Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Lala Anggraini

hidup di divisi difable yang berusaha survive di dunia penuh dengan kesempurnaan #perempuan kalau g tegar selengkapnya

Plural (salah satu) Akar dari Perceraian

OPINI | 13 April 2013 | 06:27 Dibaca: 316   Komentar: 6   2

lidya kandaw dan jamal mirdad cerai?????

wowwww fenomenal sekaliii…..

#akhirnya, xixxixixi
sebenarnya ide ini sudah muncul lamaaaaa sekali, sejak kasus perceraian deddy cobusyer (entah bener pa g nulisnya) with kalina go publik.

^tp tenggelam dg berbagai masalah pribadi

trus sekarang booming pemberitaan tentang perceraian artis lidya kandaw n jamal mirdad.
pertanyaannya?

what is wrong with pluralisme??

sekenak flash back
#dg urutan acak kadut

beberapa artis/celeb ini melakukan pernikahan dgn tema pLURALISME, why not (judul di reka oleh penulis xixizizi)

1. lidya kandau n jamal mirdad
katanya uda 27th menikah,
ending: cerai

2. tamara blezinky n mike lois (klo g salah inget nama mantan suaminya)

khilav berapa tahun, tp sukses menghasilkan generasi kedua yg unyu sangad xixixix

^ending: cerai

3. katon bagaskara n ira wibowo
klo g salah inget sudah 17 th dech ya….

^ending: cerai

4. glen friedly n dewi sandra

g tau berapa lama

^ending: cerai

5.deddy cobusyer n kalina
^8th klo g salah ingat, pokoknya 12 th +masa pacaran
menghasilkan generasi penerus yg diberi nama aska hafal banget krn srg disebut ma si om ganteng yg mendadak genit ini at hitam putih)

^ending: cerai
6. tom cruise n *mendadak khilav nama istrinya

setelah sekian puluh tahun menikah plus menghasilkan keturunan yg cantiknya g ketulungan…
^ending: cerai

7. madona n (*khilav lg nama mantan suaminya)
endingnya juga cerai

dan yang masih menjadi pertanyaanku adalah,what’s wrong?

kebanyakan sie mrk blg #beda prinsip

nah bukankah sebelum mrk nikah, mereka jelas paham sekali klo prinsipnya beda yach?
tuhan yang disembah juga beda :o

#mikir
jurus selanjutnya:

sudah tidak ada lagi kecocokan?

visi kita berbeda?

dll…
hmmmmmmmmm padahal secara g sadar mereka (yg menukah beda agama) ini telah membuat anak2 mereka bingung harus ikut kepercayaan siapa???? * kt tmnku yg ortunya plural sie gitu

achhhhhh gak jelas nie bahas apa

yang jelas, perjalanan hidup mereka bisa dijadikan cermin, contoh dan pelajaran bagi yang berniat melakukan pernikahan model plural

bahwa ternyata cinta dan harta saja tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai pondasi pernikahan.
masih ada faktor laen yang harus diperhitungkan:

restu dari ortu keduabelah pihak

rasa toleransi yang tinggi

tingkat kedewasaan

manajemen ego

dan masih banyak lagi.

#efek sampingnya jd kayak si penulis artikel, gak nikah2 karena terlalu banyak pertimbangan wkwkwkwkw
selamat pagi semua, happy weekend bagi yang menjalankan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | | 27 November 2014 | 16:39

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | | 27 November 2014 | 16:38

Saya Ibu Bekerja, Kurang Setuju Rencana …

Popy Indriana | | 27 November 2014 | 16:16

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24



HIGHLIGHT

Keuntungan Minum Air Mineral di Pagi Hari …

Vitalis Vito Pradip... | 13 jam lalu

Perbandingan Cerita Rakyat Ande-ande Lumut …

Kinanthi Nur Lifie | 14 jam lalu

Kalau Nggak Macet, Bukan Jakarta Namanya …

Seneng Utami | 14 jam lalu

Merdeka Tapi Mati! …

Engly Ndaomanu | 14 jam lalu

‘Jujur dan Benar dalam Pola …

Asep Rizal | 14 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: