Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Singgih Kuncoro

aku hanya sebuah kesederhanaan..

Aku Menjual Diri Untuk Membebaskan Suami Dari Tahanan.

FIKSI | 14 February 2013 | 12:45 Dibaca: 859   Komentar: 1   0

Aku hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, cuma berpendidikan SD. Tinggal dengan dua anak di sebuah desa yang bersahaja .Sebuah desa yang bisa dikatakan miskin, karena tanah tempat bercocok tanam termasuk lahan tanpa irigasi.Para pemuda dn suami di kampung kebanyakan merantau di kota Jakarta jadi pekerja bangunan atau ke luar Jawa untuk mencari nafkah.

Begitu juga dengan Suamiku, dia pulang dari Jakarta sebagai pekerja bangunan tiga bulan sekali untuk istirahat dn menikmati kebersamaan dengan keluarga. Dan setelah sepuluh hari atau lima belas hari lalu pergi lagi.Sedangkan aku yang dirumah mengurus anak anak dn merawat tanaman jagung di sawah peninggalan orang tuaku .

Hingga pada suatu saat, proyek yang dikerjakan selesai dn harus mencari proyek baru agar bisa bekerja dan mendapat uang.Namun musim penghujan banyak proyek bangunan yang menunda pekerjaan. Suami dn teman temanya sudah kesana kemari mencari pekerjaan baru tapi belum juga berhasil.Akhirnya banyak yang pulang kampung termasuk suamiku, tapi ada juga yang tetap mencari pekerjaan di luar Jakarta.

Setelah beberapa minggu tidak ada kabar dari teman untuk mengajak kerja lagi,suamiku jadi gelisah dan pemurung maka aku lebih berhati hati kalau bicara agar suamiku tidak tersinggung.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Indonesia Bikin Kagum Negara Tetangga …

Apriliana Limbong | | 24 July 2014 | 20:51

Taman Bunga Padang Pasir …

Ferdinandus Giovann... | | 24 July 2014 | 19:07

Permohonan Maaf kepada Ahmad Dhani …

Kompasiana | | 24 July 2014 | 20:27


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: