Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Siti Fatimah

kami web yang mebantu mempromosikan produk asli dalam negri , bahakan asli kampung aku, dengan selengkapnya

Berdoa dan Berusaha

REP | 03 May 2013 | 10:03 Dibaca: 106   Komentar: 0   0

Prinsip hidup yang aku ambil adalah  berdoa dan berusaha…

Alhamdulillah sampai detik ini , aku merasa sudah begitu banyak Nikmat yang diberikan oleh Alloh swt terhadap diriku,,,

Aku diberi kenikmatan yang luar biasa, suami yang baik ( bekerja di bengkel mebuat tralis, etalase dll),  dua putri  yang sehat, cantik dan pintar , putri pertamaku Azfa Khoerunnisa ( Ica)  tahun ini mau masuk SD IT dan putri ke duaku Rezky Aulia Putri(Eci)  umur 22 bulan . Mereka adalah penyemangat hidupku,,dan satu lagi Alhamduliilah sudah 8 bulan ini kami tinggak di rumah sendiri alias sudah tidak jadi kontraktor lagi hehe, dan Alhamdulillah kami sekeluarga di beri kesehatan ,  saya dan suami diberi kelancaran dalam bekerja sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari hari walaupun sederhana.

Alhamduliilah terima kasih ya Alloh..

Namun di balik kebahagiaanku aku sangat sedih ketika melihat dan mendengar kabar dari kampung,,,Bapak Gagal Panen lagi,, mamah yang sehari hari berjualan makanan di pasar katanya lagi sepi,,sering merugi,,

Bapak   tiap hari pergi kesawah, mana jauh,,naik sepeda panas panasan,,beliau sering kelelahan dan sakit sakitan maklum usia beliau sudah 58 tahun,,saya salut sama kerja kelas beliau tapi saya sangat teramat sedih ketika mendengar sawahanya gagal lgi panennya ,,padinya pada rubuh karena ada angin dan sebagian ada yg terendam air karna banjir,,

Mamah tiap pagi bangun jam 3 pagi,,dan tidur jam 11 malem,,untuk nyiapin dagangan buat dibawa ke pasar,beliau menempati petakan kecil di pasar setinggil yang kami sewa seharga 1 juta per tahun.  Mamah juala nasi dan lauk pauk sederhana, pelangannya adalah pedagang di pasar setingil. Terkadang rame kadang sepi dan serame ramenya penghasilannya juga sangat minim , kadang hasilnya habis kalau lagi banyak undangan nikahan kata mamaku habis buat kondangan,,,

Sedih banget rasanya melihat orang tuaku yg melahirkanku, yg menyekolahkan aku masih harus bersusah payah di hari tuanya,,,

Ya Alloh Ya Rabb hamba mohon Berilah petunjuk Mu , hamba ingin kedua orang tua hamba sehat, bahagia tidak kekurngan dalam segi materi,,hamba ingin ke dua orang tua hamba bisa menunaikan ibadah haji amiin,

Hamba Yakin dengan doa dan usaha dan tetunya dengan Ridho Alloh hamba bisa mewujudkan mimpi hamba amiin

oleh karena itu usaha nyata ku  adalah membuat web icaeci souvenir sebagai wadah untuk memasarkan produk kerajinan yang dihasilkan oleh masyarakat di kampung.

dan rencannya aku mau nabung dulu buat bapak beli bebek yg bertelur jdi telurnya bisa di kumpulkan dan dijual untuk kebutuhan sehari hari dan mamah aku larang jualan di pasar lagi karna terlalu capek,,mending di rumah bantu bikin souvenir.

Dengan Doa dan Usaha Akan Ku Wujudkan asaku,,

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kabar Burung tentang Bandung: Superhero …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 14:15

Ikhlas, Kunci Ibu Bisa Bahagia …

Sekar Sari Indah Ca... | | 20 December 2014 | 13:33

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Mazagran: Lahir dari Perang, Lalu …

Kopi Keliling | | 20 December 2014 | 13:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 7 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 7 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 8 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 9 jam lalu

Hati Lembut Jokowi Atas Manuver Ical …

Mas Wahyu | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: