Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Gaganawati

Wanita Indonesia di Jerman, ibu rumah tangga, 3 anak; menanam kebaikan saja tidak cukup, teruslah selengkapnya

Horeee, Dapat Paket dari Sahabat Pena di Amrik

OPINI | 27 April 2013 | 00:11 Dibaca: 791   Komentar: 10   10

Sejak SD, saya senang mencari sahabat pena. Entah itu dari majalah atau koran.

Ketika jaman internet mulai menjajah manusia, saya ketularan, nyemplung berselancar di dumay. Untuk menemukan sahabat pena, lebih dipermudah.

Hingga suatu hari, saya menemukan sahabat perempuan dari Burma yang sudah lama tinggal di Amrik.

Hubungan kami tersambung tak hanya lewat dunia maya, tapi merambah hingga kirim-kiriman surat, kartu dan … paket!

Horeeeeeeeee … hari Kamis, 25 April 2013, dapat paket dari Ann di USA ! Thank you, Ann ! God bless.

***

1366996161547818739

Kaos,mainan,kartu pos dan bahan prakarya dari Ann

Pertama kali bertegur sapa di blog yahoo 360 derajat sekitar tahun 2006. Sayang blog ini sudah bubaran. Selain itu, kami juga mengikat komunikasi lewat multiply. Yang ini juga tak bertahan lama. Akhirnya, kami main email, surat dan paket sajalah. Sampai suatu kali kami masih menyambung tali hubungan pertemanan di facebook. Hari gini mana ada yang ketinggalan sama jejaring sosial FB, yak?

Tulisan tangan perempuan ini amat khas. Tanpa melihat tanda tangannya, saya sudah tahu siapa yang menulis. Ann, that’s you !

Kami berulang tahun di bulan yang sama. Ini memudahkan kami untuk saling mengingat . Tahun lalu, saya mendapatkan sebuah kartu dengan lembaran ikan dari plastik yang bisa bergerak-gerak sendiri saat diletakkan di telapak tangan. Fish-fish in my palm, please tell now my fortune. Lucu.

Wanita karir yang gemar menanam dan membikin prakarya ini berhasil menjadi sahabat pena terlama saya, 7 tahun !!! Kami tak pernah bertemu sekalipun namun perasaan dekat dihatinya teramat kuat. Yang kami perbincangkanpun nyaris tak pernah soal pribadi. Paling banter soal nama anggota keluarga dan asal saja.

Selebihnya, soal opini umum saja. Misalnya ; soal bom Texas tempo hari, babagan film seri The Simpson yang sering kami tonton, tentang tempat wisata di Indonesia-Jerman-Amerika dan masih banyak hal menyenangkan lainnya. Yang indah-indah sajalah.

Saya yakin, dalam hati, kami sepakat untuk menjaga kesucian persahabatan pena ini. Tak mau dinodai. Cari musuh itu mudah, dapat sahabat itu susah. Kalau sudah dapat, ya, dirawat. Terima kasih, Gusti. Semoga ini tetap abadi.

Saya ingin pengalaman ini menjadi acuan dalam menjaga sahabat-sahabat baru di Kompasiana agar awet seperti Ann dan saya. Sesuatu bukan dinilai dari barang yang didapat tapi komunikasi yang terjalin dengan ikhlas dan baik. Salaman.(G76)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kabar Burung tentang Bandung: Superhero …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 14:15

Ikhlas, Kunci Ibu Bisa Bahagia …

Sekar Sari Indah Ca... | | 20 December 2014 | 13:33

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Mazagran: Lahir dari Perang, Lalu …

Kopi Keliling | | 20 December 2014 | 13:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 6 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 6 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 7 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 8 jam lalu

Hati Lembut Jokowi Atas Manuver Ical …

Mas Wahyu | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: