Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Hayati Masri

Aktivis IOFC Indonesia mahasiswi KAHFI Motivator School

Membusuk Gulana

REP | 18 March 2013 | 02:43 Dibaca: 131   Komentar: 0   0

dan yang di sembunyikan tak kan pernah tertutupi

ia maha tau lalu apa lagi yang di dustakan

jenuh dengan kemunafikan

dan keluguan tak lagi terlihat

masih kah keimanan bersahabat????

Ketika kulihat jauh ke dalam diri,

akupun tak tau,apakah aku memiliki iman ?

mungkin namaku tercatat dineraka???

seperti aku yang menghalal kan azab untuk diriku sendiri….

Itulah aku

Selalu menuntut

Tak pernah memberi.

Kelalaian yang selalu di ta’ati

Dan keta’atan yamg selalu di lalaikan

Membusuk kah aku dalam persembunyian ini.

Dan keimanan yang sirna.

Kadang aku bertanya pada diri sendiri,

tapi mengenalisanya saja aku enggan…

seakan aku bangga dengan keangkuhan…

aku berkarat…

Jika jiwa membusuk

tertutup lumut kepalsuan

Untuk apa aku menghirup nikmat mu????

Maha murahnya Engkau masih saja tak mengambil nimat ini

Aku takut mati dan aku benci neraka mu

Serakah nya aku akan keinginan ku pada surga mu

kadang aku juga merasa kecewa,

memilih liku kehidupan di persimpangan…

walau kadang aku juga tau jalan ini begitu gelap,

dan persimpangan itu lembah neraka mu

aku masih saja terlalu ragu untuk menoleh kebelakang…

dan merubah arah ku pada jalan yang kau restui!!!!!

kebejatan mu kah tuhan!!!!!

akan peraturan firman mu yang penuh larangan!!!!!!!!!!!!!

dan menyulitkan gerak ku pada kenikmatan dunia.

atau aku yang tak pernah bersyukur akan kehidupan yang telah engkau anugrahkan ini

dan ini terus menjadi kebejatan hati ku ini

Ini lah kebimbangan yang menyesatkan

menyeret ku dalam mutlaknya azab mu.

Hidup tanpa keimanan

Aku ingin dekat dengan mu

Namun aku enggan pula meninggalkan keserekahan.

Aku takut kenikmatan ku ter ganggu!!!!!

Jika aku ta’at pada peraturan mu!!!!!!!

Jiwa ku berkelana……..

keserakahan ini mengrogoti jiwa ku

membusuk berteman  blatung ke munafikan

Hanyut aku….

sunyinya sekelilingku…

haus akan kasihmu…

rindu akan sayangmu…

yang ku tau dalam kehidupan ada perubahan…..

akan kah perubahan itu ku lakukan?????

atau terus dalam penunda’an

pada akhirnya kebusukan itu menyeret ku dalam penghina’an yang tak berujung

akan kah perubahan itu pada keridhoan mu??

entah lah…… aku jengah dengan kelimbungan asa ku

aku rindu pelukan mu

tuntunan pada ke khalifahan Mu

bukan lagi kemunafikan yang ku selami

tuntun aku pada Mu

agar aku tak lagi limbung dalam kebaikan.

Tuhan aku menyerah!!!!!!!!!!

seret lah aku dalam taubat yang kau ridhoi dengan tafakur ku

fikir ku pada kuasa mu dan tak lagi dalam penyesalan!!!!!!!!!!!

“verry vri & aya ceria”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Merawat Identitas Melalui Karya Seni …

Khus Indra | | 23 September 2014 | 11:34

Menemukan Pembelajaran dari Kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | | 23 September 2014 | 03:26

Ke Mana dan di Mana Mantan Penghuni …

Opa Jappy | | 23 September 2014 | 08:58

Pak Jokowi, Jangan Ambil Kepala Daerah Kami …

Felix | | 23 September 2014 | 10:00

[Studio Attack] Mau Lihat Geisha Latihan …

Kompas Video | | 23 September 2014 | 11:00


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 3 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 5 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 7 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Lawu, Episode Mendaki Melarung Rindu …

Endah Lestariati | 8 jam lalu

Kalah atau Menang Itu Wajar, Tapi Kalau …

Wahyu Hidayanto | 8 jam lalu

Rumah Sakit Harus Ikuti Clinical Pathway …

Info Jkn-bpjs Keseh... | 8 jam lalu

Termostat …

Martua Raja Pane | 8 jam lalu

Maaf, Kemampuan Menerjemah Bahasa Inggris …

Gustaaf Kusno | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: