Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Syifa Kamila

Enterpreneur, Engineer, and Entertainer :)

Bayangan Kematian

OPINI | 26 April 2013 | 10:01 Dibaca: 562   Komentar: 0   0

Wajah Abi tampak begitu cemas. Tidak seperti biasanya. Sepulang dari masjid, beliau mencari-cari remote tv sambil berkata “Ustad Jefri meninggal, Teh…”  Seolah terhipnotis, aku terdiam beberapa detik. Benarkah? Kenapa cepat sekali beliau dipanggil? Berbagai pertanyaan mulai memenuhi otakku. Aku menghampiri  Abi yang sedang sibuk mencari berita. Aku duduk di sebelahnya. Tampak  mata Abi yang mulai berkaca sambil bergumam, ” Uje hebat, teh. Beliau meninggal hari jum’at. Hari yang bagus.”

Aku tersenyum sambil berdoa untuk Ustad Jefri.  Semoga Allah memberinya tempat terbaik. Beliau sudah banyak memberikan inspirasi, terutama bagi remaja dan kaum muda.

Kematian Ustad Jefri, selain mengingatkan ku kembali mengenai rasa syukur karena masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup, juga menghadirkan bayangan kematian. Ya… sebuah bayangan yang selalu mengikuti kita, kemanapun kita pergi dan sering kita tidak sadari. Namun, bila tiba waktunya, tak satupun dari kita yang kuasa menolak kehadirannya.

Teringat kalimat pamanku mengenai kematian.

” Banyak orang ketika melihat yang menikah selalu berkata “Kapan menyusul?”  Tapi ketika ada yang meninggal, belum pernah paman mendengar ada orang yang berkata “Kapan menyusul?” “

Sebuah kalimat sederhana namun memang benar adanya.  Banyak dari kita yang lupa dengan hal yang satu ini. Akupun demikian.  Padahal, bertemu dengan Sang Kholik merupakan sebuah  kenikmatan tiada tara. Tapi, satu pertanyaan lain yang mengusik hatiku, “Sudah siapkah bekalku untuk bertemu dengannya?”

Aku nyengir sendiri. Ternyata masih banyak pr yang harus ku kerjakan. Banyak bekal yang harus kupersiapkan untuk bertemu dengan Nya.  Setidaknya, hadirnya kembali bayangan kematian membantuku untuk lebih memaknai hidup, lebih semangat untuk berkarya dan membuat hidup ini berarti.

Semoga tulisanku ini bermanfaat ya teman-teman, hehehe. Untuk Uje,  Selamat Jalan… Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 7 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 10 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 21 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 22 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: