Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Lala Anggraini

hidup di divisi difable yang berusaha survive di dunia penuh dengan kesempurnaan #perempuan kalau g tegar selengkapnya

Plural (salah satu) Akar dari Perceraian

OPINI | 13 April 2013 | 06:27 Dibaca: 314   Komentar: 6   2

lidya kandaw dan jamal mirdad cerai?????

wowwww fenomenal sekaliii…..

#akhirnya, xixxixixi
sebenarnya ide ini sudah muncul lamaaaaa sekali, sejak kasus perceraian deddy cobusyer (entah bener pa g nulisnya) with kalina go publik.

^tp tenggelam dg berbagai masalah pribadi

trus sekarang booming pemberitaan tentang perceraian artis lidya kandaw n jamal mirdad.
pertanyaannya?

what is wrong with pluralisme??

sekenak flash back
#dg urutan acak kadut

beberapa artis/celeb ini melakukan pernikahan dgn tema pLURALISME, why not (judul di reka oleh penulis xixizizi)

1. lidya kandau n jamal mirdad
katanya uda 27th menikah,
ending: cerai

2. tamara blezinky n mike lois (klo g salah inget nama mantan suaminya)

khilav berapa tahun, tp sukses menghasilkan generasi kedua yg unyu sangad xixixix

^ending: cerai

3. katon bagaskara n ira wibowo
klo g salah inget sudah 17 th dech ya….

^ending: cerai

4. glen friedly n dewi sandra

g tau berapa lama

^ending: cerai

5.deddy cobusyer n kalina
^8th klo g salah ingat, pokoknya 12 th +masa pacaran
menghasilkan generasi penerus yg diberi nama aska hafal banget krn srg disebut ma si om ganteng yg mendadak genit ini at hitam putih)

^ending: cerai
6. tom cruise n *mendadak khilav nama istrinya

setelah sekian puluh tahun menikah plus menghasilkan keturunan yg cantiknya g ketulungan…
^ending: cerai

7. madona n (*khilav lg nama mantan suaminya)
endingnya juga cerai

dan yang masih menjadi pertanyaanku adalah,what’s wrong?

kebanyakan sie mrk blg #beda prinsip

nah bukankah sebelum mrk nikah, mereka jelas paham sekali klo prinsipnya beda yach?
tuhan yang disembah juga beda :o

#mikir
jurus selanjutnya:

sudah tidak ada lagi kecocokan?

visi kita berbeda?

dll…
hmmmmmmmmm padahal secara g sadar mereka (yg menukah beda agama) ini telah membuat anak2 mereka bingung harus ikut kepercayaan siapa???? * kt tmnku yg ortunya plural sie gitu

achhhhhh gak jelas nie bahas apa

yang jelas, perjalanan hidup mereka bisa dijadikan cermin, contoh dan pelajaran bagi yang berniat melakukan pernikahan model plural

bahwa ternyata cinta dan harta saja tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai pondasi pernikahan.
masih ada faktor laen yang harus diperhitungkan:

restu dari ortu keduabelah pihak

rasa toleransi yang tinggi

tingkat kedewasaan

manajemen ego

dan masih banyak lagi.

#efek sampingnya jd kayak si penulis artikel, gak nikah2 karena terlalu banyak pertimbangan wkwkwkwkw
selamat pagi semua, happy weekend bagi yang menjalankan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50



HIGHLIGHT

[Fiksi Fantasi] Pelangi Iris …

Putri Kodok | 8 jam lalu

Kodim 1708/BN Akan Bangun 20 Unit Rumah …

David Solossa | 8 jam lalu

Daftar Nama-nama Pahlawan Indonesia Tahun …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Perfilman Indonesia = Media …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

AKRAB Bersama BRI …

Muhamad Adib | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: