Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Herti Utami

Seorang istri | ibu dari 3 orang anak | suka membaca dan jalan-jalan | chemical engineer

Apa Saja yang Perlu Dilakukan agar Terhindar dari Kejahatan Online

REP | 21 April 2013 | 05:53 Dibaca: 1580   Komentar: 5   4

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka selain dampak positif juga ada dampak buruk yang berupa kejahatan dunia maya yang diperkirakan terus meningkat. Kejahatan dunia maya ini merupakan aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan.

Contoh-contoh kejahatan dunia maya ini adalah : penipuan secara on line, pencurian informasi, penipuan dengan menggunakan e-mail, dan perusakan informasi suatu situs. Sedangkan untuk kejahatan tradisional yang menggunakan media on line untuk mempermudah kejahatan itu terjadi antara lain adalah misalnya judi on line. Selain itu juga contoh lainnya penculikan atau perkosaan setelah didahului melalui perkenalan melalui jejaring sosial facebook.

Kejahatan dunia maya ini bisa menimpa siapa saja baik bagi penyedia layanan internet maupun kita sebagai pelanggan internet bisa menjadi target. Oleh karena itu sangat penting untuk sedia payung sebelum hujan dengan memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana cara-cara mencegahnya. Untuk menghindari kejahatan on line dan hal-hal lain yang dapat merugikan kita sebagai pengguna internet, maka dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut ini.

1. Melindungi e-mail dan akun di media sosial

Segala sesuatu yang ada di internet selalu berhubungan dengan e-mail. Oleh karena itu banyak celah kejahatan yang bisa masuk lewat e-mail ini. Memilih e-mail dengan prosedur yang lebih ketat saat registrasi adalah lebih aman. Ini merupakan mekanisme dari penyedia jasa yang lebih aman untuk melindungi para penggunanya. Kita juga harus mewaspadai e-mail palsu atau e-mail yang berisi pesan yang aneh-aneh dan jangan membalas e-mail yang tidak jelas pengirimnya.

Untuk melindungi e-mail dan akun ini dengan cara membuat password yang kompleks berupa gabungan huruf, angka atau simbol dan menggantinya secara rutin. Dengan cara tersebut, akan tidak mudah diketahui atau dibajak. Password yang sulit merupakan tindakan yang paling jitu untuk mengamankan e-mail dan akun kita. Password yang baik adalah yang berbeda antara semua e-mail dan akun-akun yang dimiliki dan semakin panjang karakter password maka akan semakin aman. Dan untuk lebih aman biasakan selalu log out jika masuk ke suatu e-mail atau akun kita.

2. Jangan sembarangan meng-klik suatu link

Suatu link yang mencurigakan dari teman di jejaring sosial atau dari e-mail orang yang tidak dikenal harus dihindari. Bisa jadi link itu mengandung virus yang merugikan atau justru mengarahkan ke situs palsu.

3. Waspada terhadap phising site atau situs palsu

Phising merupakan kegiatan memancing pemakai internet untuk mau memberikan data informasi diri pada suatu situs palsu yang memiliki alamat dan tampilan situs yang mirip aslinya. Biasanya ini diarahkan kepada pengguna on line banking dan dilakukan melalui e-mail, yang mengarahkan pengguna memasukkan rincian informasi ke situs palsu tersebut.

Pengguna kadang tidak menyadari situs-situs plesetan ini, karena isi situs ini nyaris sama dengan aslinya. Jika kita mengetik tidak benar alamat situsnya, maka bisa saja kita akan masuk ke situs palsu ini. Hal ini dapat menyebabkan identitas pengguna dan informasi lainnya seperti misal nomor kartu kredit akan dapat diketahui di situs palsu tersebut dan bisa disalahgunakan. Ini bisa dihindari dengan cara akses langsung untuk memastikan masuk ke situs yang benar.

4. Berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli on line

Pada dasarnya segala penipuan di dunia maya adalah untuk mengeruk keuntungan pribadi dan bermotif ekonomi. Untuk kejahatan yang berupa jual beli on line ini dapat melalui facebook, situs jual beli atau situs tertentu. Hal-hal yang patut diwaspadai adalah harga barang yang terlalu murah, negosiasi yang mudah melepas barang dan perbedaan antara nama penjual dan pemilik rekening. Oleh karena itu perlu memilih penjual atau on line shop yang memiliki reputasi yang bagus.

5. Berhati-hati dalam memilih pertemanan dan memberikan informasi pribadi di jejaring sosial

Adanya situs jejaring sosial memang akan lebih meningkatkan kemungkinan untuk terjadinya kejahatan on-line ini. Dengan jejaring sosial siapa saja dapat menjalin pertemanan, sehingga dapat mengetahui data pribadi seseorang. Untuk melacak password suatu e-mail ada kemungkinan bisa diperoleh dari data pribadi atau obrolan lewat jejaring sosial ini, misalnya tanggal lahir, hobi, nama hewan peliharaan dan lain-lainnya. Oleh karena itu perlu pertimbangan dalam pemilihan pertemanan dan informasi data pribadi seperlunya saja.

Untuk anak-anak yang sudah berinteraksi dengan jejaring sosial perlu pengawasan dan pantauan orang tua. Diskusi dapat dilakukan dengan anak-anak ini untuk menyadarkan mereka adanya kejahatan dunia maya ini.

6. Selalu up date antivirus dan scan komputer secara berkala

Dengan up date aplikasi antivirus akan dapat melindungi dari kegiatan berinternet. Antivirus selain berfungsi sebagai pengusir dan pembunuh untuk program-program berbahaya juga dapat memberitahukan sebuah link atau situs itu berbahaya ataukah tidak. Hal-hal buruk bisa terjadi karena berawal dari sebuah situs. Untuk melindungi data-data dapat juga dengan menggunakan teknik pengamanan data firewall ketika browsing dalam jaringan internet. Dengan internet firewall akan mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal. Dengan demikian data-data yang ada di komputer tidak dapat diakses oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.

7. Jangan sembarangan men-download dari sembarang situs

Ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena siapa tahu file yang kita download secara gratis dari internet itu disisipi virus. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam men-download program atau file. Kita dapat memilih dari situs yang terpercaya.

8. Membuat salinan dari dokumen pribadi secara rutin

Ini bertujuan untuk berjaga-jaga, agar data anda masih bisa selamat jika seandainya terjadi pencurian data atau hal-hal buruk lainnya. Memang tidak ada seorangpun yang berharap datanya akan dicuri atau hilang. Dengan cara ini kita tidak akan menyesal di kemudian hari.

*****

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk terhindar dari kejahatan on line. Perkembangan teknologi dan informasi memang memberikan kemudahan untuk berkomunikasi, bertransaksi dan memperoleh informasi baru, namun dampak buruknya tetap harus diwaspadai. Jangan sampai kita menjadi korban dari pelaku kejahatan on line.

*****

Sumber informasi artikel:

1. http://jaringanilmupengetahuan.blogspot.com/2010/04

2. http://tekno.kompas.com/read/2012/11/18/102220439

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

“Curhat Jokowi Kelelep BBM dan Kena …

Suhindro Wibisono | | 29 August 2014 | 16:40

Jose Mujica, Dihormati Meskipun Tidak Punya …

Putu Djuanta | | 29 August 2014 | 14:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 7 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 7 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 11 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 14 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 7 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 8 jam lalu

V2 a.k.a Voynich Virus (part 19) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Meninjau Konsistensi kehalalan Produk …

Donny Achmadi | 9 jam lalu

Gojlokan Dian Kelana, Membuatku Kecanduan …

Seneng Utami | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: