Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Bude Binda

Langkah kecil kita mengubah dunia. Berpuisi di Http://jendelakatatiti.wordpress.com.

Ketika Duka Datang Tiba-tiba

OPINI | 11 March 2013 | 21:32    Dibaca: 245   Komentar: 0   0

Oleh Bude Binda
Kabar duka yang pertama, suamiku temanku meninggal dunia. SMS ini membuatku terpana sesaat, tak percaya rasanya. Tak lama kemudian ada pesan singkat dari Fida, temanku yang lain. Isinya pun tak kalah mencengangkan.
Fida bertutur kalau suaminya sedang digoda teman kerjanya. Dia tahu dari SMS di HP suaminya, ada sayang-sayang di sana. Duh.
“Kok wajahmu sedih gitu?”, suamiku menegur. “Iyalah, ada 2 SMS yang bikin saya ikut sedih”.
Untuk Ani temanku yang tengah berduka, kutelepon dengan kata-kata penghiburan dan doa. Ada seperempat jam kami bercakap, sampai menjelang Maghrib kututup telepon.
Pada Fida kukirim pesa via FB dan SMS, juga kata-kata agar dia sabar dan percaya kalau suaminya setia tak akan tergoda perempuan lain.
Dan datang lagi kabar duka, anak dari temanku Pak Gi meninggal dunia, setelah beberapa saat dirawat di RS karena terkena leukimia. Inalillahi wa innailaihi rojiun.
Hidup memang tak seperti yang kita rencanakan. Selain rencana manusia yang penuh keterbatasan, ada rencana Tuhan Sang Maha Perencana yang pasti terjadi, dan percayalah itulah yang terbaik untuk kita.
Duka yang datang tiba-tiba, akan berlalu walau pelan namun pasti. Tabahlah, sabarlah wahai sobat saat duka datang menyapamu. Bahagia kan datang di penghujungnya.
Bude Binda
Banjarnegara, Senin 11 Maret 2013

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kegigihan Anik Sriwatiah Berdayakan Mantan …

Hadi Santoso | | 30 May 2015 | 17:29

Ayo Jalan-jalan ke Lapangan Banteng Jakarta! …

Amirsyah | | 30 May 2015 | 16:31

Mini Market Tanpa Miras, Kita Lihat …

Kompasiana | | 30 May 2015 | 18:33

Fenomena Gelombang Panas, Saatnya …

Alifiano Rezka Adi | | 30 May 2015 | 18:04

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Menpora & PSSI, Silahkan Menikmati …

Djarwopapua | 5 jam lalu

Kesamaan Sepp Blatter dan PSSI: Jokowi Tak …

Ninoy N Karundeng | 5 jam lalu

Ini Alasan Wapres JK Membela Budi Waseso …

Abd. Ghofar Al Amin | 8 jam lalu

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 13 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: