Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Sendy Wulandhary

mahasiswi Biologi angkatan 2009 Universitas Indonesia.

Hal yang Berharga di Balik Doa yang Tak Kunjung Terkabul

OPINI | 24 April 2013 | 19:25 Dibaca: 302   Komentar: 0   0

Pernahkah tersadar, kenapa doa yang selama ini kita panjatkan jarang terkabul bahkan lamaaaa sekali.  Padahal dia sangat sholeh ataupun sholehah, sholat selalu 5 waktu bahkan ditambah sholat sunah, puasa dan banyak berdzikir.  TETAPI berbeda sekali dengan seseorang yang sholat saja masih bolong-bolong, kelakuan urak-urakan, doa yang dipanjatkannya selalu saja terkabul dengan cepat.  Hmm cukup aneh juga masalah ini.

Nah, tahukah KENAPA ??? Ternyata sepele sekali jawabannya.  Allah sangat senang dan selalu merindukan kaumnya yang bersikap seperti itu.  Oleh karena itu, Allah tidak ingin kehilangan kalau nama-NYA selalu diseru setiap saat oleh hambanya.  Subhanallah :-).  Kalau dipikir benar juga, bayangkan saja kalau kita punya kekasih tentu senang dengan panggilan “sayang” setiap saat, begitupun juga Allah yang tentunya senang kalau asmaul husna atau lafadz-NYA selalu diucap setiap hari.  Allah hanya ingin dekat dengan hambanya.  Mudah saja baginya untuk mengabulkan doa bagi hambanya yang seperti itu, sehingga kita pun akan semakin terus menjalankan hal-hal yang membuat Allah senang.  Apa yang diinginkan pun pasti terkabul, bahkan kalau tidak terkabul di dunia tentu Allah menjanjikan yang jauh lebih berharga yaitu surga di akhirat nanti.  Luar biasa bukan??

Bedanya Allah yang mengabulkan doa dengan cepat, padahal kelakuannya saja minus.  Tentu Allah akan cepat-cepat saja mengabulkan doanya, bergelimangan dosa hingga  tersadar nantinya.  Segala hal di dunia dapat segera dimiliki, tetapi apa artinya juga, toh kita hidup di dunia hanya sementara yang antinya jelas akan kembali ke Allah.  Orang tersebut hanya cukup sampai disitu permohonannya, tidak lebih.  Semoga dengan adanya renungan ini, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik tentunya.  Tetap bersabar hingga Allah mengabulkan doa kita :-), karena rencana Allah jauh lebih berharga dibandingkan apa yang kita inginkan selama ini, heehehhe.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | | 31 October 2014 | 13:27

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25



HIGHLIGHT

Robohkah Surau Kami Karena Harga BBM Naik? …

Arnold Mamesah | 8 jam lalu

Sahabat Hati …

Siti Nur Hasanah | 8 jam lalu

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Ada Oknum “Nakal” di BPN Jakarta …

Syaifudin | 9 jam lalu

Wow, Cantiknya Puteri Bu Susi …

Den Hard | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: