Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Singgih Kuncoro

aku hanya sebuah kesederhanaan..

Aku Menjual Diri Untuk Membebaskan Suami Dari Tahanan.

FIKSI | 14 February 2013 | 12:45 Dibaca: 862   Komentar: 1   0

Aku hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa, cuma berpendidikan SD. Tinggal dengan dua anak di sebuah desa yang bersahaja .Sebuah desa yang bisa dikatakan miskin, karena tanah tempat bercocok tanam termasuk lahan tanpa irigasi.Para pemuda dn suami di kampung kebanyakan merantau di kota Jakarta jadi pekerja bangunan atau ke luar Jawa untuk mencari nafkah.

Begitu juga dengan Suamiku, dia pulang dari Jakarta sebagai pekerja bangunan tiga bulan sekali untuk istirahat dn menikmati kebersamaan dengan keluarga. Dan setelah sepuluh hari atau lima belas hari lalu pergi lagi.Sedangkan aku yang dirumah mengurus anak anak dn merawat tanaman jagung di sawah peninggalan orang tuaku .

Hingga pada suatu saat, proyek yang dikerjakan selesai dn harus mencari proyek baru agar bisa bekerja dan mendapat uang.Namun musim penghujan banyak proyek bangunan yang menunda pekerjaan. Suami dn teman temanya sudah kesana kemari mencari pekerjaan baru tapi belum juga berhasil.Akhirnya banyak yang pulang kampung termasuk suamiku, tapi ada juga yang tetap mencari pekerjaan di luar Jakarta.

Setelah beberapa minggu tidak ada kabar dari teman untuk mengajak kerja lagi,suamiku jadi gelisah dan pemurung maka aku lebih berhati hati kalau bicara agar suamiku tidak tersinggung.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 3 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 5 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 6 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 7 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Lebih PD Dengan Bahasa Asing Dari …

Seneng | 8 jam lalu

Car Free Day Bukan Solusi …

Nitami Adistya Putr... | 9 jam lalu

ATM Susu …

Gaganawati | 9 jam lalu

Perjamuan Akhir di Bali …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: