam lalu

Beda Kondisi Psikologis Pemilih Jokowi …

Rahmad Agus Koto | 7 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Gas Elpiji 12 Kg dan Elpiji non subsidi …

Asep Wildan Firdaus | 7 jam lalu

Wow! Demi Cinta, Wanita Ini Tinggalkan …

Handarbeni Hambegja... | 7 jam lalu

Sempol, Desa Eropa di Kaki Gunung Ijen …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Memangnya di Sorga Ada Apa?? …

Fenusa As | 8 jam lalu

Menikmati Penyakit Hati …

Orang Bijak Palsu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: