Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Setiap yang Bernyawa Takkan Luput dari Kematian, Apa Pun, Siapa Pun Dia

OPINI | 26 April 2013 | 13:59    Dibaca: 278   Komentar: 0   0

” Pesan Nabi tentang mati
jangan takut mati karena pasti terjadi
setiap insan pasti mati, hanya soal waktu

Pesan Nabi tentang mati
janganlah minta mati datang kepadamu
dan janganlah kau berbuat menyebabkan mati”

(Bimbo,Hidup dan Pesan Nabi)

Lautan jemaah memenuhi masjid Istiqlal Jakarta sejak pagi tadi. Pemandangan haru yang menyelinapkan harapan di hati setiap orang seandainya kelak kematian mereka pun demikian.

“Uje”, demikian khalayak memanggilnya.  Kepergiannya pukul 02.00 dini hari tadi menghenyakkan masyarakat Indonesia.  Bahkan beberapa televisi swasta menayangkan prosesi penghormatan terakhirnya.  Tak ada yang bisa menakar kapan akan kembali menghadap Pemilik Kehidupan.

Lepas dari sebab kepergiannya, itulah takdir. Ucapan belasungkawa mengalir tak henti-hentinya di jejaring sosial.  Doa-doa dipanjatkan demi kelapangan jalannya.  Status-status tentang kepergian  Uje mewarnai jejaring sosial.  Komentar demi komentar meramaikannya.

Hari ini, Jumat,  26 April 2013, kepergian Uje mengingatkan sebagian besar masyarakat Indonesia tentang kematian. Tentang hidup yang hanya sekali dan sebentar.  Tanpa disadari, renungan kematian mampir sekali-sekali kala ada berita duka datang menghampiri.  Selebihnya?hidup kembali disibukkan rutinitas duniawi.

Tak ada yang bisa mengelak dari kematian.  Apa pun, siapa pun dia.  Masih muda ataukah sudah sangat tua.  Orang baik atau orang jahat.  Setiap orang pasti mati hanya soal waktu. Yang bisa dilakukan di sisa usia kita adalah sekuat tenaga menjaga hati, lidah, dan langkah agar tak menzhalimi orang lain.

Kepergian Uje dan lautan jamaah yang mengantarnya ke peristirahatan terakhir semoga membuka hati, mata, dan telinga kita untuk membenahi diri demi kesiapan kembali kepada Sang Khalik.

Lirik Bimbo ini bisa menjadi renungan bagi kita semua seiring doa-doa mengantar kepergian Uje. Selamat  jalan Ustad  Jefri  al  Bukhori.. Selamat kembali ke rumah-Nya. Selamat beristirahat, semoga lapang  dan  damai  selalu jalanmu  di  sana..Aamiin..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengapa Seorang Pepih Nugraha Bisa Diundang …

Pepih Nugraha | | 25 May 2015 | 22:39

Mengenal Jajan Pasar Gorontalo …

Sutiono | | 26 May 2015 | 07:52

Wall Garden Kebun Sayur Orang Kota …

Mahaji Noesa | | 25 May 2015 | 22:21

OMG! Mahasiswa Malaysia Ini Batal Lulus …

Arianonaka | | 25 May 2015 | 20:04

Cara Cerdas Mengkritik Tulisan Orang Lain …

Muhammad Armand | | 25 May 2015 | 21:41


TRENDING ARTICLES

Menpora Kalah di PTUN, JK Perintah Cabut SK, …

Hasto Suprayogo | 3 jam lalu

SBY dan Mafia Migas …

M. Jaya Nasti Nasti | 6 jam lalu

Soal Istilah Pribumi oleh KAMMI …

Najib Yusuf | 10 jam lalu

Membaca Konflik Terbuka Antara Jokowi vs JK …

Sang Pujangga | 11 jam lalu

Beras Plastik, Anomali Jokowi, dan Strategi …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: