Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Masykur A. Baddal

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::. ….Pernah bermukim di negeri kinanah/Mesir +/- 30 selengkapnya

Gawat, Toserba Yogya Bogor Lakukan Manipulasi Timbangan

HL | 28 April 2013 | 18:04 Dibaca: 3469   Komentar: 74   10

13671468841377852146

Stiker harga awal dan harga setelah dipaksa untuk dikoreksi di Toserba Yogya Cimanggu, Bogor.

By. Masykur A. Baddal – Siapa yang mau ditipu? Pasti jawaban yang logis adalah, tidak ada satu orang pun bersedia ditipu. Apalagi setelah membayar dengan sejumlah uang, namun ujung-ujungnya kena tipu juga. Tentu saja akan menimbulkan perasaan yang sangat sakit bagi siapa saja yang mengalami pengalaman tersebut.

Pengalaman di atas justeru penulis alami sendiri, yang hingga kini tetap masih memendam rasa penasaran dan kesal. Walaupun pada saat itu staf bagian timbangan dengan berat hati, berusaha mengoreksi kesalahan fatal tersebut. Tapi, penulis tetap yakin jika manipulasi timbangan itu akan terus mereka jalankan untuk mengeruk untung dari konsumen lainnya.

1367295199800249680

Stiker harga Jambu Crystal, setelah dipaksa reset harga dan sebelum.

Kisah lengkapnya begini. Saat penulis bersama beberapa orang sahabat menuju kampus IPB Bogor melewati jalan ring road baru, tepat di jalan Soleh Iskandar wilayah Cimanggu, karena merasa lelah akhirnya kami memutuskan untuk istirahat sejenak di sebuah mall yang bernama Plaza Indah Bogor. Kebetulan di mall tersebut juga terdapat Toserba Yogya yang konon katanya barang-barang disana dijual dengan harga sangat murah.

Setelah menikmati nasi goreng khas pariangan yang sedikit terasa kelebihan garam, sebelum meninggalkan mall tersebut, kami terlebih dahulu menyempatkan diri belanja di  Toserba Yogya untuk membeli beberapa jenis buah-buahan sebagai cemilan dalam perjalanan. Setelah memilih dan memasukkan buah-buahan tersebut ke dalam kantong pelastik, lalu kami serahkan kepada staf bagian timbangan untuk mengetahui berat dan harganya.

Selesai semua belanjaan ditempeli stiker berat dan harga, lalu kami pun beranjak dari sana, namun sebelum beranjak penulis sempat melirik harga Jambu Kristal yang tidak masuk akal, kok buah jambu hanya tiga biji ukuran sedang, tapi beratnya mencapai 1.5kg. Karena penasaran, penulis mencoba membawa bungkusan buah jambu tersebut ke bagian timbangan untuk dicek kembali. Namun staf Toserba Yogya tetap berkeras, katanya timbangan itu sudah fix karena timbangan mereka rutin diadakan kir, jadi tidak mungkin salah.

Karena penasaran, kami  pun mencari akal bagaimana caranya untuk membongkar manipulasi tersebut. Karena kami yakin tidak mungkin berat buah jambu yang dalam perkiraan hanya 0.50kg bisa menjadi 1.5kg. Belum lagi dengan timbangan jenis buah-buahan lainnya pasti terjadi kecurangan juga.

Akhirnya seorang sahabat nyeletuk, bagaimana jika kita pura-pura minta ditimbangin susu bubuk instant merek Dancow/Nido yang berat fixnya 800gr kepada mereka, dengan dalih mau ngecek harga. Lalu, kami pun sepakat menjalankan ide kocak tersebut. Setelah mengecek di beberapa rak pajangan, susu bubuk itu pun kami temukan, lalu kami membungkusnya dengan pelastik, kemudian seorang sahabat membawanya untuk ditimbang. Apa yang terjadi? Betul saja, susu bubuk tersebut malah beratnya melijit dari 800gr menjadi 1.6.kg. Nah loh…berarti kalian melakukan manipulasi timbangan gumana sahabat itu kepada staf timbangan, kami akan laporkan kalian kepada polisi ancam sahabat pula. Dengan wajah pucat pasi staf timbangan yang tadinya berkeras mengatakan timbangan mereka fix dan benar, berjanji akan mengoreksi semua timbangan buah-buahan yang kami beli tadi.

Dalam hal ini, Toserba Yogya telah melakukan kejahatan dan pencurian hak konsumen. Bagaimana nasip ribuan pembeli  lainnya? Apakah mereka akan merima dengan lapang dada penipuan yang mencapai 700gr per-kilogramnya? Tentu saja tidak. Memang terlihat beberapa wajah ibu-ibu yang kesal kok harganya jadi mahal banget, tapi mereka tidak berani melakukan protes. Setelah penulis berusaha melaporkan manipulasi tersebut kepada penanggungjawab toserba, namun staf Toserba Yogya mengatakan bahwa mereka lagi tidak ada ditempat. Akhirnya karena kesal, kami pun berlalu dari tempat tersebut.

Harapan penulis, kepada pihak yang berwenang segera melakukan uji kir semua timbangan hypermarket khususnya Toserba Yogya, karena dikhawatirkan adanya perlakuan kecurangan secara sistemik demi meraup laba yang lebih besar. Apalagi jika toserba tersebut dapat dengan mudah mengutak-atik setting timbangannya. Pihak kepolisian pun harus berani melakukan sidak, sebab aksi mereka telah merugikan masyarakat di sekitar Cimanggu yang berbelanja di toserba tersebut , karena mereka telah melakukan manipulasi timbangan.

Selanjutnya, kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar Toserba Yogya Cimanggu harus tetap waspada, sebaiknya jika ingin belanja buah-buahan dan sayuran di sana, sebelum ke tempat penimbangan usahakan bawa kemasan makanan kaleng yang mempunyai ukuran fix sebagai perbandingan. Jika merasa ragu dengan hasil timbangan yang mereka lakukan, minta petugasnya untuk menimbang kemasan kaleng tersebut, benar atau tidak ukurannya.

Salam.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 14 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 16 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 17 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Jokowi …

Jamaluddin Mohammad | 10 jam lalu

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 15 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 15 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 15 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 16 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: