Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Isti

memilih menulis untuk mendefinisikan kerinduan

Makna Angka 100 di Kompasiana

OPINI | 13 April 2013 | 16:05 Dibaca: 149   Komentar: 10   3

Kubuka beranda Kompasianaku. Hari ini, Sabtu, 13 April 2013 memberi sebuah makna tersendiri. Kutengok wajah-wajah dengan beragam ekspresi di friendlistku, oh ternyata, aku sudah memiliki 100 orang teman maya! Dalam kurun waktu 4 bulan.

Mungkin bukan angka yang fantastis bagi sebagian orang, dan bukan soal kuantitas yang ingin kubagi. Ini hanya soal makna dan spesialnya angka yang merupakan kombinasi angka 1 dan 0, entah 10, 100, 1000 dan seterusnya, yang biasanya dipandang sebagai sebuah pencapaian bermakna. Tak masalah, jika ingin lebih memaknai angka 9, 99, 999 atau kombinasi angka lainnya tapi sekali lagi, memang secara umum kombinasi angka di awal lah yang sering dijadikan sebagai tonggak sejarah.

Di antara teman-teman mayaku ini, masih sedikit sekali yang berinteraksi dengan saya secara cukup baik/akrab. Selebihnya, mungkin saya lebih memilih sebagai silent reader, atau sekedar memberikan respon seperlunya untuk beberapa artikel yang cukup saya fahami.

Angka 100 belumlah cukup, berharap akan terus bertambah teman-temanku di Kompasiana. Angka 100 juga tidak berarti apa-apa jika tidak ada interaksi di dalamnya. Sebisanya, saya tengok-tengok lapak dari friendlist.

Terima kasih untuk yang sudah meminta dan menerima pertemanan di Kompasiana. Salam kompasiana!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Suasana Jalan Thamrin Jakarta Pagi Ini …

Teberatu | | 20 October 2014 | 08:00

Eks Petinggi GAM Soal Pemerintahan Jokowi …

Zulfikar Akbar | | 20 October 2014 | 07:46

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Harapan kepada SBY Lebih Besar Dibanding …

Eddy Mesakh | | 20 October 2014 | 09:48

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ramalan Musni Umar Pak Jokowi RI 1 Jadi …

Musni Umar | 4 jam lalu

Jokowi Dilantik, Pendukungnya Dapat Apa? …

Ellen Maringka | 4 jam lalu

Ucapan “Makasih SBY “Jadi …

Febrialdi | 11 jam lalu

Jokowi (Berusaha) Melepaskan Diri dari …

Thamrin Dahlan | 18 jam lalu

Lebih Awal Satu Menit Tak Boleh Masuk Ruang …

Gaganawati | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Antara Sinetron dan Novelnya …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Keheningan Ceruk Airmata Ratu Ibu Bangkalan …

Husni Anshori | 7 jam lalu

[Cermin] Tentang Keimanan …

Taswin Munier | 7 jam lalu

Jokowi dan Tukul Arwana: Muka Ndeso Rejeki …

Herulono Murtopo | 8 jam lalu

Mengunjungi Candi Sukuh dan Candi Cetho di …

G T | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: