Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Syifa Kamila

Enterpreneur, Engineer, and Entertainer :)

Bayangan Kematian

OPINI | 26 April 2013 | 10:01 Dibaca: 563   Komentar: 0   0

Wajah Abi tampak begitu cemas. Tidak seperti biasanya. Sepulang dari masjid, beliau mencari-cari remote tv sambil berkata “Ustad Jefri meninggal, Teh…”  Seolah terhipnotis, aku terdiam beberapa detik. Benarkah? Kenapa cepat sekali beliau dipanggil? Berbagai pertanyaan mulai memenuhi otakku. Aku menghampiri  Abi yang sedang sibuk mencari berita. Aku duduk di sebelahnya. Tampak  mata Abi yang mulai berkaca sambil bergumam, ” Uje hebat, teh. Beliau meninggal hari jum’at. Hari yang bagus.”

Aku tersenyum sambil berdoa untuk Ustad Jefri.  Semoga Allah memberinya tempat terbaik. Beliau sudah banyak memberikan inspirasi, terutama bagi remaja dan kaum muda.

Kematian Ustad Jefri, selain mengingatkan ku kembali mengenai rasa syukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup, juga menghadirkan bayangan kematian. Ya… sebuah bayangan yang selalu mengikuti kita, kemanapun kita pergi dan sering kita tidak sadari. Namun, bila tiba waktunya, tak satupun dari kita yang kuasa menolak kehadirannya.

Teringat kalimat pamanku mengenai kematian.

” Banyak orang ketika melihat yang menikah selalu berkata “Kapan menyusul?”  Tapi ketika ada yang meninggal, belum pernah paman mendengar ada orang yang berkata “Kapan menyusul?” “

Sebuah kalimat sederhana namun memang benar adanya.  Banyak dari kita yang lupa dengan hal yang satu ini. Akupun demikian.  Padahal, bertemu dengan Sang Kholik merupakan sebuah  kenikmatan tiada tara. Tapi, satu pertanyaan lain yang mengusik hatiku, “Sudah siapkah bekalku untuk bertemu dengannya?”

Aku nyengir sendiri. Ternyata masih banyak pr yang harus ku kerjakan. Banyak bekal yang harus kupersiapkan untuk bertemu dengan Nya.  Setidaknya, hadirnya kembali bayangan kematian membantuku untuk lebih memaknai hidup, lebih semangat untuk berkarya dan membuat hidup ini berarti.

Semoga tulisanku ini bermanfaat ya teman-teman, hehehe. Untuk Uje,  Selamat Jalan… Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Guru: Kunjungan SMA Darul Ulum 2, …

Ony Jamhari | | 29 November 2014 | 07:51

Justru Boy Sadikin-lah yang Pertama Kali …

Daniel H.t. | | 29 November 2014 | 00:12

Saatnya Regenerasi, Semoga PSSI Tak Lagi …

Rizal Marajo | | 28 November 2014 | 23:28

Gara-gara Tidak Punya “Kartu …

Adjat R. Sudradjat | | 28 November 2014 | 18:40

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 5 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 11 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 12 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Sosial: Bantuan Kepada Bocah Penderita …

Liana Citra | 9 jam lalu

Langsing dan Sehat dengan Lemon dan Bawang …

Fidiawati | 9 jam lalu

Mungkinkah Hubungan dengan Tuhan Dianggap …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Dendam Seorang Haji …

Didik Sedyadi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: